Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 16:00 WIB
PT HPM melakukan kerja sama dengan JGG dengan menghadirkan mobil listrik Honda e buat berkeliling Jakarta
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik Honda e tidak dijual di Indonesia, namun kendaraan roda empat ramah lingkungan tersebut bakal berkeliaran di jalanan Jakarta dalam waktu dekat.
Sebab PT HPM (Honda Prospect Motor) baru saja menggandeng JGG (Jakarta Good Guide). Nantinya mobil listrik Honda e akan digunakan buat city tour di Ibu Kota.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Yulian Karfili, Communication Strategy Senior Manager PT Honda Prospect Motor di IIMS 2024.
“Kami ingin riset mobil listrik Honda e jadi lebih luas seperti ke anak muda. Hal itu karena mereka bakal menggunakan berbagai teknologi di masa depan,” ungkapnya pada Jumat (23/2).
Dalam kerja sama tersebut pabrikan asal Jepang tersebut menyiapkan sejumlah kendaraan ramah lingkungan. Dengan rincian satu unit Honda e, satu unit All New Honda Accord RS e:HEV serta satu unit All New Honda CR-V RS e:HEV.
Kemudian terdapat pula Honda Honda N-Van EV Prototype dan Honda LiB-AID E500 yang bisa langsung dieksplorasi oleh peserta.
Sebagai informasi acara yang dirancang Honda bersama JGG memang dirancang untuk anak muda, khususnya generasi Milenial dan Gen Z.
Berdasarkan survei, generasi ini gemar berwisata guna mengisi waktu akhir pekan mereka. Sebut saja seperti berkeliling kota untuk mengeksplorasi tempat-tempat lokal bersejarah.
Selain itu mereka peduli terhadap keberlangsungan lingkungan yang lebih bersih. Honda kemudian menggabungkan kedua hal tersebut dalam suatu aktivitas edukatif.
Sebagai informasi mobil listrik Honda e dibekali jantung mekanis mampu menghasilkan tenaga 151 hp. Paling menarik ialah torsi puncaknya bisa mencapai 315 Nm.
Berbeda dengan mobil-mobil Honda lain, EV ini memakai sistem penggerak roda belakang alias RWD (Rear Wheel Drive).
Ada dua opsi pengisian daya yakni Normal dan Fast Charging. Tidak hanya itu, daya baterai juga bisa didapat dari Regenerative Braking yang membantu memberi tenaga listrik ekstra saat pengemudi melakukan pengereman.
Sekadar informasi meski tidak dipasarkan di Indonesia, Honda e telah disuntik mati mulai Januari 2024 karena penjualan tidak sesuai target.
Mobil listrik dari jenama berlambang H satu ini difokuskan untuk pasar Eropa dan Jepang. Di beberapa negara masuk lewat IU (importir umum) seperti Weststar Motors di Malaysia seharga 210.000 ringgit (Rp700 jutaan dalam kurs rupiah).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 16:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat