Wuling Daftarkan Desain Mobil Listrik Baru di Indonesia

Didaftarkan oleh SAIC GM Wuling, ini adalah bocoran desain mobil listrik baru Baojun Yunhai untuk pasar RI

Wuling Daftarkan Desain Mobil Listrik Baru di Indonesia

KatadataOTO – Tahun depan nampaknya bakal banyak manufaktur China meluncurkan produk elektrifikasi baru buat konsumen. Tidak ketinggalan Wuling yang baru-baru ini mendaftarkan desain SUV (Sport Utility Vehicle) di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Tampilan mobil itu terdaftar di dokumen Berita Resmi Desain Industri No. 68/DI/2024 diumumkan 29 November 2024-28 Februari 2025.

Dengan nomor permohonan A00202405503, pendaftarnya adalah SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd. Dokumennya memperlihatkan tampilan eksterior dan sejumlah bagian mobil.

Meskipun tidak dijelaskan nama model itu, tampilannya menyerupai Baojun Yunhai SUV yang meluncur di pasar China pada September 2024. Yunhai tersedia dalam opsi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan BEV (Battery Electric Vehicle).

Wuling Daftarkan Desain Mobil Listrik Baru di Indonesia
Photo : DJKI

Perlu diketahui Baojun sendiri merupakan merek hasil kolaborasi joint venture SGMW (SAIC, Wuling, General Motors). Produknya menyasar berbagai jenis konsumen mulai dari anak muda sampai keluarga yang mobilitasnya di area kota.

Baojun Yunhai memiliki desain minimalis dan modern dengan ciri khas triangular headlight dan integrated DRL serta air intake bergaya trapeze. Uniknya Yunhai masih pakai door handle konvensional.

Jadi pembeda, tipe PHEV-nya memiliki desain fascia lebih tegas dengan tambahan air intake. Ada peluang model PHEV ini yang didaftarkan di Indonesia, jika melihat dari desain eksterior pada dokumen DJKI.

Bicara soal dimensi Baojun Yunhai berukuran P x L x T 4.590 mm x 1.880 mm x 1.608 mm. Sebagai gambaran kasar, ini hanya sedikit lebih kecil dari SUV crossover listrik Neta X (4.619 mm x 1.860 mm x 1.628 mm).

Wuling Daftarkan Desain Mobil Listrik Baru di Indonesia
Photo : GM Corporate Newsroom

Baojun Yunhai PHEV pakai mesin berkapasitas 1.500 cc dipadukan motor elektrik dan baterai 9,5 kWh atau 20,5 kWh, masing-masing tawarkan tambahan daya jelajah mode EV 60 km dan 140 km.

Sedangkan versi listrik murninya pakai motor elektrik 150 kW dengan dua opsi baterai, 56,7 kWh dan 69,2 kWh. Berdasarkan metode pengujian CLTC, mobil listrik itu dapat menunjang perjalanan 500 km-600 km dalam satu kali pengisian daya.

Dilansir dari Carnewschina, SAIC menjual sejumlah model Baojun di bawah merek MG untuk pasar global. Sehingga ada peluang SUV tersebut meluncur pakai nama MG di Indonesia.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada