Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Simak enam tips trabasan di Gunung Bromo agar tetap aman dan nyaman ketika menyebrangi lautan pasir di sana
Oleh Satrio Adhy
Selain itu beberapa part penting lain yang harus dicek adalah kampas kopling, kampas rem dan juga suspensi. Pasalnya komponen tersebut memiliki peran penting serta bakal bekerja lebih keras saat motor sedang trabasan.
Berkendara di medan offroad seperti pasir, tentunya berbeda sama jalan aspal sehingga perlu pemahaman soal postur berkendara yang benar. Saat melintasi jalan berpasir bergelombang, posisi berkendara tepat adalah berdiri dari jok serta kedua kaki menjepit motor dengan kuat (knee grip).
Hal itu tersebut penting dilakukan guna menjaga stabilitas. Kedua tangan pun harus rileks saat memegang setang kemudi agar mudah mengontrol motor.
Dengan begitu pengendara merasa bisa lebih mudah mengontrol motor serta tidak mudah lelah karena kehabisan tenaga. Kemudian ketika akan melahap tanjakan dan turunan ada beberapa gerakan yang harus diperhatikan.
Anda perlu mencondongkan badan ke depan ketika jalan menanjak. Sementara saat menurun usahakan tubuh ditarik agak ke belakang jok.
Kemudian posisi lengan harus terbuka lebar ketika memacu Yamaha WR 155 R. Hal ini agar tangan tidak mudah pegal dan gampang bermanuver.
Ketika berada di jalan berpasir usahakan agar bukaan gas tetap konstan serta stabil guna mencegah ban ambles ke dalam permukaan.
Kami merasa dengan kecepatan yang tepat bisa menjaga motor melaju dengan baik. Nah jika terlalu pelan justru akan menyulitkan Anda mengontrol motornya.
Sementara bila kecepatan cukup tinggi membuat Anda sulit menghindari rintangan ada di depan. Salah satunya adalah pasir yang kurang padat, membuat risiko terjatuh jadi lebih besar.
Apabila berada dalam kondisi ban terjebak, tambah bukaan gas sehingga roda tidak tertimbun pasir dan dapat berjalan seperti biasa.
Tips trabasan di Gunung Bromo lainnya adalah hindari melakukan pengereman secara mendadak atau hard braking ketika melintas di jalanan pasir karena dapat menyebabkan ban mudah slip dan ambles.
Seperti beberapa orang yang terjatuh ketika melakukan pengereman mendadak. Ban depan langsung kehilangan traksi serta sulit mengontrolnya.
Jika ingin mengurangi kecepatan sebaiknya dilakukan menutup gas terlebih dahulu. Bila dirasa masih kurang, tambah lagi dengan pengereman ban belakang maupun depan secara perlahan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
22 Juli 2026, 07:00 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse