10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Kehadiran Toyota Yaris Cross ke Indonesia menelan investasi baru senilai Rp2.5 triliun hingga ke supplier
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota Motor Maufacturing Indonesia (TMMIN) dikatakan telah menambah investasinya di Tanah Air. Hal tersebut diperuntukkan menambah lini baru mereka yakni Yaris Cross.
Sekadar informasi bahwa produk terbaru mereka yakni Toyota Yaris Cross merupakan mobil buatan Karawang, Jawa Barat. Kendaraan jenis SUV tersebut ditawarkan dalam dua pilihan sumber daya meliputi bensin murni dan hybrid.
Adapun untuk menghadirkan model terbaru, pabrik harus menambah nilai investasi. Tidak terkecuali Toyota Yaris Cross yang diklaim mendapat respon positif dari masyarakat.
“Untuk new model umumnya kita investasi Rp1 triliun. Tapi untuk Yaris Cross mencapai Rp2.5 triliun karena kita ada proses welding dan lain-lain,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN di Karawang, Senin (07/08).
Disebutkan nilai investasi lebih besar tidak hanya pada fasilitas pabrik mereka. Namun juga ditujukan pada pemasok komponen.
“Kami juga berinvestasi pada supplier berupa tooling kit dan lain-lain,” ucapnya
Lebih jauh dijelaskan bahwa plant 1 dan 2 TMMIN baru terpakai 70 – 80 persen. Adapun kedua fasilitas digunakan pula untuk merakit Innova, Fortuner, Vios dan Sienta.
Sedangkan Toyota Yaris Cross yang diracik di plant 1 kapasitasnya sudah mencapai 90 persen. Sehingga menurut Nandi masih ada ruang untuk unit terbaru tersebut.
Lalu dijelaskan bahwa dalam waktu dekat TMMIN tidak akan menambah kapasitas produksi. Hal ini guna memaksimalkan pabrik dan lebih efisien.
“Sampai 2025 kita belum ada rencana untuk ekspansi plant. Rencana jangka panjang pasti ada, sekarang kita fokus di sini dulu,” tuturnya kemudian.
Toyota Yaris Cross sendiri tidak hanya diproduksi di dalam negeri. Namun kandungan lokal SUV 5 penumpangnya sudah cukup banyak. Diklaim bahwa TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) Yaris Cross mencapai 80 persen.
Selain itu, Toyota Yaris Cross varian hybrid juga telah menggunakan baterai rakitan Karawang, Jawa Barat. Kemudian 40 persen komponen penyimpan dayanya sudah dibuat secara lokal.
Hanya saja urusan cell baterai, Toyota masih melakukan impor dari luar. Sementara casing hingga beberapa komponen lain sudah melalui pemasok di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi