Kalista Sebut Pentingnya Insentif untuk Dorong Adopsi EV Niaga
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Alva mempertimbangkan banyak hal ketika mereka ingin menghadirkan sebuah motor listrik baru di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Alva telah memiliki sejumlah produk di lini motor listrik mereka. Seperti dengan memasarkan One XP sampai N3.
Kemudian Alva Cervo yang diniagakan dalam sejumlah varian, mulai dari tipe X maupun Q.
Masing-masing Electric Vehicle (EV) tersebut memiliki kelebihan. Tinggal disesauikan dengan kebutuhan konsumen.
Meski begitu dalam membuat motor listrik, Alva mempertimbangkan beberapa faktor. Semisal memperhitungkan karakteristik pengguna di Indonesia.
"Kalau di negara lain sepeda motor kebanyakan dipakai sendirian. Namun di Indonesia malah digunakan (mengangkut) keluarga," ungkap Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva di IMOS 2025, Kamis (26/09).
Pria yang kerap disapa Adit itu menuturkan, kalau seluruh motor listrik Alva diperuntukan buat kegiatan di dalam kota.
Oleh sebab itu mereka coba memperhatikan seluruh kebutuhan konsumen. Seperti contoh jarak tempuh para pemilik kendaraan roda dua.
Kemudian soal kenyamanan tidak luput diperhatikan. Sehingga kendaraan roda dua setrum mereka bisa diandalkan.
Tak ketinggalan mengenai akselerasi motor listrik Alva, terutama ketika digunakan untuk kegiatan perkotaan.
"Faktor-faktor ini yang menjadi pertimbangan (Alva). Salah satu lagi kendala motor listrik, konsumen juga masih mengalami charging anxiety," Adit mengungkapkan.
Guna menanggulangi hal tersebut, Alva menghadirkan boost charging. Membuat pemakai motor listrik tidak perlu menunggu lama ketika mengisi daya baterai.
Di sisi lain Alva turut memikirkan ketika pelanggan mengecas Electric Vehicle (EV) di rumah. Sebab banyak kediaman konsumen yang memiliki daya listrik di 900 VA sampai 1.300 VA.
Untuk itu produsen satu ini menghadirkan portable charger yang sudah dilengkapi Alva Intelligent Charging System.
"Kalau lagi malam semua peralatan elektronik dipakai. Jangan sampai ketika ngecas di rumah (listrik) turun, jadi bisa diatur daya portable charger dari 800 watt ke 280 watt," dia menambahkan.
Berangkat dari fakta di atas, Alva menjelaskan bahwa menghadirkan motor listrik khusus pasar Indonesia sangat menantang.
Ditambah landscape antar kota berbeda-beda. Semisal di Jakarta jalanannya lebih rata tidak banyak tanjakan.
Sedangkan di Bandung banyak medan jalan berkarakteristik menanjak. Membutuhkan motor listrik dengan kemampuan berbeda.
Selain itu curah hujan yang tinggi turut menjadi tantangan. Sebab kerap mengakibatkan munculnya genangan air.
Otomatis Alva harus memberikan keamanan lebih. Seperti mengusung teknologi water resistance dengan sertifikasi IP67.
Memungkinkan motor listrik Alva melewati genangan air sedalam 50 cm tanpa mengalami kerusakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
03 Desember 2025, 14:00 WIB
27 November 2025, 22:00 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan
05 Desember 2025, 19:00 WIB
PUBG Mobile dan Porsche resmi jalin kerja sama, hadirkan pengalaman baru dan unik buat para penggunanya
05 Desember 2025, 18:00 WIB
Belasan ribu masyarakat umum beserta komunitas hadiri Gesrek Festival yang digelar di akhir November 2025
05 Desember 2025, 17:00 WIB
Memiliki banyak fasilitas unggulan, Krida Toyota tawarkan sensasi lebih dari sebuah diler mobil baru
05 Desember 2025, 16:00 WIB
Astra Auto Fest 2025 menyuguhkan berbagai lini kendaraan dari Daihatsu, Toyota, Lexus, BMW dan motor Honda
05 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai
05 Desember 2025, 14:00 WIB
Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan