Suzuki Jimny 5-Door Mulai Memikat Bagi Kaum Hawa di GIIAS 2026
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
Suzuki Jimny hybrid akan hadir penuhi regulasi emisi di sejumlah negara, transisi sebelum meluncurkan BEV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Salah satu model dari Suzuki yang cukup diminati konsumen secara global adalah Jimny. Belum lama versi lima pintunya hadir menambah pilihan baru.
Namun tidak dapat dipungkiri di tengah era elektrifikasi beberapa negara bakal mulai memperketat aturan penjualan mobil bensin. Untuk itu Suzuki dikabarkan tengah menyiapkan rencana menghadapi hal tersebut.
Australia menjadi salah satu pasar Suzuki yang akan terapkan NVES (New Vehicle Efficiency Standard) efektif per 1 Januari 2025. Manufaktur masih bisa tetap jual mobil bensin namun harus sediakan model lebih efisien bahan bakar dan ramah lingkungan.
Namun peraturan ini tidak mempengaruhi mobil yang sudah ada melainkan produk baru jika bakal masuk atau dijual di Australia.
Menanggapi hal tersebut, Michael Pachota, General Manager 4W Suzuki Australia ungkap masih ada rencana panjang terkait Jimny. Termasuk meluncurkan versi EV (Electric Vehicle), hybrid dan ute atau pikap.
"Saya bisa bilang itu jadi rencana kami di masa mendatang melihat perkembangan elektrifikasi dan kendaraan hybrid," kata Michael seperti dikutip dari Carsales, Jumat (28/6).
Hanya saja Michael belum dapat memberikan bocoran lebih lanjut terkait kemungkinan konfigurasi dapur pacu yang mungkin digunakan pada Suzuki Jimny Hybrid.
Ia menegaskan mesin Jimny saat ini bisa melanggar regulasi emisi yang nanti diterapkan pemerintah Australia.
"Ketika NVES diumumkan kami menanggapinya dengan serius. Kami mempertimbangkan ulang portfolio produk kami, rencana masa depan dan mengubahnya sedikit,"jelas Michael.
Michale mengungkapkan pihaknya tidak merasa terancam dengan pemberlakuan NVES nanti. Suzuki ingin terus beradaptasi di era elektrifikasi, meski menurut Michael tidak akan se-signifikan merek-merek lain.
Sebagai informasi rencana jangka panjang Suzuki per 2030 termasuk meluncurkan lima model elektrifikasi. Manufaktur asal Jepang ini telah menggelontorkan dana 1,5 juta USD (Rp 24,6 miliar) untuk mengembangkan EV di pasar potensial seperti Jepang dan India.
Suzuki Jimny hybrid digadang jadi salah satu model dihadirkan sebagai transisi ke BEV (Battery Electric Vehicle) dan dihadirkan buat konsumen sebelum 2030.
Mengingat popularitas Jimny di pasar global, kemungkinan besar Suzuki terus pertahankan model itu agar tetap bisa dijual di berbagai negara meski peraturan emisi semakin ketat.
Di pasar Indonesia Suzuki juga mulai rambah elektrifikasi dengan hadirkan pilihan mobil hybrid banderol kompetitif. Di antaranya adalah Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid dan Grand Vitara Hybrid.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
21 Februari 2026, 07:00 WIB
10 Februari 2026, 20:30 WIB
08 Februari 2026, 21:00 WIB
Terkini
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan