Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
PT HPM melakukan kerja sama dengan JGG dengan menghadirkan mobil listrik Honda e buat berkeliling Jakarta
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik Honda e tidak dijual di Indonesia, namun kendaraan roda empat ramah lingkungan tersebut bakal berkeliaran di jalanan Jakarta dalam waktu dekat.
Sebab PT HPM (Honda Prospect Motor) baru saja menggandeng JGG (Jakarta Good Guide). Nantinya mobil listrik Honda e akan digunakan buat city tour di Ibu Kota.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Yulian Karfili, Communication Strategy Senior Manager PT Honda Prospect Motor di IIMS 2024.
“Kami ingin riset mobil listrik Honda e jadi lebih luas seperti ke anak muda. Hal itu karena mereka bakal menggunakan berbagai teknologi di masa depan,” ungkapnya pada Jumat (23/2).
Dalam kerja sama tersebut pabrikan asal Jepang tersebut menyiapkan sejumlah kendaraan ramah lingkungan. Dengan rincian satu unit Honda e, satu unit All New Honda Accord RS e:HEV serta satu unit All New Honda CR-V RS e:HEV.
Kemudian terdapat pula Honda Honda N-Van EV Prototype dan Honda LiB-AID E500 yang bisa langsung dieksplorasi oleh peserta.
Sebagai informasi acara yang dirancang Honda bersama JGG memang dirancang untuk anak muda, khususnya generasi Milenial dan Gen Z.
Berdasarkan survei, generasi ini gemar berwisata guna mengisi waktu akhir pekan mereka. Sebut saja seperti berkeliling kota untuk mengeksplorasi tempat-tempat lokal bersejarah.
Selain itu mereka peduli terhadap keberlangsungan lingkungan yang lebih bersih. Honda kemudian menggabungkan kedua hal tersebut dalam suatu aktivitas edukatif.
Sebagai informasi mobil listrik Honda e dibekali jantung mekanis mampu menghasilkan tenaga 151 hp. Paling menarik ialah torsi puncaknya bisa mencapai 315 Nm.
Berbeda dengan mobil-mobil Honda lain, EV ini memakai sistem penggerak roda belakang alias RWD (Rear Wheel Drive).
Ada dua opsi pengisian daya yakni Normal dan Fast Charging. Tidak hanya itu, daya baterai juga bisa didapat dari Regenerative Braking yang membantu memberi tenaga listrik ekstra saat pengemudi melakukan pengereman.
Sekadar informasi meski tidak dipasarkan di Indonesia, Honda e telah disuntik mati mulai Januari 2024 karena penjualan tidak sesuai target.
Mobil listrik dari jenama berlambang H satu ini difokuskan untuk pasar Eropa dan Jepang. Di beberapa negara masuk lewat IU (importir umum) seperti Weststar Motors di Malaysia seharga 210.000 ringgit (Rp700 jutaan dalam kurs rupiah).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya