Suzuki Cappuccino Bakal Reinkarnasi Pakai Mesin Turbo dari Toyota

Disinyalir meluncur 2027 bersama Daihatsu Copen dan Toyota S-FR, Suzuki Cappuccino terbaru pakai mesin Toyota

Suzuki Cappuccino Bakal Reinkarnasi Pakai Mesin Turbo dari Toyota
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Belakangan beredar kabar bahwa kei car Suzuki Cappuccino akan kembali hadir buat konsumen menggunakan mesin turbo terbaru dari Toyota. Untuk diketahui model ini sebelumnya diproduksi antara periode 1991-1998.

Secara keseluruhan hanya ada 28.000 unit diproduksi, beberapa di antaranya dijual ke pasar Amerika Serikat.

Berdasarkan informasi dari Best Car, ada rencana Suzuki Cappuccino kembali dengan kapasitas mesin lebih besar di 2027 yakni 1.3L turbo tiga silinder, dikembangkan langsung oleh Toyota.

Konfigurasi dapur pacu itu diklaim dapat menghasilkan tenaga 148 hp sementara torsi puncaknya 220 Nm. Tenaga disalurkan lewat transmisi manual enam percepatan atau otomatis delapan percepatan.

Suzuki Cappuccino
Photo : Bestcarweb.jp

Nanti dimensinya akan tetap kompak memiliki panjang 4.000 mm, lebar 1.700 mm dan tinggi 1.230 sementara wheelbase-nya 2.480 mm berkonfigurasi two-seater. Bobot diklaim ringan yakni 1.100 kg.

Sebelumnya diketahui bahwa roadster mungil itu menggunakan mesin 657 cc turbocharged tiga silinder dilengkapi penggerak roda belakang atau RWD (Rear Wheel Drive).

Jika benar mendapatkan ubahan mesin maka Suzuki Cappuccino sudah tidak masuk ke dalam kategori kei car. Mengingat kapasitas kei car dibatasi paling tinggi 660 cc.

Media lokal Jepang juga memprediksi mesin Suzuki Cappuccino berpeluang digunakan juga untuk Toyota Starlet generasi terbaru yang akan hadir dengan spesifikasi difokuskan untuk kebutuhan reli di kelas Rally 4 bersama Renault Clio dan Ford Fiesta.

Nampaknya dapur pacu serupa juga akan disematkan pada sports car entry level terbaru dari Toyota dan versi baru Daihatsu Copen.

Tiga Roadster Baru dengan Mesin Sama

Secara keseluruhan ada tiga roadster berpeluang hadir dalam waktu dua tahun ke depan yaitu Suzuki Cappuccino, Daihatsu Copen dan Toyota S-FR.

Daihatsu Copen Vision merupakan mobil konsep yang sempat dipamerkan di Japan Mobility Show 2023 diambil dari desain generasi pertamanya.

Suzuki Cappuccino
Photo : Carscoops

Sementara Toyota S-FR sebelumnya sempat disinyalir meluncur pada Tokyo Auto Salon 2015 dan sempat dipamerkan sebagai S-FR Racing Concept di 2016. Namun tidak ada kabar lagi setelah itu.

Apabila masuk lini produksi, ketiga model tersebut kemungkinan memiliki ukuran tidak jauh berbeda dan ada di bawah dimensi Toyota GR86. Desain tetap mempertahankan karakter awal namun dibubuhkan nuansa modern.


Terkini

mobil
Mazda

Mazda Luncurkan Oli Baru di GIIAS 2026, Catat Keunggulannya

Mazda menghadirkan dua oli baru untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para konsumen di Tanah Air

news
UFILM Indonesia

Simak Promo Kaca Film UFILM Indonesia di GIIAS 2026

UFILM kembali hadir dan meramaikan ajang GIIAS 2026 dengan sejumlah promo pembelian produk yang menarik

news
Hino Diskusi

Hino Pastikan Digitalisasi Inspeksi Praktis, Cepat dan Efisien

Penerapan digitalisasi inspeksi dan standarisasi karoseri yang diterapkan Hino bisa menjamin kualitas

news
TAF

TAF Gandeng OJK Gelar Literasi Keuangan di GIIAS 2026

TAF selaku lembaga pembiayaan turut menyukseskan program OJK yang ingin mencerdaskan masyarakat dalam hal keuangan

news
Mitsubishi Fuso

Persiapan Mitsubishi Fuso Hadapi Mandatori B50

Mitsubishi Fuso terus bersiap menghadapi mandatori B50, namun punya sejumlah harapan dalam implementasinya

mobil
VinFast

Mobil Listrik VinFast Kini Bisa Disewa, Biaya Mulai Rp 1 Juta

Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, VinFast mengumumkan program baru yakni sewa dengan deposit mulai dari Rp 1 juta

mobil
Changan

Penerimaan Mobil Listrik dan Hybrid di RI Kian Positif di 2026

ICMS menilai masyarakat mulai menerima berbagai jenis kendaraan elektrifikasi, dari mobil listrik sampai hybrid

motor
Honda NX500

Mengenal Lebih Deket dengan E-Clutch di Honda NX500, Bikin Nyaman

E-Clutch pada Honda NX500 memungkinkan pengendara tidak perlu menekan tuas kopling saat memindahkan gigi