Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Sedan listrik Mazda 6e debut di China sebagai EZ-6 sebagai penerus Mazda 6, punya peluang masuk Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sedan listrik Mazda EZ-6 atau yang dikenal dengan nama 6e di pasar global memiliki peluang hadir di dalam negeri. Perlu diketahui, saat ini PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) baru punya satu model yakni MX-30.
Berbeda dari EV (Electric Vehicle) MX-30, Mazda 6e menawarkan spesifikasi yang lebih mumpuni dengan jangkauan jarak tempuh tembus 600 km dalam satu kali pengisian daya.
Ketika ditanya perihal sedan Mazda 6e, pihak PT EMI tidak membantah soal peluang model itu meluncur di Indonesia.
“Kita sedang melihat sih kira-kira responsnya (konsumen) seperti apa,” kata Pramita Sari, Marketing and Communications General Manager PT EMI saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (22/1).
Untuk diketahui, Mazda 6e bisa disebut sebagai penerus Mazda 6 tetapi menggunakan mesin konvensional. Model tersebut mengisi segmen sedan yang pasarnya terbilang kecil.
Namun jika dilihat beberapa manufaktur justru percaya diri memboyong sedan bertenaga listrik. Seperti BYD Seal lalu di kelas premium ada BMW i7.
Sehingga, Mazda 6e bisa jadi opsi menarik buat konsumen pengguna sedan yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
PT EMI juga mulai melengkapi lini elektrifikasi dengan menghadirkan CX-80 PHEV baru-baru ini. Di masa mendatang, mereka menyiapkan lini kendaraan ramah lingkungan lain untuk konsumen.
Dalam kesempatan berbeda, pihak Mazda Indonesia menegaskan bahwa masuk atau tidaknya 6e ke Indonesia bergantung pada keputusan prinsipal.
“Semua tergantung pada arahan dari master corporation sebagai prinsipal kami. Mereka sudah memikirkan seluruh rencana peluncuran,” ucap Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI beberapa waktu lalu.
Ia juga masih belum mau mengungkapkan lebih rinci terkait rencana elektrifikasi Mazda di masa mendatang. Untuk sementara ini nampaknya masih akan mengandalkan MX-30, CX-60 (mild hybrid) dan CX-80 PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
“Selama dua, lima hingga 10 tahun ke depan, kami tidak tahu pasti (kapan EV baru Mazda meluncur),” tegas Ricky.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 21:00 WIB
29 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari
30 Januari 2026, 16:00 WIB
Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis
30 Januari 2026, 15:00 WIB
Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda
30 Januari 2026, 14:06 WIB
Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang
30 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu
30 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki eVitara dikabarkan bakal meluncur di Indonesia International Motor Show 2026 dengan status impor CBU
30 Januari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo Indonesia resmikan komunitas J5 Evo yang akan jadi wadah para pemilik kendaraan listrik terbaru mereka