Suzuki XL7 Bekas 2022 Harganya Drop Rp54 Juta

Suzuki XL7 bekas 2022 harganya drop Rp54 juta bila dibandingkan dengan model baru meski kondisinya masih apik

Suzuki XL7 Bekas 2022 Harganya Drop Rp54 Juta
Adi Hidayat

TRENOTO – Suzuki XL bekas 2022 tipe Beta dijual dengan harga Rp228 juta atau mengalami penurunan Rp54 juta meski usianya terbilang muda. Padahal berdasarkan situs remi, banderolnya mencapai Rp280 juta.

Fakta ini terungkap dari salah satu situs jual beli. Bahkan mereka telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan agar meringankan pelanggan.

Berdasarkan keterangan disampaikan bahwa konsumen cukup membayar TDP sebesar Rp35 juta. Dengan ini mereka bisa memilih cicilan Rp6.5 jutaan tenor 4 tahun atau angsuran Rp5.7 jutaan selama 5 tahun.

Photo : OLX Autos

Diler juga menegaskan bahwa kondisi Suzuki XL7 bekas 2022 masih baik karena sudah lulus inspeksi dan tersertifikasi dari pihak ketiga. Selain itu terdapat garansi uang kembali bila ternyata diketahui keadaan kendaraan tidak sesuai janji.

Dalam keterangan disebutkan juga bahwa STNK maupun BPKB sudah lengkap serta dipastikan keasliannya. Pajak kendaraan akan habis masanya pada Maret 2023.

Agar menambah keyakinan peminat tersedia garansi mesin selama 30 hari. Pelanggan juga berhak mendapat gratis jasa servis berkala, diskon oli serta potongan harga penukaran aki.

Baca juga : Skema Kredit Syariah Suzuki Baleno, Angsuran Mulai Rp4 Jutaan

Meski menawarkan banyak keuntungan calon pelanggan tetap harus berhati-hati dalam memilih mobil bekas. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya salah beli kendaraan yang akan merugikan.

Untuk itu pastikanlah melakukan inspeksi secara lengkap sebelum membeli. Periksa sedetail mungkin dan jangan sampai memilih mobil bekas tabrak serta banjir karena diperlukan biaya besar guna memperbaikinya.

Pastikan juga mesin dalam kondisi prima agar dapat digunakan sesuai kebutuhan. Demikian pula fitur yang berhubungan kelistrikan masih berfungsi secara normal.

Jangan lupa test drive guna merasakan performanya. Langkah ini penting untuk memberikan penilaian objektif terhadap mobil.

Photo : OLX Autos

Bila ragu melakukan inspeksi maka tak ada salahnya mengajak rekan terpercaya dalam tahap ini. Jika masih belum puas, membawa mobil ke bengkel resmi bisa menjadi sebuah pilihan bijak.

Pasalnya di bengkel resmi terdapat fasilitas lengkap sehingga pemeriksaan akan dilakukan secara detail. Mereka pun bisa memberikan estimasi perbaikan kendaraan yang harus diambil oleh pemilik sehingga perhitungan lebih detail.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E