Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan Toyota dan Lexus secara global mengalami pertumbuhan didorong tingginya permintaan mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota dan Lexus pada semester pertama tahun fiskal 2026 telah mengalami pertumbuhan. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil melepas membuat 5,2 juta kendaraan ke pelanggan, lebih banyak dibanding periode serupa tahun lalu yang cuma 5,02 juta unit.
Dari jumlah tersebut, pasar kendaraan elektrifikasi mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Pasalnya pabrikan telah mengirim 2,47 juta unit, tumbuh bila dibandingkan periode serupa tahun lalu yang cuma 2,23 juta unit.
Catatan ini membuat penjualan mobil elektrifikasi Toyota dan Lexus menguasai 46,9 persen dari total pasar.
Jika dilihat lebih detail maka mobil hybrid menjadi kendaraan elektrifikasi paling diminati. Pasalnya ada 2,27 juta unit berhasil terjual ke pasar, jauh lebih tinggi ketimbang EV yang cuma dilepas 101.000 unit.
Sementara untuk kendaraan PHEV, Toyota dan Lexus telah melepas 98.000 unit di seluruh dunia. Jumlah ini tentu akan terus bertambah seiring dengan makin banyaknya pilihan model yang ditawarkan perusahaan kepada pasar.
Meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat, Toyota optimis terhadap pertumbuhan mereka di tahun fiskal 2026. Mereka bahkan merevisi proyeksi laba mereka menjadi lebih tinggi ketimbang sebelumnya.
Dalam laporannya mereka memperkirakan bakal mendapat laba 3,4 triliun Yen atau Rp 368,3 triliun sepanjang tahun fiskal 2026. Angka itu naik signifikan dibanding sebelumnya yang hanya 3,2 triliun yen atau Rp 346,7 triliun.
Pabrikan mobil terlaris di dunia tersebut mengakui bahwa adanya banyak tantangan di tahun ini. Mulai dari penerapan tarif baru di Amerika Serikat dan ketatnya persaingan kendaraan listrik di Cina.
“Tapi volume penjualan dan keuntungan perusahaan tetap optimal,” tegas Kenta Kon, Direktur Keuangan Toyota Motor Corporation.
Perusahaan juga akan melakukan strategi lain untuk meraih keuntungan lebih besar. Mulai dari meningkatkan volume penjualan di beberapa kawasan hingga memanfaatkan pelemahan mata uang.
Selain itu, Toyota juga akan mengoptimalkan pasar India yang dinilai memiliki prospek cerah. Pertumbuhan di sana dipercaya bisa mengimbangi tekanan dari Amerika Serikat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang