Toyota Indonesia Ungkap Tantangan Pasar Ekspor Kendaraan di 2026
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Resmi dijual 15 Oktober 2024, Toyota Hilux Rangga dipesan 2.000 unit dan stok aman tidak terganggu kuota impor dari Thailand.
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – PT Toyota Astra Motor (TAM), Kamis (12/12/2024) secara resmi mengumumkan bahwa Toyota Hilux Rangga dipesan 2.000 unit dalam waktu 3 bulan. Stoknya juga dipastikan aman termasuk pengadaan sparepart di bengkel resmi seluruh Indonesia.
Anton Jimmy Suwandi, Direktur Marketing PT TAM, juga memastikan bahwa stok dari all new Hilux Rangga aman. Hal ini disebabkan karena pihaknya telah mempersiapkan unit dari awal sebelum produk terbaru mereka resmi dijual.
"Kita memiliki jatah atau kuota impor dari Thailand sebanyak 400 sampai 500 unit per bulan. Jadi dengan jumlah pemesananan 2.000 unit dipastikan total pengirimannya dapat tiba dalam 2 sampai 3 bulan," jelas Anton.
Ia menambahkan bahwa ketersediaan spartpart aman di cabang dealer di seluruh Indonesia. Bahkan di toko-toko penjual onderdil rekanan pun sudah bisa didapatkan.
"Sparepart dari Hilux Rangga sudah dipersiapkan, kurang lebih 90 item suku cadang sudah tersedia. Sementara di toko-toko rekanan kami juga tesedia sparpart fast moving dari mobil ini," tambah Anton.
Selain itu disebutkan pula bahwa TAM cukup terkejut dengan komposisi penjualan dari Toyota Hilux Rangga di mana varian bensin sangat diminati konsumen. Menurut Anton jumlah pemesanan versi bensin tidak beda jauh dibanding diesel.
"Seperti kita ketahui bahwa ada beberapa daerah yang memiliki ketersedian stok BBM solar di SPBU dengan jumlah terbatas. Jadi akhirnya meningkatkan penjualan versi bensin yang kira-kira komposisinya hampir 50:50," jelas Anton.
Ia juga merasa optimis meski tahun depan kondisi pasar otomotif nasional menantang namun Anton tetap optimis produk terbarunya tetap memiliki banyak peminat.
Toyota Rangga pertama kali diluncurkan di Indonesia pada Oktober 2024 dan dibekali oleh beragam keunggulan. Salah satunya adalah radius putar yang hanya sejauh 4,9 m.
Mobil ini pun sudah disematkan bak berukuran panjang 2.305 mm dan lebar 1.700 mm hingga bisa membawa beban hingga 1,2 ton. Ada dua pilihan mesin untuk dipilih yaitu bensin serta diesel.
Mesin bensinnya adalah 1TR-FE berkapasitas 2.000 cc, mampu menghasilkan tenaga sekitar 137 hp dan torsi 183 Nm.
Sementara opsi berikutnya adalah mesin diesel 2.400 cc 2GD-FTV yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 146 hp serta torsi 343 Nm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 12:00 WIB
06 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 14:00 WIB
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air
06 Januari 2026, 10:00 WIB
Mengisi kelas di bawah bZ4X, model anyar Toyota C-HR EV dijadwalkan hadir di pasar global mulai tahun ini
06 Januari 2026, 09:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
06 Januari 2026, 08:00 WIB
Dedi Mulyadi ingin masyarakat di Jawa Barat bisa merasa lebih ringan dalam membayar pajak kendaraan bermotor
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik Cina belum sepenuhnya menyerap komponen lokal, GIAMM ingin ketegasan aturan dari pemerintah
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pasar Modern Batununggal menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani masyarakat Kota Kembang