Stelato S9T, Station Wagon Racikan Huawei-BAIC Terdaftar di RI
08 Desember 2025, 11:00 WIB
Jaecoo berusaha untuk mempercepat produksi J5 EV agar konsumen tidak perlu lama-lama mendapatkan unitnya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Jaecoo J5 EV langsung mendapat respons positif. Banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk memboyong mobil listrik tersebut.
Berpeluang membuat antrean pembelian Electric Vehicle (EV) mengular. Otomatis proses inden pun akan lebih lama.
Jaecoo pun buka suara mengenai fenomena tersebut. Jenama asal Cina ini mengaku berusaha untuk memangkas waktu inden.
“Kita persiapkan stok, karena semuanya dirakit di Indonesia. Bukan Completely Built Up (CBU),” ungkap Zheng Shuo, President Director of Chery Group Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, Jaecoo J5 EV sudah dirakit secara lokal di fasilitas produksi milik Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.
Sehingga menurut Zheng Shuo, pihaknya memerlukan waktu sedikit lebih banyak buat memproduksi mobil mereka.
“Tidak segampang langsung bisa shipment seperti CBU. Tetapi kita akan adjust cepat,” lanjut dia.
Petinggi Chery Group Indonesia itu berharap masyarakat tidak perlu waktu lama guna mendapatkan Jaecoo J5 EV.
Dengan begitu mobil listrik baru mereka bisa diandalkan buat berbagai kegiatan oleh para konsumen.
“Kalau kita lihat ada demand dari market, kita pasti akan usahakan kasih konsumen mobil secepatnya. Kita juga tidak berharap konsumen inden lama-lama,” tegas Zheng Shuo.
Ia pun meminta maaf terlebih dahulu, jika nantinya inden Jaecoo J5 EV bakal mengular panjang. Lalu membuat konsumen di Indonesia menunggu.
Memang minat masyarakat terhadap Jaecoo J5 EV terbilang cukup tinggi. Terlihat di diler mereka yang berada di Puri, Kembangan, Jakarta Barat.
Terlihat beberapa orang ingin melihat langsung unit dan melakukan test drive SUV kompak Jaecoo J5 EV.
Mereka berniat buat menjajal langsung Jaecoo J5 EV. Lalu mencoba performa hingga fitur-fitur dalam kendaraan.
Di sisi lain sambutan positif terhadap Jaecoo J5 EV juga diketahui dari salah satu konsumen di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Bahkan dia mengaku memboyong mobil listrik Jaecoo pasca membatalkan pesanan BYD Atto 1. Hal itu setelah mempertimbangkan berbagai hal.
“Pertama tentu karena ketersediaan mobil, BYD Atto 1 cukup lama inden dan tak kunjung available,” ungkap Radito kepada KatadataOTO.
Lebih jauh dia menilai Jaecoo J5 EV memiliki value for money yang baik. Lalu harga mobil listrik tersebut terbilang sangat kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Desember 2025, 11:00 WIB
07 Desember 2025, 19:00 WIB
07 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 21:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Biaya servis mobil yang terkena air banjir tidaklah sedikit, angkanya bisa menyentuh Rp 30 juta-Rp 50 juta
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Chery menilai stimulus dari pemerintah pada 2026 bisa membantu industri otomotif kembali bangkit lagi
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Marc Marquez dinilai jadi salah satu atlet yang melakukan comeback luar biasa setelah diterpa cedera parah
09 Desember 2025, 08:00 WIB
Operasi Zebra 2025 sudah berakhir dengan beragam catatan menarik termasuk korban meninggal yang jumlahnya lebih sedikit
09 Desember 2025, 07:00 WIB
Syarat pembuatan dan perpanjang SIM belum mengalami perubahan namun masyarakat harus paham agar tidak buang waktu
09 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengatasi kemacetan lalu lintas yang terjadi di Ibu Kota
09 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat menjadi alternatif kantor Satpas yang tersebar di area Ibu Kota, simak biayanya
09 Desember 2025, 06:00 WIB
Saat ini kepolisian coba memudahkan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung