Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Jaecoo berusaha untuk mempercepat produksi J5 EV agar konsumen tidak perlu lama-lama mendapatkan unitnya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Jaecoo J5 EV langsung mendapat respons positif. Banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk memboyong mobil listrik tersebut.
Berpeluang membuat antrean pembelian Electric Vehicle (EV) mengular. Otomatis proses inden pun akan lebih lama.
Jaecoo pun buka suara mengenai fenomena tersebut. Jenama asal Cina ini mengaku berusaha untuk memangkas waktu inden.
“Kita persiapkan stok, karena semuanya dirakit di Indonesia. Bukan Completely Built Up (CBU),” ungkap Zheng Shuo, President Director of Chery Group Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, Jaecoo J5 EV sudah dirakit secara lokal di fasilitas produksi milik Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.
Sehingga menurut Zheng Shuo, pihaknya memerlukan waktu sedikit lebih banyak buat memproduksi mobil mereka.
“Tidak segampang langsung bisa shipment seperti CBU. Tetapi kita akan adjust cepat,” lanjut dia.
Petinggi Chery Group Indonesia itu berharap masyarakat tidak perlu waktu lama guna mendapatkan Jaecoo J5 EV.
Dengan begitu mobil listrik baru mereka bisa diandalkan buat berbagai kegiatan oleh para konsumen.
“Kalau kita lihat ada demand dari market, kita pasti akan usahakan kasih konsumen mobil secepatnya. Kita juga tidak berharap konsumen inden lama-lama,” tegas Zheng Shuo.
Ia pun meminta maaf terlebih dahulu, jika nantinya inden Jaecoo J5 EV bakal mengular panjang. Lalu membuat konsumen di Indonesia menunggu.
Memang minat masyarakat terhadap Jaecoo J5 EV terbilang cukup tinggi. Terlihat di diler mereka yang berada di Puri, Kembangan, Jakarta Barat.
Terlihat beberapa orang ingin melihat langsung unit dan melakukan test drive SUV kompak Jaecoo J5 EV.
Mereka berniat buat menjajal langsung Jaecoo J5 EV. Lalu mencoba performa hingga fitur-fitur dalam kendaraan.
Di sisi lain sambutan positif terhadap Jaecoo J5 EV juga diketahui dari salah satu konsumen di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Bahkan dia mengaku memboyong mobil listrik Jaecoo pasca membatalkan pesanan BYD Atto 1. Hal itu setelah mempertimbangkan berbagai hal.
“Pertama tentu karena ketersediaan mobil, BYD Atto 1 cukup lama inden dan tak kunjung available,” ungkap Radito kepada KatadataOTO.
Lebih jauh dia menilai Jaecoo J5 EV memiliki value for money yang baik. Lalu harga mobil listrik tersebut terbilang sangat kompetitif.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Februari 2026, 11:00 WIB
26 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara