Range Rover Ratu Elizabeth II Dilelang, Sempat Terjual Rp600 Juta

Sempat terjual seharga Rp600 jutaan, Range Rover Ratu Elizabeth II dilelang dan harganya diprediksi melonjak

Range Rover Ratu Elizabeth II Dilelang, Sempat Terjual Rp600 Juta

TRENOTO – Ratu Elizabeth II dikenal memiliki hobi otomotif dan punya sejumlah koleksi kendaraan semasa hidupnya. Ketertarikan di dunia otomotif muncul sejak ia bertugas sebagai mekanik dan sopir truk selama Perang Dunia II.

Belum lama Range Rover Ratu Elizabeth II dilelang setelah sempat dijual seharga $AU62.810 atau setara Rp633.8 jutaan. Angka ini diprediksi bakal melonjak saat dilelang nanti pada 11 November 2023.

Dilansir dari Drive, Senin (30/10) unit Range Rover itu telah terdaftar di Iconic Auctioneers. Pada laman lelangnya diperlihatkan sejumlah video mobil terkait saat dikendarakan oleh keluarga kerajaan.

Mengacu pada laman itu disebutkan harga awal lelang adalah 50.000 euro sampai 60.000 euro. Dalam kurs rupiah ada di kisaran Rp839.2 jutaan sampai Rp1 miliar.

Range Rover Ratu Elizabeth Dilelang, Sempat Terjual Rp600 Jutaan
Photo : Drive

Kondisi secara keseluruhan diklaim masih baik dengan hitungan odometer 176.504 km dilengkapi beberapa fitur yang jadi permintaan khusus Ratu Elizabeth II.

Misal Dual Rear Window Controls, penumpang baris kedua bisa mengatur jendela di kedua sisi baik kanan maupun kiri. Kemudian desain gril dimodifikasi ditambah rear grab handle, membantu penumpang ketika naik atau turun dari mobil.

Diketahui Range Rover berkelir Epsom Green ini merupakan lansiran 2004, generasi ketiga berkode L322 menggunakan mesin V8 berkapasitas 4.4 liter dari BMW.

Koleksi Mobil Ratu Elizabeth II

Memiliki banyak mobil mewah, beberapa sudah pernah dilelang dengan harga fantastis seperti Rolls-Royce Phantom V dan Bentley Mulsanne.

Mobil pertama, Rolls-Royce Phantom V merupakan salah satu yang paling sering digunakan sebelum dilelang pada 2015 seharga 60.0000 poundsterling atau sekitar Rp1 miliaran.

Unit itu pakai mesin V8 berkapasitas 6.200 cc dan dipasangkan transmisi otomatis 6 percepatan.

Jadi sangat langka karena diproduksi terbatas 516 unit di 1959 sampai 1968. Canggih pada masanya karena dilengkapi telepon serta pendingin udara.

mobil Ratu Elizabeth II
Photo : Detik

Lalu ada Bentley Mulsanne berkelir hijau tua, dibekali mesin berperforma tinggi berkapasitas 6.750 cc. Waktunya bersama Ratu terbilang singkat hanya 2 tahun dengan total perjalanan 8.000 km.

Karena itu harga lelangnya di 2016 sangat tinggi, menyentuh 200.000 poundsterling. Jika dikonversi ke kurs rupiah menyentuh Rp3.4 miliar.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang