Versi Baru Wuling Darion PHEV Terungkap, Incar Pasar Denza D9
19 September 2026, 09:00 WIB
Jika masyarakat terus menunjukkan respon positif dan banyak permintaan, Wuling bakal luncurkan mobil listrik baru.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Bicara elektrifikasi, Indonesia saat ini bisa dibilang tengah melalui masa transisi peralihan dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik. Walaupun ada sambutan positif dari masyarakat, masih banyak yang meragukan EV (electric vehicle) dari sisi durabilitas hingga keamanan.
Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors percaya potensi masyarakat beralih ke kendaraan listrik akan semakin tinggi. Salah satu parameternya adalah adanya peningkatan penjualan kendaraan listrik di dalam negeri.
“Terbukti peningkatan penjualan kendaraan listrik untuk all brand dari semester satu sampai sekarang itu sudah 600 persen lebih. Artinya sebenarnya masyarakat sangat menyambut baik kendaraan listrik, untuk mobilitas yang lebih hijau,” ucap Dian di acara Katadata Regional Summit 2022, Kamis (1/12).
Namun dalam proses transisi ini Dian berharap ekosistem mobil listrik didukung infrastruktur dan kebijakan-kebijakan pemerintah yang lebih baik lagi.
Selain itu, masih ada kalangan masyarakat yang harus mendapatkan edukasi secara berkelanjutan agar lebih yakin untuk beralih dari kendaraan konvensional. Dian menjelaskan, mobil listrik merupakan suatu hal baru untuk konsumen.
Salah satu tantangan yang dihadapi Wuling sebagai salah satu produsen mobil listrik adalah mengedukasi masyarakat khususnya terhadap ketakutan seperti tingkat keamanan mobil listrik yang terkena banjir dan infrastruktur pengisian daya.
“Pertanyaan umum oleh konsumen adalah infrastruktur kemudian keamanan. Kalau keamanan pasti karena teknologi-teknologi yang ada, sudah pasti terjawab. Tapi kalau kita bicara infrastruktur, sekarang sebenarnya pemerintah sudah menggalakkan. Sudah banyak sekali penambahan-penambahan SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU),” ucap Dian.
Masa transisi ini menjadi salah satu alasan Wuling meluncurkan mobil listrik yang bisa diisi dayanya dengan mudah di rumah. Dian mengatakan, ini menjadi bentuk usaha Wuling mendukung percepatan elektrifikasi.
“Kita mendesain mobil listrik sedemikian rupa yang konsumen tidak perlu takut dia mau mengecharge di mana. Di rumah saja pakai colokan bisa. Itu adalah usaha-usaha kami untuk mendukung percepatan elektrifikasi, untuk menjawab ketakutan-ketakutan masyarakat,” lanjut Dian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 September 2026, 09:00 WIB
18 September 2026, 09:36 WIB
09 September 2026, 20:14 WIB
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
Terkini
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini