Motor Listrik Baru Honda UC3 Meluncur, Harga Rp 71 Jutaan
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Dimensi dan kapasitas kecil, Alva enggan pakai metode swap baterai karena diklaim bisa kurangi performa
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Motor listrik Alva yang dipasarkan di Indonesia saat ini menggunakan baterai model tanam. Sedangkan beberapa merek lain mengandalkan swap atau tukar.
Sampai sekarang Alva enggan pakai metode swap baterai buat model kendaraan listrik karena beberapa alasan. Meskipun cara tukar baterai itu terbilang sederhana dan diklaim bisa menekan harga motor listrik.
Cara tersebut juga menghemat waktu karena pengguna tinggal menukar baterai, tidak perlu lama menunggu charging.
Putu Yudha, Chief Marketing Officer Alva mengungkapkan setiap metode pengisian daya memang memiliki kelebihan dan kekurangan.
Namun jika dirinci, apabila menggunakan metode swap maka baterai harus lebih ringan dan berdimensi kecil sehingga memudahkan pengguna saat akan melakukan penukaran.
Menurut Putu hal-hal tersebut dapat berpengaruh pada spesifikasi dan performa motor secara keseluruhan.
“Nature dari swap itu dilakukan sendiri, biasanya baterai ringan kemudian dimensi lebih kecil. Ini ada pengaruh misal ke top speed, kemampuan menanjak lalu ketersediaan baterai swap,” ujar Putu di Bintaro, Kamis (16/5).
Putu mengatakan penggunaan baterai swap terbilang cocok untuk kebutuhan fleet karena memiliki rute operasional tertentu. Sehingga penempatan stasiun penukaran bisa lebih mudah.
Buat sekarang Putu menegaskan Alva masih akan fokus gunakan metode charging, agar spesifikasi motor sesuai kebutuhan konsumen Tanah Air.
“Kelebihan motor listrik Alva karena baterai bukan swap jadi bisa lebih besar. Sehingga kita bisa mendesain top speed dan range sesuai kebutuhan dalam kota, bisa nanjak,” kata Putu.
Sebagai perbandingan kasar, salah satu motor listrik yang pakai metode swap baterai adalah Smoot Zuzu. Estimasi jarak tempuh 60 km, kecepatan maksimum 60 km/jam dan dibekali baterai LFP berkapasitas 64V 21,5Ah.
Sementara motor listrik Alva One menggendong baterai lithium ion 60V 45Ah berbobot 18 kg. Dari segi performa bisa tawarkan kecepatan tertinggi 90 km/jam dan daya jelajah 70 km dalam satu kali pengisian daya.
Bicara harga motor listrik Alva, berikut daftar lengkapnya per Mei 2024. Banderol berstatus OTR Jabodetabek.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 15:00 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 16:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Terkini
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok
10 Januari 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi