BYD Berhasil Mendorong Penjualan Mobil Listrik Nasional
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Alva mempertimbangkan banyak hal ketika mereka ingin menghadirkan sebuah motor listrik baru di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Alva telah memiliki sejumlah produk di lini motor listrik mereka. Seperti dengan memasarkan One XP sampai N3.
Kemudian Alva Cervo yang diniagakan dalam sejumlah varian, mulai dari tipe X maupun Q.
Masing-masing Electric Vehicle (EV) tersebut memiliki kelebihan. Tinggal disesauikan dengan kebutuhan konsumen.
Meski begitu dalam membuat motor listrik, Alva mempertimbangkan beberapa faktor. Semisal memperhitungkan karakteristik pengguna di Indonesia.
"Kalau di negara lain sepeda motor kebanyakan dipakai sendirian. Namun di Indonesia malah digunakan (mengangkut) keluarga," ungkap Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva di IMOS 2025, Kamis (26/09).
Pria yang kerap disapa Adit itu menuturkan, kalau seluruh motor listrik Alva diperuntukan buat kegiatan di dalam kota.
Oleh sebab itu mereka coba memperhatikan seluruh kebutuhan konsumen. Seperti contoh jarak tempuh para pemilik kendaraan roda dua.
Kemudian soal kenyamanan tidak luput diperhatikan. Sehingga kendaraan roda dua setrum mereka bisa diandalkan.
Tak ketinggalan mengenai akselerasi motor listrik Alva, terutama ketika digunakan untuk kegiatan perkotaan.
"Faktor-faktor ini yang menjadi pertimbangan (Alva). Salah satu lagi kendala motor listrik, konsumen juga masih mengalami charging anxiety," Adit mengungkapkan.
Guna menanggulangi hal tersebut, Alva menghadirkan boost charging. Membuat pemakai motor listrik tidak perlu menunggu lama ketika mengisi daya baterai.
Di sisi lain Alva turut memikirkan ketika pelanggan mengecas Electric Vehicle (EV) di rumah. Sebab banyak kediaman konsumen yang memiliki daya listrik di 900 VA sampai 1.300 VA.
Untuk itu produsen satu ini menghadirkan portable charger yang sudah dilengkapi Alva Intelligent Charging System.
"Kalau lagi malam semua peralatan elektronik dipakai. Jangan sampai ketika ngecas di rumah (listrik) turun, jadi bisa diatur daya portable charger dari 800 watt ke 280 watt," dia menambahkan.
Berangkat dari fakta di atas, Alva menjelaskan bahwa menghadirkan motor listrik khusus pasar Indonesia sangat menantang.
Ditambah landscape antar kota berbeda-beda. Semisal di Jakarta jalanannya lebih rata tidak banyak tanjakan.
Sedangkan di Bandung banyak medan jalan berkarakteristik menanjak. Membutuhkan motor listrik dengan kemampuan berbeda.
Selain itu curah hujan yang tinggi turut menjadi tantangan. Sebab kerap mengakibatkan munculnya genangan air.
Otomatis Alva harus memberikan keamanan lebih. Seperti mengusung teknologi water resistance dengan sertifikasi IP67.
Memungkinkan motor listrik Alva melewati genangan air sedalam 50 cm tanpa mengalami kerusakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 10:30 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 18:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut