Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki khawatir terhadap perkembangan kendaraan listrik yang mengalami perlambatan dibanding sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran E Vitara beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa Suzuki memang serius dalam mengembangkan kendaraan listrik di masa depan. Namun pabrikan asal Jepang itu mengakui masih khawatir terhadap segmen tersebut.
Padahal mereka sempat berjanji untuk berinvestasi sebesar US$ 35 miliar agar dapat meluncurkan lima Battery Electric Vehicle hingga 2030. Namun cita-cita tersebut bisa jadi batal karena terjadi perlambatan permintaan mobil listrik dan ketatnya persaingan dari merek China.
“Saat ini kami berada dalam situasi yang sulit karena penjualan mobil listrik sedang melambat. Sementara Battery Electric Vehicle dengan harga terjangkau asal China sudah banyak di pasaran,” ungkap, Toshihiro Suzuki, President Suzuki Motors Company dilansir Carscoops.
Oleh sebab itu ia menilai bahwa sebuah pabrikan harus sangat hati-hati dalam memutuskan mobil listrik seperti apa yang bakal diluncurkan. Bila salah memutuskan maka bukan tidak mungkin justru membebani perusahaan.
Suzuki berencana membuat model kedua yang ukurannya lebih kecil dari E Vitara. Namun waktu peluncuran masih harus direncanakan secara matang
Sebelumnya diberitakan bahwa Suzuki telah memperkenalkan mobil listrik pertama mereka yaitu e Vitara. Model tersebut bakal diproduksi pada musim semi tahun depan.
Suzuki e Vitara menggunakan platform dari eVX yang sudah tampil di beberapa negara termasuk Indonesia. Mobil pun sudah diuji beberapa kali dan diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara pelanggan.
Pabrikan merancangnya dengan konsep Emotional Versatile Cruiser agar terlihat modern namun tetap tangguh. Sementara di dalam kabin mereka sudah menyematkan beragam daya tarik termasuk layar yang menjadi pusat kendali atas beragam fitur kendaraan.
Mobil bakal menggunakan baterai Lithium Iron-Phosphate dengan dua kapasitas berbeda yaitu 49 kWh dan 61 kWh.
Varian teratas bakal menggunakan baterai berkapasitas lebih besar dan telah disematkan sistem Allgrip-e. Berkat ini maka performa kendaraan akan bertenaga namun pengendalikannya tetap optimal.
Opsi ini nantinya akan ditambahkan mode Trail sehingga memungkinkan mobil melintas di medan buruk sekalipun.
Suzuki e Vitara juga sudah menggunakan platform Heartect-e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik. Dengan ini maka strukturnya menjadi ringan dan interior luas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia