Modifikasi Mitsubishi Triton Ironman 4x4, Siap Dibawa Offroad

Bisa jadi referensi buat Anda penyuka offroad, berikut modifikasi Mitsubishi Triton racikan Ironman 4x4

Modifikasi Mitsubishi Triton Ironman 4x4, Siap Dibawa Offroad
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mitsubishi Triton jadi salah satu pilihan pikap double cabin yang tersedia termasuk di pasar Tanah Air. Punya tampilan gagah, model ini juga fleksibel dimodifikasi.

Ironman 4x4, tuner Australia belum lama ini berikan inspirasi modifikasi Mitsubishi Triton membuatnya semakin terlihat hardcore dan siap dibawa offroad. Ada sejumlah aksesori disematkan termasuk Bull Bar.

Perlu diketahui Ironman 4x4 memakai basis Triton generasi terbaru untuk diubah dan disematkan sejumlah aksesori.

Di negara asalnya sendiri, Bull Bar merupakan salah satu tambahan yang cukup populer di kalangan pengguna pikap double cabin. Mereka mengklaim komponen itu terintegrasi fitur keselamatan standar dari Triton.

Modifikasi Mitsubishi Triton
Photo : Carscoops

Ada tiga opsi Bull Bar ditawarkan. Entry Level dibekali Mounting Points bisa disematkan aksesori ekstra serta Deluxe Bull Bar sudah dilengkapi ekstra LED sampai Dual Antenna Mounts.

Sementara Raid Bar punya desain paling berbeda di antara pilihan lain, karena disematkan Cooler Intakes bermotif Honeycomb namun tidak dibekali proteksi headlight dan kap mobil.

Untuk menambah kesan garang dari Triton, Ironman 4x4 sediakan Fender Extension buat pemilik apabila ingin mengubah ukuran atau mengganti jenis ban dengan jenis All-Terrain yang lebih besar.

Tambahan lain adalah beragam Suspension Kits berbasis Nitro Gas atau Foam Cell, tersedia dalam variasi Light, Medium maupun Heavy-Duty.

Bagi Anda yang tertarik, Ironman 4x4 akan mulai produksi aksesori modifikasi Mitsubishi Triton mulai Juli 2024.

Bicara harga, di Australia pemilik perlu siapkan dana 1.277 USD sampai 1.691 USD. Dalam kurs rupiah angka ini setara Rp 20,3 jutaan – Rp 26,9 jutaan.

Menanti Triton Generasi Terbaru di RI

PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales) mengonfirmasi model itu bakal hadir buat konsumen dalam waktu dekat.

“Kita akan umumkan dalam momen terpisah. Produksi di dalam negeri kendaraan Mitsubishi Double Cabin itu sedang dipertimbangkan,” ucap Hikaru Mii, Product Strategy Director PT MMKSI belum lama ini.

Modifikasi Mitsubishi Triton
Photo : Carscoops

Jika melihat penjualan Triton di RI, Hikaru mengklaim persentase terbesar ada di penggunaan fleet seperti industri batu bara, pertambangan dan perkebunan.

Pihaknya terus melakukan studi agar Triton yang masuk Tanah Air punya spesifikasi cocok sehingga siap dipakai di medan ekstrem.


Terkini

otosport
Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Kemenangan Perdana Acosta

Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama