Mobil Hybrid Toyota Disebut Alami Kenaikan Minat
19 Mei 2026, 13:29 WIB
Toyota Avanza dan Veloz selama bertahun-tahun menjadi penguasa pasar dan sulit digoyahkan pesaingnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota Avanza lahir pada 2003 telah melalui berbagai kondisi ekonomi Indonesia, salah satunya krisis moneter. Selama belasan tahun berkiprah di pasar otomotif Tanah Air, Avanza tetap kokoh sebagai pemimpin di segmennya.
Toyota Veloz sendiri hadir pada 2011 dan diposisikan lebih tinggi daripada Avanza. Toyota Avanza dan Veloz hingga saat ini mampu menjadi kendaraan keluarga yang dicintai dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Toyota Avanza dan Veloz terus menjadi pemimpin pasar yang sangat sulit untuk digoyahkan para pesaingnya. Beberapa merek mobil mencoba peruntungan namun nasibnya justru tragis.
Sebut saja GM (General Motors) memperkenalkan Chevrolet Spin pada 2013. Pada awalnya Spin menjadi buah bibir karena sebagai penantang Avanza dan Veloz, penjualannya cukup moncer.
Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena pada 30 Juni 2015, produksi Chevrolet Spin dihentikan. Hanya 3.000 unit kendaraan berjenis MPV (Multi Purpose Vehicle) tersebut diproduksi di pabrik GM di Pondok Ungu, Bekasi.
Gurihnya pasar Low MPV di Tanah Air sangat menggiurkan produsen kendaraan lainnya. Tidak hanya pabrikan asal Amerika Serikat, manufaktur asal Jepang juga terpancing ikut bersaing.
Honda Mobilio pertama kali masuk Indonesia pada 2013 dan lagi-lagi menantang Avanza dan Veloz. Namun seiring dengan perjalanan waktu, pasar Mobilio menciut bahkan saat ini PT Honda Prospect Motor (HPM) hanya memasarkan varian termurahnya saja.
Belakangan pabrikan mobil asal Korea Selatan yakni Hyundai tengah bersiap untuk masuk ke segmen LMPV. Melalui kendaraan bernama Stargazer, Hyundai tentunya tidak hanya hadir sebagai penggembira di Tanah Air.
Bicara potensi, pasar Indonesia yang unik akan menyulitkan Hyundai Stargazer. Selain menghadapi nama besar Avanza dan Veloz dengan julukan mobil sejuta umat.
Karakter konsumen Indonesia tidak mudah berpaling dari merek-merek Jepang. Terlebih brand Toyota sudah melekat kuat di masyarakat.
Toyota Avanza dan Veloz pada 2020 telah menguasai pasar LMPV sebesar 37 persen. Toyota Avanza 25 persen dan Veloz 12 persen dan menjadi penguasa yang sulit untuk dikalahkan.
Lalu pada akhir 2021 Toyota memperkenalkan Avanza dan Veloz Full Model Change (FMC). Kemudian pada 2022 menjadi salah satu titik tertinggi pencapaian Toyota di segmen LMPV.
Saat ini penjualan keduanya berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 41.2 persen. Menariknya market share Veloz sekarang melonjak hingga hampir 17 persen, sedangkan Avanza tetap konsisten di 24 persen.
Bahkan ketika dihajar pandemi sekalipun, penjualan Avanza dan Veloz justru meningkat. Catatan tersebut setidaknya akan membuat pihak Hyundai memuluskan strategi jitu untuk bersaing.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Mei 2026, 13:29 WIB
11 April 2026, 07:00 WIB
24 Maret 2026, 07:45 WIB
27 Januari 2026, 09:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
19 Juli 2026, 21:19 WIB
Motul luncurkan produk yang menjadi solusi dalam penerapan program bahan bakar diesel B50 yang baru diresmikan
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain