Ponsel Android Bisa Deteksi Kecelakaan Mobil

Google Pixel tengah mengembangkan fitur pintar untuk ponsel Android bisa deteksi kecelakaan mobil dalam waktu dekat

Ponsel Android Bisa Deteksi Kecelakaan Mobil
Denny Basudewa

TRENOTO – One Google Pixel dikabarkan tengah mengembangkan fitur terbarunya. Nantinya para pengguna ponsel berbasis Android bisa deteksi kecelakaan mobil.

Menggunakan sensor yang ditanamkan dalam gawai, ponsel berbasis Android bisa mengetahui penggunanya mengalami kecelakaan saat berkendara. Bahkan jika diperlukan teknologi tersebut bisa melakukan penggilan darurat.

Kecelakaan ketika tengah mengendarai mobil masih banyak terjadi di berbagai belahan bumi. Penyebabnya bermacam-macam dan tidak sedikit yang merupakan kelalaian pengendara.

Pada kasus kecelakaan fatal, pengemudi hingga penumpang bisa saja mengalami kehilangan kesadaran. Hal ini membuat seseorang kehilangan nyawa karena terlambat mendapatkan pertolongan.

Photo : autoevolution

Hal inilah yang kemudian menjadi inspirasi untuk diciptakannya teknologi ‘penyelamat’. Dilansir dari Autoevolution cara kerjanya mirip sistem pendeteksi pada smartwatch.

Jam tangan pintar dilengkapi sensor dapat mengetahui apabila penggunanya terjatuh. Ketika terjatuh, jam tersebut akan bereaksi dengan mengajukan pertanyaan sederhana.

Jika penggunanya masih bisa menjawab, lalu sistem tersebut menawarkan bantuan untuk memanggil petugas medis. Namun apabila tidak ada jawaban dari pemilik, sistem akan langsung meminta bantuan medis dari rumah sakit terdekat.

Cara kerja jam tangan pintar tersebut di atas, juga digunakan untuk ponsel. Pengguna gawai berbasis Android akan dilindungi dengan sistem pendeteksi kecelakaan mobil.

Baca juga : Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai, Catat Rutenya

Sistem tersebut akan memanggil ambulans apabila pengguna kendaraan tidak merespon. Bahkan ponsel bisa membagikan situasi lebih detil seperti lokasi kecelakaan.

Disebutkan lebih lanjut bahwa fitur Google Pixel sudah dikembangkan sejak Maret 2020. Car Crash Detection disebutkan sebagai teknologi yang bisa menyelamatkan nyawa.

Kemudian fitur tersebut akan bisa dinikmati oleh seluruh pengguna ponsel Android di seluruh dunia. Adapun pengembangan pada fiturnya kali ini terdapat fungsi siaran langsung.

Photo : autoevolution

“Fitur pendeteksi kecelakaan akan ada pada pembaruan sistem yang akan datang. Namun teknologi tersebut akan diuji coba lebih lanjut oleh manufaktur sebelum dilempar ke pasaran,” tulis Autoevolution.

Hingga saat ini belum ada kepastian kapan fitur tersebut mulai bisa diterapkan di gawai berbasis Android. Menurut kabar hadirnya fitur penyelamat nyawa ini akan bisa dinikmati konsumen pada Android 13.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan