Catatan Ekspor Toyota Semester Satu 2026
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Fokus pada pengembangan mobil listrik secara global, Toyota kejar BYD dan tesla untuk mempercepat produksi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Toyota siapkan strategi produksi kendaraan listrik mulai tahun depan. TMC (Toyota Motor Corporation) dikabarkan akan segera menyiapkan penyesuaian strategi untuk mengejar ketertinggalan dengan para pesaingnya yakni Tesla dan BYD.
Dikutip dari Reuters, Senin (12/12) pabrikan otomotif asal Jepang ini akan mulai merinci perencanaan produksi mobil listrik pada awal 2026 dengan mengkomunikasikannya ke supplier.
Toyota sendiri saat ini sedang terus mengembangkan cara untuk lebih kompetitif di bidang EV (electric vehicle) tahun ini. Seorang sumber internal menyebut bahwa Toyota mempercepat peningkatkan teknologi untuk kinerja EV.
Beberapa hal menjadi fokus pengembangan seperti sistem penggerak listrik ke elektronik, mengubah daya dari grid menjadi energi lalu kemudian disimpan ke dalam baterai. Sistem pemanas dan pendingin baterai juga disediakan terintegrasi dengan mobil.
Pengembangan yang disiapkan Toyota ini nantinya menjadi penerus dua mobil listrik murni pertama keluaran Toyota yaitu bZ4X dan Lexus RZ. Di bulan Februari Toyota juga disebut akan mengadakan pertemuan dengan pemasok besar, menjadi pertemuan pemasok global pertama setelah pandemi.
Pada sebuah keterangan yang diterima Reuters disebutkan juga bahwa Toyota secara aktif berdiskusi dengan supplier dan rekanan untuk mencapai netralitas karbon. Namun belum ada detail lain mengenai program pengembangan EV ini.
Diberitakan pada Oktober 2022 Toyota memang sedang mempertimbangkan ulang strategi untuk bersaing di segmen mobil listrik. Ini dilakukan untuk bersaing dengan produsen mobil listrik lainnya seperti Tesla.
Pabrikan otomotif asal Jepang ini juga akan mempertimbangkan penerus e-TNGA atau platform pendukung EV, meluncur pada 2019. Menurut sumber internal ini memungkinkan Toyota untuk menurunkan biaya produksi.
Sebelumnya, Henry Tanoto selaku Vice President Toyota Astra Motor memaparkan bahwa Toyota akan berhati-hati melihat kebutuhan masyarakat. Tahun ini Toyota sudah mengeluarkan dua model pengisi jajaran EV-nya yaitu bZ4X dan Kijang Innova Zenix Hybrid.
“Itu mengapa strateginya tahun ini kita luncurkan bZ4X yang harganya masih untuk segmen atas tapi juga kita lengkapi dengan Zenix termasuk hybrid-nya, yang saya rasa harganya juga lebih rendah dari hybrid kita sebelumnya yaitu Corolla Cross,” ucap Henry di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut Henry penyematan teknologi seperti mesin hybrid ke model populer sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini juga dapat membuat harga mobil ramah lingkungan bisa lebih terjangkau.
“Jadi kalau ditanya soal elektrifikasi yang lebih affordable saya rasa pasti arahnya ke sana. Cuma kita lihat kebutuhan masyarakat secara lebih baik,” ucap Henry.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Juli 2026, 06:38 WIB
25 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Terkini
28 Juli 2026, 14:47 WIB
Geely Coolray memadukan eksterior pre-facelift dan interior desain terbaru, begini impresi pertamanya
28 Juli 2026, 09:29 WIB
Diler Xpeng di Alam Sutera berada di bawah naungan Erajaya dan berkonsep 3S untuk memenuhi kebutuhan konsumen
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya
28 Juli 2026, 06:31 WIB
Tersebar di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi
28 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor
28 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah
27 Juli 2026, 22:39 WIB
BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen
27 Juli 2026, 14:14 WIB
GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya