Harga Mobil Listrik Desember 2025 Mulai Rp 100 Jutaan
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Produk mobil listrik Vietnam, yakni VinFast siap menggelontorkan dana sampai triliunan guna bangun pabrik
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – VinFast sepertinya mulai serius memasarkan produk andalan di Indonesia. Sebab mereka berencana membangun pusat produksi di daerah Kendal, Batang, Jawa Tengah.
Bahkan produsen mobil listrik asal Vietnam tersebut bakal mulai membangun konstruksi pabrik paling lama dalam dua bulan ke depan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi. Menurutnya langkah VinFast membangun pabrik merupakan hasil dari pertemuan ia dengan petinggi pabrikan yang berasal dari negeri naga biru.
Bahlil meyakini masuknya VinFast ke Indonesia bakal meramaikan produktivitas industri baterai dan kendaraan elektrik domestik.
"Saya sudah ketemu CEO mereka serta sekarang sudah mencari lokasi di Batang. Mungkin satu sampai dua bulan lagi langsung konstruksi," kata Bahlil di Katadata, Sabtu (11/11).
Sementara di tempat berbeda, Moeldoko menjelaskan kalau VinFast berkomitmen melakukan investasi senilai 1.2 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp18.6 triliun.
Nantinya dana di atas akan digunakan guna membangun pabrik mobil listrik VinFast di Tanah Air. Sehingga bisa meramaikan pasar kendaraan ramah lingkungan di negara ini.
“VinFast salah satu perusahaan kendaraan listrik besar di kawasan Asia Tenggara dan sudah ekspor ke Eropa sampai Amerika Serikat," katanya.
Memang kabar masuknya VinFast ke Indonesia sudah santer terdengar beberapa waktu lalu. Bahkan mereka siap bergabung dengan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
Kepatian itu disampaikan oleh Kukuh Kumara yang menjabat sebagai Sekretaris Umum Gaikindo. Namun dia menuturkan kalau VinFast harus menyelesaikan sejumlah syarat administrasi.
Kukuh menyebut kalau VinFast memerlukan perizinan dibutuhkan ke pemerintah Indonesia sebelum benar-benar masuk ke pasar otomotif Indonesia.
“Mereka memang sudah ada omongan dengan kita (Gaikindo), bahkan telah datang dan indikasi untuk bergabung sih kayaknya akan ya,” ungkap Kukuh.
Ia pun menilai kehadiran pabrikan asal Vietnam ke pasar Tanah Air bakal semakin menambah warna baru bagi industri otomotif Tanah Air.
Indonesia yang memiliki potensi besar dengan jumlah populasi tidak sedikit membuat banyak pabrikan berbondong-bondong ingin masuk ke sini.
Tak heran jika VinFast segera gabung Gaikindo guna memasarkan sejumlah produk andalan mereka buat para pecinta otomotif.
“Itu kan sebagai tawaran ke konsumen, mereka tinggal memilih mana yang cocok. Karena Indonesia memiliki pasar potensial dengan jumlah penduduk begitu banyak dan perekonomian sudah cukup membaik,” Kukuh menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 14:00 WIB
10 Desember 2025, 09:00 WIB
09 Desember 2025, 15:00 WIB
09 Desember 2025, 11:01 WIB
08 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 21:00 WIB
Mitsubishi Fuso menyalurkan bantuan ke korban banjir Sumatera, seperti bahan makanan siap santap dan service
10 Desember 2025, 20:00 WIB
BYD harus merakit lokal setidaknya 60 ribu unit kendaraan di 2026 setelah insentif EV impor berakhir
10 Desember 2025, 19:00 WIB
Diler BMW Mini Bekasi berada di bawah naungan Tunas Group, turut sediakan area untuk perbaikan kendaraan
10 Desember 2025, 18:00 WIB
Piaggio Liberty S mendapat sentuhan baru jelang akhir 2025, motor ini mendapat banyak pembaruan selain desain
10 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen berhasil memenangkan balapan di GP Abu Dhabi meskipun harus rela kehilangan gelar juara dunia
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Isuzu Indonesia mengalami kenaikan pangsa pasar mereka sudah mencapai 28.6 persen hingga Oktober 2025
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan