Ini Rekomendasi Jenis Mobil untuk Pemula Belajar Offroad
23 Desember 2025, 10:00 WIB
Suzuki Jimny hybrid akan hadir penuhi regulasi emisi di sejumlah negara, transisi sebelum meluncurkan BEV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Salah satu model dari Suzuki yang cukup diminati konsumen secara global adalah Jimny. Belum lama versi lima pintunya hadir menambah pilihan baru.
Namun tidak dapat dipungkiri di tengah era elektrifikasi beberapa negara bakal mulai memperketat aturan penjualan mobil bensin. Untuk itu Suzuki dikabarkan tengah menyiapkan rencana menghadapi hal tersebut.
Australia menjadi salah satu pasar Suzuki yang akan terapkan NVES (New Vehicle Efficiency Standard) efektif per 1 Januari 2025. Manufaktur masih bisa tetap jual mobil bensin namun harus sediakan model lebih efisien bahan bakar dan ramah lingkungan.
Namun peraturan ini tidak mempengaruhi mobil yang sudah ada melainkan produk baru jika bakal masuk atau dijual di Australia.
Menanggapi hal tersebut, Michael Pachota, General Manager 4W Suzuki Australia ungkap masih ada rencana panjang terkait Jimny. Termasuk meluncurkan versi EV (Electric Vehicle), hybrid dan ute atau pikap.
"Saya bisa bilang itu jadi rencana kami di masa mendatang melihat perkembangan elektrifikasi dan kendaraan hybrid," kata Michael seperti dikutip dari Carsales, Jumat (28/6).
Hanya saja Michael belum dapat memberikan bocoran lebih lanjut terkait kemungkinan konfigurasi dapur pacu yang mungkin digunakan pada Suzuki Jimny Hybrid.
Ia menegaskan mesin Jimny saat ini bisa melanggar regulasi emisi yang nanti diterapkan pemerintah Australia.
"Ketika NVES diumumkan kami menanggapinya dengan serius. Kami mempertimbangkan ulang portfolio produk kami, rencana masa depan dan mengubahnya sedikit,"jelas Michael.
Michale mengungkapkan pihaknya tidak merasa terancam dengan pemberlakuan NVES nanti. Suzuki ingin terus beradaptasi di era elektrifikasi, meski menurut Michael tidak akan se-signifikan merek-merek lain.
Sebagai informasi rencana jangka panjang Suzuki per 2030 termasuk meluncurkan lima model elektrifikasi. Manufaktur asal Jepang ini telah menggelontorkan dana 1,5 juta USD (Rp 24,6 miliar) untuk mengembangkan EV di pasar potensial seperti Jepang dan India.
Suzuki Jimny hybrid digadang jadi salah satu model dihadirkan sebagai transisi ke BEV (Battery Electric Vehicle) dan dihadirkan buat konsumen sebelum 2030.
Mengingat popularitas Jimny di pasar global, kemungkinan besar Suzuki terus pertahankan model itu agar tetap bisa dijual di berbagai negara meski peraturan emisi semakin ketat.
Di pasar Indonesia Suzuki juga mulai rambah elektrifikasi dengan hadirkan pilihan mobil hybrid banderol kompetitif. Di antaranya adalah Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid dan Grand Vitara Hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 10:00 WIB
12 Juli 2025, 18:26 WIB
05 Juli 2025, 15:00 WIB
24 Juni 2025, 13:12 WIB
08 Mei 2025, 18:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen