Suzuki S-Presso Sudah Bisa Dipesan, Harga Mulai Rp155 Juta

Suzuki S-Presso sudah bisa dipesan dengan tanda jadi pada umumnya yakni Rp1 juta dan harganya mulai Rp155 juta

Suzuki S-Presso Sudah Bisa Dipesan, Harga Mulai Rp155 Juta

TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) nampaknya tengah mempersiapkan kedatangan produk terbarunya di Tanah Air. Suzuki S-Presso sudah bisa dipesan dengan harga mulai dari Rp155 juta.

Beberapa tenaga penjual Suzuki mengakui jika pihaknya sudah membuka keran pemesanan. Disebutkan bahwa kendaraan yang diimpor dari India akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Menariknya Suzuki S-Presso masuk Indonesia untuk menggantikan Ignis. City Car yang pada peluncurannya hendak disebut Urban SUV akhirnya menyerah di Tanah Air.

Suzuki Ignis sekarang sudah tidak lagi dikirimkan stoknya. Sepertinya akan digantikan oleh S-Presso. Kabarnya bulan depan akan diluncurkan,” ungkap tenaga penjual Suzuki kepada TrenOto beberapa waktu lalu.

Photo : Istimewa

Masuk sebagai pengganti Ignis, Suzuki S-Presso dipasarkan dengan dua pilihan varian yakni MT dan AGS. Untuk pilihan varian transmisi manual Rp155 juta dan AGS (Automated Gear Shift) Rp164 juta.

Sejatinya secara tampilan Suzuki S-Presso kurang sama dengan Ignis. Keduanya merupakan city car dengan tubuh jangkung sehingga memiliki daya jelajah lebih luas.

Kehadiran S-Presso di Tanah Air sudah cukup heboh pada akhir tahun lalu. Digadang-gadang mobil tersebut akan diperkenalkan pada ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2021.

Baca juga : Idul Adha 1443 H, Car Free Day Jakarta Pekan Ini Ditiadakan

Namun banyak orang terkecoh dan S-Presso masih belum bisa dilihat langsung. Hingga belakangan sosok kendaraan tersebut tertangkap kamera sudah berada di Indonesia.

Suzuki S-Presso menggendong mesin 1.000 cc tiga silinder yang disandingkan dengan transmisi manual dan AGS. Outputnya disebutkan bahwa tenaga maksimal sebesar 67 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 90 Nm pada 3.500 rpm.

Interior mobil terlihat cukup menarik karena panel meter dan pusat hiburan berada di tengah dasbor mirip Toyota Yaris generasi pertama. Sehingga dasbor di depan pengendara terlihat kosong.

Photo : Instagram @indra_fathan

Adapun panel meter mobil sudah menggunakan teknologi digital. Di bawahnya terdapat lcd monitor dengan fungsi layah sentuh yang memudahkan pengendara dan penumpang depan.

Fitur yang disematkan pada kendaraan ini meliputi Power steering, ABS, Airbag untuk penumpang depan dan sopir.

Hal paling menyenangkan pada mobil tersebut adalah kemampuan mobil dalam meminum BBM. Diketahui dengan menggunakan ARAI Mileage, Suzuki S-Presso di India memiliki konsumsi bahan bakar 31.2 km/kg.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV