Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Alva mempertimbangkan banyak hal ketika mereka ingin menghadirkan sebuah motor listrik baru di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Alva telah memiliki sejumlah produk di lini motor listrik mereka. Seperti dengan memasarkan One XP sampai N3.
Kemudian Alva Cervo yang diniagakan dalam sejumlah varian, mulai dari tipe X maupun Q.
Masing-masing Electric Vehicle (EV) tersebut memiliki kelebihan. Tinggal disesauikan dengan kebutuhan konsumen.
Meski begitu dalam membuat motor listrik, Alva mempertimbangkan beberapa faktor. Semisal memperhitungkan karakteristik pengguna di Indonesia.
"Kalau di negara lain sepeda motor kebanyakan dipakai sendirian. Namun di Indonesia malah digunakan (mengangkut) keluarga," ungkap Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva di IMOS 2025, Kamis (26/09).
Pria yang kerap disapa Adit itu menuturkan, kalau seluruh motor listrik Alva diperuntukan buat kegiatan di dalam kota.
Oleh sebab itu mereka coba memperhatikan seluruh kebutuhan konsumen. Seperti contoh jarak tempuh para pemilik kendaraan roda dua.
Kemudian soal kenyamanan tidak luput diperhatikan. Sehingga kendaraan roda dua setrum mereka bisa diandalkan.
Tak ketinggalan mengenai akselerasi motor listrik Alva, terutama ketika digunakan untuk kegiatan perkotaan.
"Faktor-faktor ini yang menjadi pertimbangan (Alva). Salah satu lagi kendala motor listrik, konsumen juga masih mengalami charging anxiety," Adit mengungkapkan.
Guna menanggulangi hal tersebut, Alva menghadirkan boost charging. Membuat pemakai motor listrik tidak perlu menunggu lama ketika mengisi daya baterai.
Di sisi lain Alva turut memikirkan ketika pelanggan mengecas Electric Vehicle (EV) di rumah. Sebab banyak kediaman konsumen yang memiliki daya listrik di 900 VA sampai 1.300 VA.
Untuk itu produsen satu ini menghadirkan portable charger yang sudah dilengkapi Alva Intelligent Charging System.
"Kalau lagi malam semua peralatan elektronik dipakai. Jangan sampai ketika ngecas di rumah (listrik) turun, jadi bisa diatur daya portable charger dari 800 watt ke 280 watt," dia menambahkan.
Berangkat dari fakta di atas, Alva menjelaskan bahwa menghadirkan motor listrik khusus pasar Indonesia sangat menantang.
Ditambah landscape antar kota berbeda-beda. Semisal di Jakarta jalanannya lebih rata tidak banyak tanjakan.
Sedangkan di Bandung banyak medan jalan berkarakteristik menanjak. Membutuhkan motor listrik dengan kemampuan berbeda.
Selain itu curah hujan yang tinggi turut menjadi tantangan. Sebab kerap mengakibatkan munculnya genangan air.
Otomatis Alva harus memberikan keamanan lebih. Seperti mengusung teknologi water resistance dengan sertifikasi IP67.
Memungkinkan motor listrik Alva melewati genangan air sedalam 50 cm tanpa mengalami kerusakan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 11:31 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung