iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Alva mempertimbangkan banyak hal ketika mereka ingin menghadirkan sebuah motor listrik baru di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Alva telah memiliki sejumlah produk di lini motor listrik mereka. Seperti dengan memasarkan One XP sampai N3.
Kemudian Alva Cervo yang diniagakan dalam sejumlah varian, mulai dari tipe X maupun Q.
Masing-masing Electric Vehicle (EV) tersebut memiliki kelebihan. Tinggal disesauikan dengan kebutuhan konsumen.
Meski begitu dalam membuat motor listrik, Alva mempertimbangkan beberapa faktor. Semisal memperhitungkan karakteristik pengguna di Indonesia.
"Kalau di negara lain sepeda motor kebanyakan dipakai sendirian. Namun di Indonesia malah digunakan (mengangkut) keluarga," ungkap Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva di IMOS 2025, Kamis (26/09).
Pria yang kerap disapa Adit itu menuturkan, kalau seluruh motor listrik Alva diperuntukan buat kegiatan di dalam kota.
Oleh sebab itu mereka coba memperhatikan seluruh kebutuhan konsumen. Seperti contoh jarak tempuh para pemilik kendaraan roda dua.
Kemudian soal kenyamanan tidak luput diperhatikan. Sehingga kendaraan roda dua setrum mereka bisa diandalkan.
Tak ketinggalan mengenai akselerasi motor listrik Alva, terutama ketika digunakan untuk kegiatan perkotaan.
"Faktor-faktor ini yang menjadi pertimbangan (Alva). Salah satu lagi kendala motor listrik, konsumen juga masih mengalami charging anxiety," Adit mengungkapkan.
Guna menanggulangi hal tersebut, Alva menghadirkan boost charging. Membuat pemakai motor listrik tidak perlu menunggu lama ketika mengisi daya baterai.
Di sisi lain Alva turut memikirkan ketika pelanggan mengecas Electric Vehicle (EV) di rumah. Sebab banyak kediaman konsumen yang memiliki daya listrik di 900 VA sampai 1.300 VA.
Untuk itu produsen satu ini menghadirkan portable charger yang sudah dilengkapi Alva Intelligent Charging System.
"Kalau lagi malam semua peralatan elektronik dipakai. Jangan sampai ketika ngecas di rumah (listrik) turun, jadi bisa diatur daya portable charger dari 800 watt ke 280 watt," dia menambahkan.
Berangkat dari fakta di atas, Alva menjelaskan bahwa menghadirkan motor listrik khusus pasar Indonesia sangat menantang.
Ditambah landscape antar kota berbeda-beda. Semisal di Jakarta jalanannya lebih rata tidak banyak tanjakan.
Sedangkan di Bandung banyak medan jalan berkarakteristik menanjak. Membutuhkan motor listrik dengan kemampuan berbeda.
Selain itu curah hujan yang tinggi turut menjadi tantangan. Sebab kerap mengakibatkan munculnya genangan air.
Otomatis Alva harus memberikan keamanan lebih. Seperti mengusung teknologi water resistance dengan sertifikasi IP67.
Memungkinkan motor listrik Alva melewati genangan air sedalam 50 cm tanpa mengalami kerusakan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk