Motor Yamaha Quartararo dan Rins Bermesin V4 Meluncur di Jakarta
21 Januari 2026, 19:23 WIB
Pemerintah diminta untuk membuat kebijakan-kebijakan yang dapat mendorong pasar motor baru berkembang di 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pada 2025 pasar motor baru menghadapi berbagai rintangan. Membuat kinerjanya sempat sedikit tersendat.
Namun di penghujung tahun justru perlahan-lahan pulih. Pasar pun kembali sedikit bergairah.
Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menaruh harapan besar, terhadap situasi pasar kendaraan roda dua anyar di dalam negeri.
"Dari APM pinginnya tetap ke arah tumbuh (di 2026) seperti itu," ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta pekan lalu.
Yamaha berharap pemerintah bisa membantu industri otomotif. Terkhusus pada segmen motor baru agar kian meningkat.
Seperti dengan membuat kebijakan atau stimulus yang dapat mendorong pertumbuhan pada tahun depan.
Dengan begitu, pasar kendaraan roda dua mampu terus menunjukkan kinerja positif. Jadi dapat memberi dampak ke banyak sektor.
"Semoga kebijakan-kebijakan pemerintah juga bisa men-support pertumbuhan industri otomotif," lanjut Rifki.
Sekadar mengingatkan, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada bulan lalu ada 523.591 unit tersalurkan dari pabrik ke diler (wholesales).
Jika dilihat, jumlah di atas melemah sampai 11,31 persen bila dibandingkan dengan perolehan di satu bulan sebelumnya.
Sebab pada Oktober 2025, wholesales motor baru di Tanah Air sempat menembus 590.362 unit.
Akan tetapi bila dibandingkan dengan November 2024 menunjukkan kenaikan. Mencapai 2,08 persen dari 512.942 unit.
Sementara bila ditotal wholesales motor baru sepanjang 2025, berhasil berada di level 5.950.844 unit.
Sudah melampaui jumlah tahun lalu yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik. Mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales motor baru.
Di sisi lain, AISI turut melaporkan wholesales motor baru di pasar ekspor. Pada November 2025 mencatatkan 43.426 unit.
Kembali terkoreksi 11,39 persen bila dibandingkan dengan 49.009 unit sepanjang Oktober 2025.
Secara total Yamaha, Honda, Suzuki, TVS sampai Kawasaki berhasil mengekspor 502.592 unit kendaraan roda dua dari Januari sampai November 2025.
Melihat data-data di atas, banyak pihak yang memprediksi wholesales motor baru bisa finis di angka 6,4 juta unit.
Hal di atas bisa saja terjadi, mengingat di akhir tahun biasanya para pabrikan berlomba-lomba saling menggoda masyarakat.
Seperti dengan menghadirkan beragam program menarik. Semisal diskon, potongan tenor hingga opsi cicilan ringan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 19:23 WIB
21 Januari 2026, 16:08 WIB
21 Januari 2026, 13:34 WIB
20 Januari 2026, 13:00 WIB
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 19:30 WIB
Insiden mobil listrik terbakar yang terjadi belakangan berpotensi memicu ketakutan, wajib ada edukasi
21 Januari 2026, 19:23 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins kini mempunyai motor balap Yamaha baru guna mengarungi kompetisi MotoGP 2026
21 Januari 2026, 16:08 WIB
Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty
21 Januari 2026, 15:00 WIB
Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air