Wuling Almaz Hybrid Diklaim Lebih Irit Bahan Bakar

Baru diluncurkan Wuling Almaz Hybrid diklaim lebih irit bahan bakar daripada pendahulunya berkat mesin barunya

Wuling Almaz Hybrid Diklaim Lebih Irit Bahan Bakar

TRENOTO – Wuling Almaz Hybrid resmi diluncurkan untuk pasar Indonesia. Mobil ini hadir dengan menawarkan mesin baru dan diklaim lebih irit bahan bakar (BBM) daripada versi konvensional.

Masuk di pasar SUV medium hybrid, Wuling Almaz Hybrid menantang Toyota Corolla Cross Hybrid. Fitur yang ditawarkan Almaz Hybrid menjadi salah satu nilai lebih bagi konsumen.

Berbeda dengan versi konvesional, Wuling Almaz Hybrid menggunakan mesin nonturbo. Jantung pacu kendaraan ini memiliki karakter yang berbeda dari sebelumnya dan diklaim paling cocok untuk disandingkan bersama motor elektrik.

Photo : Wuling

Jika Wuling Almaz dibekali dengan mesin 1.5L turbo yang bisa menghasilkan daya 140 hp dan torsi 250 Nm. Sedangkan Wuling Almaz Hybrid dipasangkan mesin 2.0L Atkinson Cycle berikut output 123 hp dan torsi puncak 168 Nm.

Meskipun semburan daya mesin lebih kecil namun jangan lupakan bahwa Almaz Hybrid menggendong motor elektrik. Penggerak tersebut dipercaya mampu memberikan ekstra performa mencapai 174 hp dan torsi 320 Nm.

Adapun mobil juga dilengkapi dengan baterai berkapasitas 1.8 kWh.

Baca juga : Wuling Almaz Hybrid Resmi Meluncur Harganya Rp470 Juta

Tidak hanya menghasilkan tenaga lebih besar, Wuling Almaz Hybrid juga diklaim lebih irit bahan bakar tentunya. Mesin Atkinson Cycle tersebut diklaim lebih cocok disandingkan bersama motor elektrik.

“Kami menggunakan mesin model Atkinson Cycle yang digemari produsen dunia untuk penggerak hybrid. Mesin ini mampu menghasilkan efisiensi lebih baik dari lainnya,” kata Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors Indonesia.

Mesin Wuling Almaz Hybrid disandingkan dengan sistem transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission). Sementara baterainya ditempatkan di bawah jok baris ketiga.

Photo : Wuling

Lebih jauh Danang menyebutkan bahwa produk terbaru Wuling memiliki konsumsi lebih irit daripada versi bensin murni. Bahkan angka yang disebutkan hampir menyerupai mobil LCGC.

“Kalau dari hasil pengetesan head quarter konsumsi BBM mencapai 19 km per liter. Hasil ini jelas jauh signifikan dari versi konvensional,” jelasnya kemudian.

Sekadar informasi, konsumsi BBM Wuling Almaz konvensional diklaim mencapai 12.9 km per liter.


Terkini

news
Libur Nataru

Mobil Pribadi Diperkirakan Jadi Kendaraan Favorit Saat Libur Nataru

Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama

mobil
Mahindra

4 Mobil Mahindra Diserahkan ke Kemhan Buat Atasi Banjir Sumatera

Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi

news
BBM Shell Bakal Bisa Dibeli Lagi, Pertamina Sudah Kirim Pasokan

BBM Shell Bakal Bisa Dibeli Lagi, Pertamina Sudah Kirim Pasokan

Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk

mobil
Pemerintah Raup Rp 56 Triliun dari Investasi Chery sampai BYD

Pemerintah Raup Rp 56 Triliun dari Investasi Chery sampai BYD

Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif

mobil
Komitmenn Chery Dukung Atlet Indonesia dengan Tiggo Series

Komitmenn Chery Dukung Atlet Indonesia dengan Tiggo Series

Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet

otopedia
Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang

Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar

mobil
Mahindra

Mahindra Bakal Bawa Mobil Penumpang ke Indonesia Tahun Depan

Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan