First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Alva mempertimbangkan banyak hal ketika mereka ingin menghadirkan sebuah motor listrik baru di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Alva telah memiliki sejumlah produk di lini motor listrik mereka. Seperti dengan memasarkan One XP sampai N3.
Kemudian Alva Cervo yang diniagakan dalam sejumlah varian, mulai dari tipe X maupun Q.
Masing-masing Electric Vehicle (EV) tersebut memiliki kelebihan. Tinggal disesauikan dengan kebutuhan konsumen.
Meski begitu dalam membuat motor listrik, Alva mempertimbangkan beberapa faktor. Semisal memperhitungkan karakteristik pengguna di Indonesia.
"Kalau di negara lain sepeda motor kebanyakan dipakai sendirian. Namun di Indonesia malah digunakan (mengangkut) keluarga," ungkap Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva di IMOS 2025, Kamis (26/09).
Pria yang kerap disapa Adit itu menuturkan, kalau seluruh motor listrik Alva diperuntukan buat kegiatan di dalam kota.
Oleh sebab itu mereka coba memperhatikan seluruh kebutuhan konsumen. Seperti contoh jarak tempuh para pemilik kendaraan roda dua.
Kemudian soal kenyamanan tidak luput diperhatikan. Sehingga kendaraan roda dua setrum mereka bisa diandalkan.
Tak ketinggalan mengenai akselerasi motor listrik Alva, terutama ketika digunakan untuk kegiatan perkotaan.
"Faktor-faktor ini yang menjadi pertimbangan (Alva). Salah satu lagi kendala motor listrik, konsumen juga masih mengalami charging anxiety," Adit mengungkapkan.
Guna menanggulangi hal tersebut, Alva menghadirkan boost charging. Membuat pemakai motor listrik tidak perlu menunggu lama ketika mengisi daya baterai.
Di sisi lain Alva turut memikirkan ketika pelanggan mengecas Electric Vehicle (EV) di rumah. Sebab banyak kediaman konsumen yang memiliki daya listrik di 900 VA sampai 1.300 VA.
Untuk itu produsen satu ini menghadirkan portable charger yang sudah dilengkapi Alva Intelligent Charging System.
"Kalau lagi malam semua peralatan elektronik dipakai. Jangan sampai ketika ngecas di rumah (listrik) turun, jadi bisa diatur daya portable charger dari 800 watt ke 280 watt," dia menambahkan.
Berangkat dari fakta di atas, Alva menjelaskan bahwa menghadirkan motor listrik khusus pasar Indonesia sangat menantang.
Ditambah landscape antar kota berbeda-beda. Semisal di Jakarta jalanannya lebih rata tidak banyak tanjakan.
Sedangkan di Bandung banyak medan jalan berkarakteristik menanjak. Membutuhkan motor listrik dengan kemampuan berbeda.
Selain itu curah hujan yang tinggi turut menjadi tantangan. Sebab kerap mengakibatkan munculnya genangan air.
Otomatis Alva harus memberikan keamanan lebih. Seperti mengusung teknologi water resistance dengan sertifikasi IP67.
Memungkinkan motor listrik Alva melewati genangan air sedalam 50 cm tanpa mengalami kerusakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Mobil hybrid menjadi salah satu opsi transisi elektrifikasi yang menuai respons positif dari masyarakat
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setidaknya ada 100 model mobil baru dihadirkan Hyundai sampai 2030, termasuk kendaraan energi terbarukan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir Agustus, layanan SIM keliling Jakarta kembali beroperasi di lima lokasi strategis hari ini
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurai kemacetan parah terutama di sejumlah jalan protokol, Ganjil Genap Jakarta masih andalan