10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
Peluangnya besar, Seva berminat menggandeng merek mobil listrik selain BYD dan Wuling di masa mendatang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Memasuki 2025, pasar otomotif tanah air banyak kedatangan manufaktur baru asal China yang memasarkan mobil listrik. Dari segi harga juga cukup bersaing, sehingga diklaim mulai diminati masyarakat.
Platform jual beli dan kredit mobil Seva melihat adanya peluang besar pembiayaan di sektor mobil listrik. Pilihannya semakin beragam dengan rentang harga bervariasi.
“Secara performance kita belum bisa bilang cukup baik, kita baru mulai. Tetapi market penjualan mobil listrik persentasenya memang semakin meningkat,” kata David Thamrin, Product and Growth Division Head Seva saat ditemui di Jakarta, Kamis (06/03).
Sejauh ini, dia mengungkapkan bahwa Seva baru memulai kerja sama dengan BYD dan Wuling untuk pembiayaan mobil listrik di Indonesia.
BYD sendiri merupakan salah satu pendatang baru asal Tiongkok yang menawarkan lima model EV (Electric Vehicle) yaitu Dolphin, Atto 3, Seal, M6 dan Sealion 7.
Mereka juga turut memboyong MPV (Multi Purpose Vehicle) Denza D9, namun tetap dengan harga bersaing dibandingkan rivalnya yakni Rp 950 jutaan on the road Jakarta.
Di masa mendatang Seva tidak menutup kemungkinan buat menggandeng berbagai merek mobil listrik lain. Menurut dia masih ada potensi besar, mengingat banyak konsumen melakukan pembelian kendaraan secara kredit atau mengangsur.
“Ke depannya Seva punya rencana untuk semakin memperlengkap line up produk-produknya. Ada beberapa brand yang memang belum kerja sama, kita sedang penjajakan,” tegas David.
Sebagai informasi, Seva mengalami pertumbuhan penjualan mobil sepanjang 2024 dibandingkan 2023. Meskipun ada berbagai tantangan, angkanya tembus 17.400 BSTK (Berita Serah Terima Kendaraan).
Sejauh ini, LCGC (low cost green car) menjadi pilihan para konsumen Seva. Umumnya pelanggan merupakan first car buyer atau baru pertama kali membeli kendaraan.
Tahun ini tantangan masih akan ada, seperti kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen dan opsen di sejumlah daerah luar Jakarta.
Pihak Seva mengandalkan momentum lebaran yang kerap dijadikan waktu pembelian mobil, guna membantu mendongkrak angka penjualan mobil di 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan