Toyota Tawarkan Promo Menarik Veloz Hybrid Selama GIIAS 2026
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Toyota Avanza dan Veloz selama bertahun-tahun menjadi penguasa pasar dan sulit digoyahkan pesaingnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota Avanza lahir pada 2003 telah melalui berbagai kondisi ekonomi Indonesia, salah satunya krisis moneter. Selama belasan tahun berkiprah di pasar otomotif Tanah Air, Avanza tetap kokoh sebagai pemimpin di segmennya.
Toyota Veloz sendiri hadir pada 2011 dan diposisikan lebih tinggi daripada Avanza. Toyota Avanza dan Veloz hingga saat ini mampu menjadi kendaraan keluarga yang dicintai dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Toyota Avanza dan Veloz terus menjadi pemimpin pasar yang sangat sulit untuk digoyahkan para pesaingnya. Beberapa merek mobil mencoba peruntungan namun nasibnya justru tragis.
Sebut saja GM (General Motors) memperkenalkan Chevrolet Spin pada 2013. Pada awalnya Spin menjadi buah bibir karena sebagai penantang Avanza dan Veloz, penjualannya cukup moncer.
Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena pada 30 Juni 2015, produksi Chevrolet Spin dihentikan. Hanya 3.000 unit kendaraan berjenis MPV (Multi Purpose Vehicle) tersebut diproduksi di pabrik GM di Pondok Ungu, Bekasi.
Gurihnya pasar Low MPV di Tanah Air sangat menggiurkan produsen kendaraan lainnya. Tidak hanya pabrikan asal Amerika Serikat, manufaktur asal Jepang juga terpancing ikut bersaing.
Honda Mobilio pertama kali masuk Indonesia pada 2013 dan lagi-lagi menantang Avanza dan Veloz. Namun seiring dengan perjalanan waktu, pasar Mobilio menciut bahkan saat ini PT Honda Prospect Motor (HPM) hanya memasarkan varian termurahnya saja.
Belakangan pabrikan mobil asal Korea Selatan yakni Hyundai tengah bersiap untuk masuk ke segmen LMPV. Melalui kendaraan bernama Stargazer, Hyundai tentunya tidak hanya hadir sebagai penggembira di Tanah Air.
Bicara potensi, pasar Indonesia yang unik akan menyulitkan Hyundai Stargazer. Selain menghadapi nama besar Avanza dan Veloz dengan julukan mobil sejuta umat.
Karakter konsumen Indonesia tidak mudah berpaling dari merek-merek Jepang. Terlebih brand Toyota sudah melekat kuat di masyarakat.
Toyota Avanza dan Veloz pada 2020 telah menguasai pasar LMPV sebesar 37 persen. Toyota Avanza 25 persen dan Veloz 12 persen dan menjadi penguasa yang sulit untuk dikalahkan.
Lalu pada akhir 2021 Toyota memperkenalkan Avanza dan Veloz Full Model Change (FMC). Kemudian pada 2022 menjadi salah satu titik tertinggi pencapaian Toyota di segmen LMPV.
Saat ini penjualan keduanya berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 41.2 persen. Menariknya market share Veloz sekarang melonjak hingga hampir 17 persen, sedangkan Avanza tetap konsisten di 24 persen.
Bahkan ketika dihajar pandemi sekalipun, penjualan Avanza dan Veloz justru meningkat. Catatan tersebut setidaknya akan membuat pihak Hyundai memuluskan strategi jitu untuk bersaing.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
31 Juli 2026, 13:29 WIB
20 Juli 2026, 20:33 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
11 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris