Suzuki Jimny EV Diluncurkan Tahun Depan

Memasuki era elektrifikasi Suzuki Jimny EV akan dirilis untuk pasar Eropa beserta lima produk kendaraan lainnya

Suzuki Jimny EV Diluncurkan Tahun Depan
Serafina Ophelia

TRENOTO – Suzuki Jimny EV (Electric Vehicle) telah dikonfirmasi akan meluncur untuk pasar Eropa. Ini menjadi satu dari lima model mobil listrik baru yang akan diluncurkan Suzuki mulai 2024 untuk mencapai netralitas karbon di Eropa pada 2050.

Sebelumnya model EV pertama dari Suzuki yang sudah dikonfirmasi akan meluncur ialah eVX. Mobil konsep eVX sudah terlebih dulu tampil di Auto Expo 2023 India, dengan dimensi mirip S-Cross dan jarak tempuh hingga 550 kilometer.

5 model mobil listrik tersebut dipublikasikan oleh Suzuki dalam bentuk siluet. Belum bisa dipastikan model apa yang akan ikut meluncur selain eVX dan Jimny.

Terlihat pada grafis Suzuki rencana produksi hingga pertengahan 2030 akan melibatkan 80 persen BEV (Battery Electric Vehicle) dan 20 persen HEV (Hybrid Electric Vehicle) atau mobil hibrida.

Photo : Carscoops

Di samping Jimny EV terlihat siluet mobil menyerupai Fronx, SUV (Sport Utility Vehicle) yang menggunakan basis Baleno. Model tersebut telah diperkenalkan juga pada Auto Expo.

Nantinya mobil listrik pertama Suzuki di Eropa akan mulai mengaspal mulai 2024. Sementara itu versi produksi dari eVX diprediksi siap dijual mulai 2025.

Ada sejumlah alasan mengapa Eropa menjadi salah satu negara tujuan utama Suzuki meluncurkan kendaraan elektrifikasi. Terhitung per 2035 negara tersebut akan melarang penggunaan kendaraan konvensional dengan mesin bensin. 

Baca juga: Harga Suzuki S-Presso Bekas Drop Rp30 Juta, Masih Seperti Baru

Hal ini membuat pabrikan otomotif harus mulai lebih cepat dalam mengimplementasikan rencana elektrifikasi.

Selain untuk pasar Eropa, Suzuki juga akan meluncurkan 6 mobil listrik untuk negara asalnya yakni Jepang mulai 2023. Karena perbedaan regulasi rinciannya tidak sama dengan Eropa yakni 80 persen HEV atau mobil hybrid sedangkan 20 persennya adalah kendaraan listrik murni.

Sedangkan di pasar India Suzuki sudah menjadwalkan peluncuran EV pertamanya di 2024 menggunakan model small SUV. Masih sama seperti di Jepang lini kendaraan listrik murninya tidak sebanyak yang akan diluncurkan untuk pasar Eropa.

Photo :

Transisi elektrifikasi di India sendiri masih lebih lambat jika dibandingkan Eropa dan Jepang, menjadi salah satu alasan mengapa Suzuki masih akan meluncurkan mobil konvensional dengan rasio 60 persen.

Namun tidak hanya kendaraan roda empat, pihak pabrikan juga bakal memperkenalkan hingga 8 sepeda motor listrik per 2030.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung