Alva Sebut Insentif Motor Listrik Tidak Melulu Harus ke Konsumen
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
Aismoli berharap pemerintah tidak menggunakan skema PPN untuk pemberian subsidi motor listrik di 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persoalan Subsidi motor listrik sepertinya sudah menemui titik terang. Kemenperin (Kementerian Perindustrian) dikabarkan bakal mengucurkan bantuan satu ini.
Namun skema pemberiannya akan berubah di tahun ini. Disebut-sebut disamakan dengan insentif mobil listrik atau EV (Electric Vehicle).
Sehingga diserahkan dalam bentuk PPN DTP atau biasa disebut Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah.
Meski begitu Kemenperin masih belum bisa memastikan kapan subsidi motor listrik bakal mulai disalurkan ke masyarakat.
Di sisi lain Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap, kalau bantuan yang akan diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta para menteri sama seperti di 2024.
“Kalau PPN DTP kan angkanya sekitar Rp 2,5 juta, sedangkan di 2024 potongan harga Rp 7 juta. Kita masih berharap sama seperti tahun lalu,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli ketika dihubungi KatadataOTO.
Menurut Budi ada sejumlah pertimbangan mengapa Aismoli berharap skema tahun lalu dipertahankan. Misal sudah berjalan dengan baik selama setahun.
Penerimaan oleh masyarakat juga optimal. Sehingga subsidi motor listrik dari pemerintah bisa terserap maksimal.
“Kalau (subsidi motor listrik) tahun lalu sudah tidak ada hambatan terkait sistem penyaluran yang kemudian belum bagus atau sebagainya,” lanjut Budi.
Berangkat dari sejumlah faktor di atas maka ia sangat berharap Presiden Prabowo mau melanjutkan skema seperti di 2024.
“Ya harapan kita tetap seperti tahun lalu (untuk subsidi motor listrik). Kalau pemerintah bisa memberikan seperti di 2024 kita sangat bersyukur,” dia menegaskan.
Sekadar mengingatkan, pemerintah mengucurkan bantuan dalam bentuk potongan harga Rp 7 juta buat setiap pembelian Honda EM1 e:, Alva Cervo dan lain-lain.
Ketentuan mengenai pemberian insentif kendaraan roda dua setrum sendiri tertuang dalam Permenperin atau Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2023.
Sementara menyitat laman resmi SISAPIRa, sudah ada 60.725 motor listrik subsidi diterima masyarakat sepanjang Januari sampai Desember 2024.
Di sisi lain Budi mengungkapkan bahwa mereka bakal mendatangi kantor Kemenperin. Hal ini demi mendorong serta meminta kepastian mengenai bantuan dari pemerintah kapan mau disalurkan juga dalam bentuk apa.
Dia menuturkan bahwa langkah tersebut bakal dilakukan pada minggu depan bersama para pengurus Aismoli.
Diharapkan subsidi motor listrik segera dikucurkan. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Jorge Martin mendominasi jalannya sprint race MotoGP Inggris 2026, ia mampu tampil konsisten sepanjang balapan
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
Mazda menghadirkan dua oli baru untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para konsumen di Tanah Air
08 Agustus 2026, 17:06 WIB
UFILM kembali hadir dan meramaikan ajang GIIAS 2026 dengan sejumlah promo pembelian produk yang menarik
08 Agustus 2026, 16:14 WIB
Penerapan digitalisasi inspeksi dan standarisasi karoseri yang diterapkan Hino bisa menjamin kualitas
08 Agustus 2026, 13:00 WIB
TAF selaku lembaga pembiayaan turut menyukseskan program OJK yang ingin mencerdaskan masyarakat dalam hal keuangan
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi Fuso terus bersiap menghadapi mandatori B50, namun punya sejumlah harapan dalam implementasinya
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, VinFast mengumumkan program baru yakni sewa dengan deposit mulai dari Rp 1 juta
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
ICMS menilai masyarakat mulai menerima berbagai jenis kendaraan elektrifikasi, dari mobil listrik sampai hybrid