Yamaha Ajak Anak Muda Unjuk Bakat Pakai Grand Filano
24 September 2026, 11:00 WIB
Simak enam tips trabasan di Gunung Bromo agar tetap aman dan nyaman ketika menyebrangi lautan pasir di sana
Oleh Satrio Adhy
Selain itu beberapa part penting lain yang harus dicek adalah kampas kopling, kampas rem dan juga suspensi. Pasalnya komponen tersebut memiliki peran penting serta bakal bekerja lebih keras saat motor sedang trabasan.
Berkendara di medan offroad seperti pasir, tentunya berbeda sama jalan aspal sehingga perlu pemahaman soal postur berkendara yang benar. Saat melintasi jalan berpasir bergelombang, posisi berkendara tepat adalah berdiri dari jok serta kedua kaki menjepit motor dengan kuat (knee grip).
Hal itu tersebut penting dilakukan guna menjaga stabilitas. Kedua tangan pun harus rileks saat memegang setang kemudi agar mudah mengontrol motor.
Dengan begitu pengendara merasa bisa lebih mudah mengontrol motor serta tidak mudah lelah karena kehabisan tenaga. Kemudian ketika akan melahap tanjakan dan turunan ada beberapa gerakan yang harus diperhatikan.
Anda perlu mencondongkan badan ke depan ketika jalan menanjak. Sementara saat menurun usahakan tubuh ditarik agak ke belakang jok.
Kemudian posisi lengan harus terbuka lebar ketika memacu Yamaha WR 155 R. Hal ini agar tangan tidak mudah pegal dan gampang bermanuver.
Ketika berada di jalan berpasir usahakan agar bukaan gas tetap konstan serta stabil guna mencegah ban ambles ke dalam permukaan.
Kami merasa dengan kecepatan yang tepat bisa menjaga motor melaju dengan baik. Nah jika terlalu pelan justru akan menyulitkan Anda mengontrol motornya.
Sementara bila kecepatan cukup tinggi membuat Anda sulit menghindari rintangan ada di depan. Salah satunya adalah pasir yang kurang padat, membuat risiko terjatuh jadi lebih besar.
Apabila berada dalam kondisi ban terjebak, tambah bukaan gas sehingga roda tidak tertimbun pasir dan dapat berjalan seperti biasa.
Tips trabasan di Gunung Bromo lainnya adalah hindari melakukan pengereman secara mendadak atau hard braking ketika melintas di jalanan pasir karena dapat menyebabkan ban mudah slip dan ambles.
Seperti beberapa orang yang terjatuh ketika melakukan pengereman mendadak. Ban depan langsung kehilangan traksi serta sulit mengontrolnya.
Jika ingin mengurangi kecepatan sebaiknya dilakukan menutup gas terlebih dahulu. Bila dirasa masih kurang, tambah lagi dengan pengereman ban belakang maupun depan secara perlahan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 11:00 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal