Suzuki Khawatir Terhadap Perkembangan Kendaraan Listrik

Suzuki khawatir terhadap perkembangan kendaraan listrik yang mengalami perlambatan dibanding sebelumnya

Suzuki Khawatir Terhadap Perkembangan Kendaraan Listrik
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 08 November 2024 | 21:00 WIB

KatadataOTO – Kehadiran E Vitara beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa Suzuki memang serius dalam mengembangkan kendaraan listrik di masa depan. Namun pabrikan asal Jepang itu mengakui masih khawatir terhadap segmen tersebut.

Padahal mereka sempat berjanji untuk berinvestasi sebesar US$ 35 miliar agar dapat meluncurkan lima Battery Electric Vehicle hingga 2030. Namun cita-cita tersebut bisa jadi batal karena terjadi perlambatan permintaan mobil listrik dan ketatnya persaingan dari merek China.

“Saat ini kami berada dalam situasi yang sulit karena penjualan mobil listrik sedang melambat. Sementara Battery Electric Vehicle dengan harga terjangkau asal China sudah banyak di pasaran,” ungkap, Toshihiro Suzuki, President Suzuki Motors Company dilansir Carscoops.

Oleh sebab itu ia menilai bahwa sebuah pabrikan harus sangat hati-hati dalam memutuskan mobil listrik seperti apa yang bakal diluncurkan. Bila salah memutuskan maka bukan tidak mungkin justru membebani perusahaan.

Suzuki e Vitara
Photo : Global Suzuki

Suzuki berencana membuat model kedua yang ukurannya lebih kecil dari E Vitara. Namun waktu peluncuran masih harus direncanakan secara matang

Sebelumnya diberitakan bahwa Suzuki telah memperkenalkan mobil listrik pertama mereka yaitu e Vitara. Model tersebut bakal diproduksi pada musim semi tahun depan.

Suzuki e Vitara menggunakan platform dari eVX yang sudah tampil di beberapa negara termasuk Indonesia. Mobil pun sudah diuji beberapa kali dan diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara pelanggan.

Pabrikan merancangnya dengan konsep Emotional Versatile Cruiser agar terlihat modern namun tetap tangguh. Sementara di dalam kabin mereka sudah menyematkan beragam daya tarik termasuk layar yang menjadi pusat kendali atas beragam fitur kendaraan.

Mobil bakal menggunakan baterai Lithium Iron-Phosphate dengan dua kapasitas berbeda yaitu 49 kWh dan 61 kWh.

Suzuki e Vitara
Photo : Global Suzuki

Varian teratas bakal menggunakan baterai berkapasitas lebih besar dan telah disematkan sistem Allgrip-e. Berkat ini maka performa kendaraan akan bertenaga namun pengendalikannya tetap optimal.

Opsi ini nantinya akan ditambahkan mode Trail sehingga memungkinkan mobil melintas di medan buruk sekalipun.

Suzuki e Vitara juga sudah menggunakan platform Heartect-e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik. Dengan ini maka strukturnya menjadi ringan dan interior luas.


Terkini

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Januari 2026, Honda Brio Satya Memimpin

Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja

mobil
Neta

Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI

Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru

mobil
DFSK Seres dan Otoklix

DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026

DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air

Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi

mobil
Jetour T2 PHEV

Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi

Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 16 Februari

Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung saat Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Pada 16 Hingga 17 Februari 2026

Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.