Penjualan Mobil April 2026 Alami Kenaikan 13,7 Persen
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Penjualan Toyota Indonesia pada Januari - November 2021 disebutkan mengalami kenaikan sebesar 84 persen berkat adanya PPnBM DTP
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Toyota Astra Motor (TAM) membukukan angka penjualan sangat positif periode Januari – November 2021. Disebutkan bahwa penjualan Toyota mengalami kenaikan sebesar 84 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Sebanyak 263 ribu unit kendaraan terkirim dari pabrik ke dealer atau whole sales. Anton Jimmy Suwandy selaku Direktur Pemasaran TAM menyebutkan Toyota Indonesia meraup pangsa pasar hingga 33 persen selama 11 bulan pada 2021.
Melesatnya penjualan mobil baru Toyota Indonesia dikatakan tidak lepas dari program Pemerintah. Adanya kemudahan yang diberikan terbukti mampu mendongkrak pergerakkan industri otomotif ke arah positif.
“Kami apresiasi support Pemerintah dan PPnBM terbukti bekerja untuk industri otomotif nasional. Penjualannya menjadi melesat naik dibandingkan periode sebelumnya,” ucap Anton kepada awak media secara virtual (21/12/2021).
Ia tidak menjelaskan secara spesifik jumlah penjualan setiap modelnya. Namun dikatakan kenaikan penjualan dialami pada model-model seperti Toyota Avanza, Rush, Innova, produk-produk LCGC dan Raize.
“Model seperti Rush, Avanza kenaikkannya cukup tinggi mencapai 70 – 80 persen jika digabung. Sementara Vios kenaikkannya mencapai 350 persen meskipun angkanya tidak tinggi,” jelasnya kemudian.
Mengutip data wholesales pasar otomotif nasional, Anton menyebutkan angkanya sudah mencapai 790 ribu unit. Sehingga target yang dicanangkan sebesar 800 ribu unit akan bisa tercapai pada akhir tahun.
“Tahun ini bisa melebihi target, mudah-mudahan tahun depan bisa di atas itu dengan semakin stabilnya kondisi ekonomi. Kami ingin menjadi nomor satu dengan market share 33 persen,” katanya.
Relaksasi PPnBM yang digulirkan sejak Maret 2021 tidak hanya membuat harga mobil menjadi lebih terjangkau. Namun memberikan peluang pada perusahaan lokal untuk mendapatkan kesempatan lebih.
“kebijakan ini memberikan dampak positif pada penjualan mobil di pasar domestik. Tidak hanya itu, efeknya pada produksi lokal dan kinerja supply chain karena lebih dari 90 persen produk-produk Toyota adalah karya anak bangsa,” tutur Anton.
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa dengan meningkatnya demand, akan seiring dengan roda perekonomian berputar positif. Lalu efek dominonya kemudian akan semakin baik untuk kondisi di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
16 April 2026, 23:19 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini