BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Penjualan Toyota dan Lexus secara global mengalami pertumbuhan didorong tingginya permintaan mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Toyota dan Lexus pada semester pertama tahun fiskal 2026 telah mengalami pertumbuhan. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil melepas membuat 5,2 juta kendaraan ke pelanggan, lebih banyak dibanding periode serupa tahun lalu yang cuma 5,02 juta unit.
Dari jumlah tersebut, pasar kendaraan elektrifikasi mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Pasalnya pabrikan telah mengirim 2,47 juta unit, tumbuh bila dibandingkan periode serupa tahun lalu yang cuma 2,23 juta unit.
Catatan ini membuat penjualan mobil elektrifikasi Toyota dan Lexus menguasai 46,9 persen dari total pasar.
Jika dilihat lebih detail maka mobil hybrid menjadi kendaraan elektrifikasi paling diminati. Pasalnya ada 2,27 juta unit berhasil terjual ke pasar, jauh lebih tinggi ketimbang EV yang cuma dilepas 101.000 unit.
Sementara untuk kendaraan PHEV, Toyota dan Lexus telah melepas 98.000 unit di seluruh dunia. Jumlah ini tentu akan terus bertambah seiring dengan makin banyaknya pilihan model yang ditawarkan perusahaan kepada pasar.
Meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat, Toyota optimis terhadap pertumbuhan mereka di tahun fiskal 2026. Mereka bahkan merevisi proyeksi laba mereka menjadi lebih tinggi ketimbang sebelumnya.
Dalam laporannya mereka memperkirakan bakal mendapat laba 3,4 triliun Yen atau Rp 368,3 triliun sepanjang tahun fiskal 2026. Angka itu naik signifikan dibanding sebelumnya yang hanya 3,2 triliun yen atau Rp 346,7 triliun.
Pabrikan mobil terlaris di dunia tersebut mengakui bahwa adanya banyak tantangan di tahun ini. Mulai dari penerapan tarif baru di Amerika Serikat dan ketatnya persaingan kendaraan listrik di Cina.
“Tapi volume penjualan dan keuntungan perusahaan tetap optimal,” tegas Kenta Kon, Direktur Keuangan Toyota Motor Corporation.
Perusahaan juga akan melakukan strategi lain untuk meraih keuntungan lebih besar. Mulai dari meningkatkan volume penjualan di beberapa kawasan hingga memanfaatkan pelemahan mata uang.
Selain itu, Toyota juga akan mengoptimalkan pasar India yang dinilai memiliki prospek cerah. Pertumbuhan di sana dipercaya bisa mengimbangi tekanan dari Amerika Serikat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 09:00 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs