Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Bulega Gabung VR46
09 September 2026, 21:00 WIB
Menurut Ducati Indonesia wacana moge boleh masuk jalan tol dapat memberikan dampak positif ke berbagai sektor
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Wacana moge (motor gede) boleh masuk tol kembali menjadi pembahasan. Beberapa pihak mendorong ide tersebut dapat terealisasi.
Dukungan pun datang dari para pabrikan kendaraan roda dua. Satu di antaranya dilontarkan Ducati Indonesia.
“Bagus dong, jangan dianggap itu (moge masuk tol) sebagai hal tidak baik. Kita mesti ambil sisi positifnya,” ungkap Jimmy Budhijanto, CEO Ducati Indonesia di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Menurut Jimmy jika moge boleh masuk tol, dapat memberikan dampak positif. Ambil contoh meningkatkan penerimaan negara.
Sehingga uang yang dibayarkan bisa untuk membangun berbagai fasilitas. Terutama buat memanjakan para pengendara.
Kemudian turut memberi efek positif bagi para manufaktur kendaraan roda dua. Karena dinilai mampu mengerek penjualan moge.
“Ducati turut menikmati tetapi tidak besar, yang paling banyak tentunya merek-merek lain dengan harga lebih murah,” lanjut dia.
Berangkat dari fakta di atas, Ducati Indonesia sangat mendorong adanya wacana moge bisa masuk ke jalan tol di Tanah Air.
“Kesampingkan saya sebagai penjual Ducati, namun untuk bangsa ini menurut saya baik. Sebab semua negara maju sudah menerapkan,” tegas Jimmy.
Kendati demikian Jimmy menyarankan jika rencana di atas mau dijalankan mesti ada beberapa penyesuaian. Misal pemerintah melakukan edukasi terlebih dahulu.
Jadi para pemilik motor Ducati, Aprilia, Kawasaki, KTM, BMW, Harley Davidson serta yang lain makin taat aturan lalu lintas.
Efeknya dapat menurunkan angka kecelakaan di jalan raya. Sehingga wacana moge boleh masuk tol berjalan lancar.
“Ya diedukasilah, contohnya saat Tol Trans Jawa dibuka berapa banyak kecelakaan yang ada. Jadi mereka perlu diberi pemahaman agar terbiasa,” ia menuturkan.
Patut diketahui, wacana moge boleh masuk jalan tol sempat dikatakan beberapa waktu lalu oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI.
Hal tersebut dia sampaikan dalam rapat bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BMKG, Kepala Basarnas maupun Kakorlantas Polri.
“Sekadar masukan saja, selama ini kita lihat motor pengawal kan bisa masuk. Kalau boleh dibilang nothing different lah dengan motor gede lain,” ungkap Andi Iwan Darmawan Aras, Wakil Ketua Komisi 5 DPR RI di akun YouTube TV Parlemen.
Andi menjelaskan ada beberapa pertimbangan kenapa ia mengusulkan moge boleh masuk jalan tol. Seperti contoh potensi pendapatan baru.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 September 2026, 21:00 WIB
03 September 2026, 09:00 WIB
30 Juli 2026, 19:00 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
Terkini
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya