Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Dimensi dan kapasitas kecil, Alva enggan pakai metode swap baterai karena diklaim bisa kurangi performa
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Motor listrik Alva yang dipasarkan di Indonesia saat ini menggunakan baterai model tanam. Sedangkan beberapa merek lain mengandalkan swap atau tukar.
Sampai sekarang Alva enggan pakai metode swap baterai buat model kendaraan listrik karena beberapa alasan. Meskipun cara tukar baterai itu terbilang sederhana dan diklaim bisa menekan harga motor listrik.
Cara tersebut juga menghemat waktu karena pengguna tinggal menukar baterai, tidak perlu lama menunggu charging.
Putu Yudha, Chief Marketing Officer Alva mengungkapkan setiap metode pengisian daya memang memiliki kelebihan dan kekurangan.
Namun jika dirinci, apabila menggunakan metode swap maka baterai harus lebih ringan dan berdimensi kecil sehingga memudahkan pengguna saat akan melakukan penukaran.
Menurut Putu hal-hal tersebut dapat berpengaruh pada spesifikasi dan performa motor secara keseluruhan.
“Nature dari swap itu dilakukan sendiri, biasanya baterai ringan kemudian dimensi lebih kecil. Ini ada pengaruh misal ke top speed, kemampuan menanjak lalu ketersediaan baterai swap,” ujar Putu di Bintaro, Kamis (16/5).
Putu mengatakan penggunaan baterai swap terbilang cocok untuk kebutuhan fleet karena memiliki rute operasional tertentu. Sehingga penempatan stasiun penukaran bisa lebih mudah.
Buat sekarang Putu menegaskan Alva masih akan fokus gunakan metode charging, agar spesifikasi motor sesuai kebutuhan konsumen Tanah Air.
“Kelebihan motor listrik Alva karena baterai bukan swap jadi bisa lebih besar. Sehingga kita bisa mendesain top speed dan range sesuai kebutuhan dalam kota, bisa nanjak,” kata Putu.
Sebagai perbandingan kasar, salah satu motor listrik yang pakai metode swap baterai adalah Smoot Zuzu. Estimasi jarak tempuh 60 km, kecepatan maksimum 60 km/jam dan dibekali baterai LFP berkapasitas 64V 21,5Ah.
Sementara motor listrik Alva One menggendong baterai lithium ion 60V 45Ah berbobot 18 kg. Dari segi performa bisa tawarkan kecepatan tertinggi 90 km/jam dan daya jelajah 70 km dalam satu kali pengisian daya.
Bicara harga motor listrik Alva, berikut daftar lengkapnya per Mei 2024. Banderol berstatus OTR Jabodetabek.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama
27 Februari 2026, 12:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas
27 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air
27 Februari 2026, 09:00 WIB
SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang
27 Februari 2026, 08:00 WIB
AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara