BYD Berniat Punya Pabrik Baterai di Subang Demi Tingkatkan TKDN
06 September 2026, 01:22 WIB
Mobil listrk Neta V baru-baru ini dites oleh ASEAN NCAP, mendapatkan hasil jeblok dengan rating Zero Star
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lembaga pengetesan keselamatan kendaraan, ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries) baru-baru ini mengungkap hasil tes tabrak mobil listrik Neta V yakni Zero Star alias bintang nol.
Ini menjadi model Neta pertama yang mendapatkan hasil jeblok di bawah protokol atau kriteria ASEAN NCAP 2021-2025 dengan capaian poin total 28,55 atau setara bintang nol.
Dikutip dalam keterangan resmi ASEAN NCAP, Senin (9/12) Neta V dipasarkan di sejumlah negara Asia Tenggara yakni Malaysia, Brunei, Indonesia serta Thailand.
Bicara soal hasil pengetesan secara rinci, dijelaskan bahwa mobil melalui pengujian tabrak depan dan samping sebagai bagian dari kategori Adult Occupant Protection. Sayangnya skor didapat nol karena tidak bisa melindungi kepala, leher, dada dan kaki penumpang mobil dengan baik.
Sementara ketika melewati uji tabrak dari sisi samping, skornya adalah 6,31 dari poin maksimum 8,00.
Sementara untuk pengujian dari kategori Child Occupant Protection capaiannya cukup baik, namun ISOFIX pada Neta V diklaim tidak kompatibel dengan banyak daftar Child Restraint System yang direkomendasikan ASEAN NCAP.
Kemudian banyak fitur absen pada model itu seperti Autonomous Emergency Braking, Forward Collision Warning, Lane Keep Assist sampai Lane Departure Warning.
Secara keseluruhan ASEAN NCAP menyimpulkan bahwa struktur bodi Neta V terbilang lemah sehingga dapat membahayakan penumpang yang berada di kabin.
Menjadi catatan khusus, seatbelt tanpa retractor pretensioner dan load limiters juga dinilai meningkatkan risiko penumpang terbentur setir kemudi ataupun airbag saat terjadi kecelakaan atau tabrakan.
“Perangkat keselamatan dasar seperti retractor pretensioner dan load limiter di seatbelt dapat berdampak signifikan buat keamanan penumpang mobil,” tulis keterangan resmi ASEAN NCAP.
Di tengah ketatnya persaingan mobil listrik, pihak ASEAN NCAP mengimbau agar manufaktur tetap memprioritaskan keselamatan ketika mengembangkan satu kendaraan.
KatadataOTO telah menghubungi pihak Neta Indonesia untuk mengkonfirmasi apakah hal ini mempengaruhi unit yang dijual di RI. Namun hingga tulisan ini dibuat kami belum menerima jawaban.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia