Toyota Ekspor Perdana Innova Zenix Hybrid ke Berbagai Negara

Setelah sukses di Indonesia Toyota ekspor perdana Innova Zenix hybrid ke berbagai negara di luar sana

Toyota Ekspor Perdana Innova Zenix Hybrid ke Berbagai Negara
Denny Basudewa

TRENOTO – Toyota Indonesia melakukan ekspor perdana Kijang Innova Zenix Hybrid. Kegiatan ini menandai peningkatan ke level berikutnya karena mulai mengekspor kendaraan elektrifikasi.

Disebutkan bahwa upaya Toyota ekspor perdana adalah upaya untuk terus memberikan kontribusi pada pengembangan industri otomotif nasional. Selain itu bisa menyumbang neraca dagang yang positif.

Toyota Kijang Innova Zenix sendiri baru diluncurkan untuk pasar Indonesia pada November 2022. MPV legendaris tersebut langsung mendapat respon positif dari masyarakat di Tanah Air.

Photo : TMMIN

Tidak hanya untuk pasar lokal, Innova Zenix disiapkan untuk ekspor ke berbagai negara di luar sana.

“Ekspor perdana Kijang Innova Zenix tidak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia. Semoga kami dapat berkontribusi lebih besar lagi agar dapat bersama-sama tumbuh dan meningkatkan daya saing global,” kata Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui siaran persnya (21/02).

TMMIN memasang target ekspor Innova Zenix sebanyak lebih dari 8.000 unit untuk tahun ini. Adapun komposisinya merupakan 30 persen tipe HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan 70 persen bensin konvensional.

Baca juga : Harga Toyota Kijang Innova Zenix Mulai Rp419 Juta

Lalu kendaraan tersebut sejatinya akan dikapalkan ke berbagai negara meliputi Asia, Afrika, Amerika Latin hingga Timur Tengah. Harapannya kegiatan ekspor Toyota Innova Zenix akan terus bertambah dan mencapai angka 17 ribu pada 2025.

“Ekspor mobil utuh ini tentunya sudah termasuk baterai elektrifikasi yang dirakit lokal di pabrik kami di Karawang. Kami akan terus mempertahankan posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi buatan dalam negeri,” jelasnya kemudian.

Photo : TrenOto

Ekspor perdana Innova Zenix dari Indonesia disaksikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji dan beberapa petinggi Toyota dan pemerintah daerah.

Brand asal jepang sendiri diketahui sudah melakukan ekspor kendaraan sejak 1987 melalui Kijang generasi ketiga. Jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya hingga mencapai 3.000 unit per tahun.

Pada 2022 Toyota meraih pencapaian baru yakni volume ekspor 2 juta unit per tahun. Torehan lainnya adalah menambahkan destinasi yaitu Australia untuk pertama kalinya.


Terkini

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 3 Maret 2026, Ada di MCD

SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 3 Maret 2026

Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku

mobil
Lamborghini

Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat

Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat

mobil
Rental Mobil

Ekonomi Lesu, Rental Mobil Ikut Kena Imbasnya

Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran