Yadea Sebut Budaya Mobilitas Modern di Indonesia Terus Berkembang
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Aismoli berharap pemerintah tidak menggunakan skema PPN untuk pemberian subsidi motor listrik di 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persoalan Subsidi motor listrik sepertinya sudah menemui titik terang. Kemenperin (Kementerian Perindustrian) dikabarkan bakal mengucurkan bantuan satu ini.
Namun skema pemberiannya akan berubah di tahun ini. Disebut-sebut disamakan dengan insentif mobil listrik atau EV (Electric Vehicle).
Sehingga diserahkan dalam bentuk PPN DTP atau biasa disebut Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah.
Meski begitu Kemenperin masih belum bisa memastikan kapan subsidi motor listrik bakal mulai disalurkan ke masyarakat.
Di sisi lain Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) berharap, kalau bantuan yang akan diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta para menteri sama seperti di 2024.
“Kalau PPN DTP kan angkanya sekitar Rp 2,5 juta, sedangkan di 2024 potongan harga Rp 7 juta. Kita masih berharap sama seperti tahun lalu,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli ketika dihubungi KatadataOTO.
Menurut Budi ada sejumlah pertimbangan mengapa Aismoli berharap skema tahun lalu dipertahankan. Misal sudah berjalan dengan baik selama setahun.
Penerimaan oleh masyarakat juga optimal. Sehingga subsidi motor listrik dari pemerintah bisa terserap maksimal.
“Kalau (subsidi motor listrik) tahun lalu sudah tidak ada hambatan terkait sistem penyaluran yang kemudian belum bagus atau sebagainya,” lanjut Budi.
Berangkat dari sejumlah faktor di atas maka ia sangat berharap Presiden Prabowo mau melanjutkan skema seperti di 2024.
“Ya harapan kita tetap seperti tahun lalu (untuk subsidi motor listrik). Kalau pemerintah bisa memberikan seperti di 2024 kita sangat bersyukur,” dia menegaskan.
Sekadar mengingatkan, pemerintah mengucurkan bantuan dalam bentuk potongan harga Rp 7 juta buat setiap pembelian Honda EM1 e:, Alva Cervo dan lain-lain.
Ketentuan mengenai pemberian insentif kendaraan roda dua setrum sendiri tertuang dalam Permenperin atau Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2023.
Sementara menyitat laman resmi SISAPIRa, sudah ada 60.725 motor listrik subsidi diterima masyarakat sepanjang Januari sampai Desember 2024.
Di sisi lain Budi mengungkapkan bahwa mereka bakal mendatangi kantor Kemenperin. Hal ini demi mendorong serta meminta kepastian mengenai bantuan dari pemerintah kapan mau disalurkan juga dalam bentuk apa.
Dia menuturkan bahwa langkah tersebut bakal dilakukan pada minggu depan bersama para pengurus Aismoli.
Diharapkan subsidi motor listrik segera dikucurkan. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 15:00 WIB
20 Juni 2026, 18:05 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
16 Juni 2026, 18:11 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Terkini
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan