Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan Toyota Indonesia pada Januari - November 2021 disebutkan mengalami kenaikan sebesar 84 persen berkat adanya PPnBM DTP
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Toyota Astra Motor (TAM) membukukan angka penjualan sangat positif periode Januari – November 2021. Disebutkan bahwa penjualan Toyota mengalami kenaikan sebesar 84 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Sebanyak 263 ribu unit kendaraan terkirim dari pabrik ke dealer atau whole sales. Anton Jimmy Suwandy selaku Direktur Pemasaran TAM menyebutkan Toyota Indonesia meraup pangsa pasar hingga 33 persen selama 11 bulan pada 2021.
Melesatnya penjualan mobil baru Toyota Indonesia dikatakan tidak lepas dari program Pemerintah. Adanya kemudahan yang diberikan terbukti mampu mendongkrak pergerakkan industri otomotif ke arah positif.
“Kami apresiasi support Pemerintah dan PPnBM terbukti bekerja untuk industri otomotif nasional. Penjualannya menjadi melesat naik dibandingkan periode sebelumnya,” ucap Anton kepada awak media secara virtual (21/12/2021).
Ia tidak menjelaskan secara spesifik jumlah penjualan setiap modelnya. Namun dikatakan kenaikan penjualan dialami pada model-model seperti Toyota Avanza, Rush, Innova, produk-produk LCGC dan Raize.
“Model seperti Rush, Avanza kenaikkannya cukup tinggi mencapai 70 – 80 persen jika digabung. Sementara Vios kenaikkannya mencapai 350 persen meskipun angkanya tidak tinggi,” jelasnya kemudian.
Mengutip data wholesales pasar otomotif nasional, Anton menyebutkan angkanya sudah mencapai 790 ribu unit. Sehingga target yang dicanangkan sebesar 800 ribu unit akan bisa tercapai pada akhir tahun.
“Tahun ini bisa melebihi target, mudah-mudahan tahun depan bisa di atas itu dengan semakin stabilnya kondisi ekonomi. Kami ingin menjadi nomor satu dengan market share 33 persen,” katanya.
Relaksasi PPnBM yang digulirkan sejak Maret 2021 tidak hanya membuat harga mobil menjadi lebih terjangkau. Namun memberikan peluang pada perusahaan lokal untuk mendapatkan kesempatan lebih.
“kebijakan ini memberikan dampak positif pada penjualan mobil di pasar domestik. Tidak hanya itu, efeknya pada produksi lokal dan kinerja supply chain karena lebih dari 90 persen produk-produk Toyota adalah karya anak bangsa,” tutur Anton.
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa dengan meningkatnya demand, akan seiring dengan roda perekonomian berputar positif. Lalu efek dominonya kemudian akan semakin baik untuk kondisi di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika