Fitur Suzuki XL7 Hybrid Bekas Bikin Pelanggan Jatuh Hati
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Suzuki khawatir terhadap perkembangan kendaraan listrik yang mengalami perlambatan dibanding sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran E Vitara beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa Suzuki memang serius dalam mengembangkan kendaraan listrik di masa depan. Namun pabrikan asal Jepang itu mengakui masih khawatir terhadap segmen tersebut.
Padahal mereka sempat berjanji untuk berinvestasi sebesar US$ 35 miliar agar dapat meluncurkan lima Battery Electric Vehicle hingga 2030. Namun cita-cita tersebut bisa jadi batal karena terjadi perlambatan permintaan mobil listrik dan ketatnya persaingan dari merek China.
“Saat ini kami berada dalam situasi yang sulit karena penjualan mobil listrik sedang melambat. Sementara Battery Electric Vehicle dengan harga terjangkau asal China sudah banyak di pasaran,” ungkap, Toshihiro Suzuki, President Suzuki Motors Company dilansir Carscoops.
Oleh sebab itu ia menilai bahwa sebuah pabrikan harus sangat hati-hati dalam memutuskan mobil listrik seperti apa yang bakal diluncurkan. Bila salah memutuskan maka bukan tidak mungkin justru membebani perusahaan.
Suzuki berencana membuat model kedua yang ukurannya lebih kecil dari E Vitara. Namun waktu peluncuran masih harus direncanakan secara matang
Sebelumnya diberitakan bahwa Suzuki telah memperkenalkan mobil listrik pertama mereka yaitu e Vitara. Model tersebut bakal diproduksi pada musim semi tahun depan.
Suzuki e Vitara menggunakan platform dari eVX yang sudah tampil di beberapa negara termasuk Indonesia. Mobil pun sudah diuji beberapa kali dan diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara pelanggan.
Pabrikan merancangnya dengan konsep Emotional Versatile Cruiser agar terlihat modern namun tetap tangguh. Sementara di dalam kabin mereka sudah menyematkan beragam daya tarik termasuk layar yang menjadi pusat kendali atas beragam fitur kendaraan.
Mobil bakal menggunakan baterai Lithium Iron-Phosphate dengan dua kapasitas berbeda yaitu 49 kWh dan 61 kWh.
Varian teratas bakal menggunakan baterai berkapasitas lebih besar dan telah disematkan sistem Allgrip-e. Berkat ini maka performa kendaraan akan bertenaga namun pengendalikannya tetap optimal.
Opsi ini nantinya akan ditambahkan mode Trail sehingga memungkinkan mobil melintas di medan buruk sekalipun.
Suzuki e Vitara juga sudah menggunakan platform Heartect-e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik. Dengan ini maka strukturnya menjadi ringan dan interior luas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 08:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya