Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Penurunan emisi karbon yang dicanangkan Pemerintah, Toyota tekan emisi karbon dengan menggunakan sel surya di pabrik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Indonesia menegaskan bahwa mereka telah melakukan beragam pengembangan guna mendukung penurunan emisi karbon. Sesuai dengan program pemerintah, Toyota tekan emisi karbon untuk efisiensi energi.
Pengelolaan energi dan pengurangan gas emisi rumah kaca menjadi fokus Toyota Indonesia untuk berkontribusi menghadapi tantangan perubahan iklim. Pabrikan mobil asal Jepang ini telah mengelola energi secara efisien serta memaksimalkan penggunaaan energi baru dan terbarukan (EBT) di lingkungan aktivitas industri salah satunya di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Di antaranya adalah penerapan Eco-Plant yang dalam praktiknya menggunakan EBT pada tahapan proses produksi maupun kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah dari penggunaan sel surya di lingkungan pabrik untuk penerangan jalan.
Selain itu, TMMIN juga mengimplementasikan konsep penerangan alami di lingkungan pabrik. Modifikasi sistem dan penerapan konsep penerangan alami di lingkungan dalam pabrik ini terbukti membantu upaya efisiensi energi secara optimal.
Tak hanya itu, energi sisa dari sebagian proses operasional juga dimanfaatkan semaksimal mungkin guna menjalankan aktivitas. Kesadaran karyawan akan upaya pengurangan emisi karbon juga diwujudkan karyawan yang secara berkesinambungan melakukan inovasi perbaikan proses produksi untuk menghemat pengunaan energi selama beraktivitas.
Dalam melaksanakan proses logistik, TMMIN berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca melalui peningkatan efisiensi transportasi. Diantaranya menggunakan bahan bakar biofuel untuk truk logistik dan membuat inovasi transportasi dengan memaksimalkan daya angkut.
Metode ‘Through Line’ juga telah diterapkan di pabrik mesin TMMIN Plant 3 di Karawang. Dengan mengadopsi metode tersebut, seluruh proses produksi mesin mulai dari tahap awal casting hingga perakitan dapat dilakukan di bawah satu atap sehingga mampu mempersingkat waktu dan mengurangi logistik stok barang.
TMMIN juga menggunakan peralatan berteknologi baru. Salah satunya ‘Inorganic Sand Core Blinder’ yaitu pembakaran dengan suhu rendah sehingga proses pengerjaan menjadi lebih singkat.
Toyota Indonesia juga telah berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca dengan memberikan ragam pilihan lengkap kendaraan elektrifikasi berkonsep ‘Multi-pathway.’ Mulai dari mobil berefisiensi tinggi, Flexi Engine (bio-fuel), HEV, PHEV, BEV hingga FCEV berbahan bakar hidrogren yang sesuai kebutuhan konsumen dan kondisi Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
14 September 2026, 05:48 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan