Cara Alva Manjakan Para Konsumen, Buat Banyak Charging Station
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Dimensi dan kapasitas kecil, Alva enggan pakai metode swap baterai karena diklaim bisa kurangi performa
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Motor listrik Alva yang dipasarkan di Indonesia saat ini menggunakan baterai model tanam. Sedangkan beberapa merek lain mengandalkan swap atau tukar.
Sampai sekarang Alva enggan pakai metode swap baterai buat model kendaraan listrik karena beberapa alasan. Meskipun cara tukar baterai itu terbilang sederhana dan diklaim bisa menekan harga motor listrik.
Cara tersebut juga menghemat waktu karena pengguna tinggal menukar baterai, tidak perlu lama menunggu charging.
Putu Yudha, Chief Marketing Officer Alva mengungkapkan setiap metode pengisian daya memang memiliki kelebihan dan kekurangan.
Namun jika dirinci, apabila menggunakan metode swap maka baterai harus lebih ringan dan berdimensi kecil sehingga memudahkan pengguna saat akan melakukan penukaran.
Menurut Putu hal-hal tersebut dapat berpengaruh pada spesifikasi dan performa motor secara keseluruhan.
“Nature dari swap itu dilakukan sendiri, biasanya baterai ringan kemudian dimensi lebih kecil. Ini ada pengaruh misal ke top speed, kemampuan menanjak lalu ketersediaan baterai swap,” ujar Putu di Bintaro, Kamis (16/5).
Putu mengatakan penggunaan baterai swap terbilang cocok untuk kebutuhan fleet karena memiliki rute operasional tertentu. Sehingga penempatan stasiun penukaran bisa lebih mudah.
Buat sekarang Putu menegaskan Alva masih akan fokus gunakan metode charging, agar spesifikasi motor sesuai kebutuhan konsumen Tanah Air.
“Kelebihan motor listrik Alva karena baterai bukan swap jadi bisa lebih besar. Sehingga kita bisa mendesain top speed dan range sesuai kebutuhan dalam kota, bisa nanjak,” kata Putu.
Sebagai perbandingan kasar, salah satu motor listrik yang pakai metode swap baterai adalah Smoot Zuzu. Estimasi jarak tempuh 60 km, kecepatan maksimum 60 km/jam dan dibekali baterai LFP berkapasitas 64V 21,5Ah.
Sementara motor listrik Alva One menggendong baterai lithium ion 60V 45Ah berbobot 18 kg. Dari segi performa bisa tawarkan kecepatan tertinggi 90 km/jam dan daya jelajah 70 km dalam satu kali pengisian daya.
Bicara harga motor listrik Alva, berikut daftar lengkapnya per Mei 2024. Banderol berstatus OTR Jabodetabek.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan