PEVS 2026 Resmi Digelar di JIExpo, Wadah Akselerasi Elektrifikasi
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
Aismoli berharap pemerintah tidak menggunakan skema PPN untuk pemberian subsidi motor listrik di 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persoalan Subsidi motor listrik sepertinya sudah menemui titik terang. Kemenperin (Kementerian Perindustrian) dikabarkan bakal mengucurkan bantuan satu ini.
Namun skema pemberiannya akan berubah di tahun ini. Disebut-sebut disamakan dengan insentif mobil listrik atau EV (Electric Vehicle).
Sehingga diserahkan dalam bentuk PPN DTP atau biasa disebut Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah.
Meski begitu Kemenperin masih belum bisa memastikan kapan subsidi motor listrik bakal mulai disalurkan ke masyarakat.
Di sisi lain Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap, kalau bantuan yang akan diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta para menteri sama seperti di 2024.
“Kalau PPN DTP kan angkanya sekitar Rp 2,5 juta, sedangkan di 2024 potongan harga Rp 7 juta. Kita masih berharap sama seperti tahun lalu,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli ketika dihubungi KatadataOTO.
Menurut Budi ada sejumlah pertimbangan mengapa Aismoli berharap skema tahun lalu dipertahankan. Misal sudah berjalan dengan baik selama setahun.
Penerimaan oleh masyarakat juga optimal. Sehingga subsidi motor listrik dari pemerintah bisa terserap maksimal.
“Kalau (subsidi motor listrik) tahun lalu sudah tidak ada hambatan terkait sistem penyaluran yang kemudian belum bagus atau sebagainya,” lanjut Budi.
Berangkat dari sejumlah faktor di atas maka ia sangat berharap Presiden Prabowo mau melanjutkan skema seperti di 2024.
“Ya harapan kita tetap seperti tahun lalu (untuk subsidi motor listrik). Kalau pemerintah bisa memberikan seperti di 2024 kita sangat bersyukur,” dia menegaskan.
Sekadar mengingatkan, pemerintah mengucurkan bantuan dalam bentuk potongan harga Rp 7 juta buat setiap pembelian Honda EM1 e:, Alva Cervo dan lain-lain.
Ketentuan mengenai pemberian insentif kendaraan roda dua setrum sendiri tertuang dalam Permenperin atau Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2023.
Sementara menyitat laman resmi SISAPIRa, sudah ada 60.725 motor listrik subsidi diterima masyarakat sepanjang Januari sampai Desember 2024.
Di sisi lain Budi mengungkapkan bahwa mereka bakal mendatangi kantor Kemenperin. Hal ini demi mendorong serta meminta kepastian mengenai bantuan dari pemerintah kapan mau disalurkan juga dalam bentuk apa.
Dia menuturkan bahwa langkah tersebut bakal dilakukan pada minggu depan bersama para pengurus Aismoli.
Diharapkan subsidi motor listrik segera dikucurkan. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Terkini
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen
01 November 2026, 17:37 WIB
Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel
01 November 2026, 15:07 WIB
Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026 dan mendapat poin untuk menjauh dari Martin
01 November 2026, 10:13 WIB
Bappenas menjelaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia perlu kolaborasi berbagai pihak
01 November 2026, 07:00 WIB
Peluang kolaborasi dari AISI terbuka lebar untuk merek-merek sepeda motor Cina yang mulai masuk Indonesia
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026