Baru Debut, Nama Motor Listrik Honda UC3 Terdaftar di Indonesia
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Aismoli berharap pemerintah tidak menggunakan skema PPN untuk pemberian subsidi motor listrik di 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persoalan Subsidi motor listrik sepertinya sudah menemui titik terang. Kemenperin (Kementerian Perindustrian) dikabarkan bakal mengucurkan bantuan satu ini.
Namun skema pemberiannya akan berubah di tahun ini. Disebut-sebut disamakan dengan insentif mobil listrik atau EV (Electric Vehicle).
Sehingga diserahkan dalam bentuk PPN DTP atau biasa disebut Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah.
Meski begitu Kemenperin masih belum bisa memastikan kapan subsidi motor listrik bakal mulai disalurkan ke masyarakat.
Di sisi lain Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap, kalau bantuan yang akan diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta para menteri sama seperti di 2024.
“Kalau PPN DTP kan angkanya sekitar Rp 2,5 juta, sedangkan di 2024 potongan harga Rp 7 juta. Kita masih berharap sama seperti tahun lalu,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli ketika dihubungi KatadataOTO.
Menurut Budi ada sejumlah pertimbangan mengapa Aismoli berharap skema tahun lalu dipertahankan. Misal sudah berjalan dengan baik selama setahun.
Penerimaan oleh masyarakat juga optimal. Sehingga subsidi motor listrik dari pemerintah bisa terserap maksimal.
“Kalau (subsidi motor listrik) tahun lalu sudah tidak ada hambatan terkait sistem penyaluran yang kemudian belum bagus atau sebagainya,” lanjut Budi.
Berangkat dari sejumlah faktor di atas maka ia sangat berharap Presiden Prabowo mau melanjutkan skema seperti di 2024.
“Ya harapan kita tetap seperti tahun lalu (untuk subsidi motor listrik). Kalau pemerintah bisa memberikan seperti di 2024 kita sangat bersyukur,” dia menegaskan.
Sekadar mengingatkan, pemerintah mengucurkan bantuan dalam bentuk potongan harga Rp 7 juta buat setiap pembelian Honda EM1 e:, Alva Cervo dan lain-lain.
Ketentuan mengenai pemberian insentif kendaraan roda dua setrum sendiri tertuang dalam Permenperin atau Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2023.
Sementara menyitat laman resmi SISAPIRa, sudah ada 60.725 motor listrik subsidi diterima masyarakat sepanjang Januari sampai Desember 2024.
Di sisi lain Budi mengungkapkan bahwa mereka bakal mendatangi kantor Kemenperin. Hal ini demi mendorong serta meminta kepastian mengenai bantuan dari pemerintah kapan mau disalurkan juga dalam bentuk apa.
Dia menuturkan bahwa langkah tersebut bakal dilakukan pada minggu depan bersama para pengurus Aismoli.
Diharapkan subsidi motor listrik segera dikucurkan. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 07:00 WIB
17 Januari 2026, 13:00 WIB
12 Januari 2026, 10:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan