Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal
29 Desember 2025, 15:00 WIB
Pemerintah angka penjualan mobil listrik di Indonesia pada tahun ini bisa menyentuh angka 50 ribu unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah terus menggenjot adopsi mobil listrik. Bahkan mereka menargetkan puluhan ribu kendaraan setrum bisa terjual pada 2024.
Seperti dilontarkan Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim serta Investasi.
“Karena saat ini kan terjadi perubahaan banyak barang-barang baru, kalau dari kami mungkin minimum target untuk kendaraan roda empat sekitar 50 ribu unit,” ujar Rachmat di PEVS 2024, Selasa (30/4).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau pemerintah mendorong penjualan mobil listrik bisa meningkat sampai tiga kali lipat dibandingkan 2023.
Sebab pada tahun lalu, kendaraan setrum hanya terlego 17.051 unit saja. Sehingga di 2024 mereka memasang target lebih tinggi.
Ditambah program subsidi mobil listrik Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berlaku. Setidaknya sampai orang nomor satu di Indonesia tersebut turun dari jabatan.
Setelahnya, hasil program insentif kendaraan listrik akan dievaluasi guna ditentukan kelanjutannya, termasuk dikomunikasikan dengan presiden baru.
"Jadi kita lihat dulu, memang kalau waktu itu kan kami mendorong industrinya supaya Mature atau lebih banyak masuk,” tambah Rachmat.
Di sisi lain Moeldoko, Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) optimistis 50 ribu mobil listrik bisa terjual tahun ini.
Menurutnya guna mencapai target tersebut terdapat beberapa faktor yang mendukung. Seperti sudah banyak produsen menawarkan produk baru.
"Kenapa berani membuat target seperti itu? Karena dulu pilihannya hanya satu dua merk saja, sekarang ini ada sepuluh,” kata Moeldoko.
Kemudian dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden nomor 79 tahun 2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan regulasi lain menjadi aksi nyata pemerintah guna mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik Tanah Air.
“Ini sebenarnya bentuk nyata diberikan pemerintah agar EV (Electric Vehicle) bertumbuh dengan cepat," pungkas Moeldoko.
Sebelumnya Moeldoko menilai bahwa penerimaan mobil listrik oleh masyarakat sudah sangat baik. Salah satu bukti adalah meningkat permintaan kendaraan setrum ketika ada pabrikan baru.
Sebagai informasi, menurut data Gaikindo, wholesales mobil listrik di Indonesia pada kuartal I 2024 mencapai 5.882 unit. Jumlah ini meningkat 228,05 persen dibandingkan periode serupa di 2024 yang hanya meraih 1.793 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025
29 Desember 2025, 10:00 WIB
Harga kompetitif dan desain eksterior boxy bakal jadi faktor penting buat konsumen mobil listrik di 2026
29 Desember 2025, 09:00 WIB
Terdapat banyak pilihan produk pada segmen motor bebek, seperti contoh TVS LX100 dengan banderol kompetitif
29 Desember 2025, 08:00 WIB
Penyekatan kendaraan pada Car Free Night Puncak akan dilakukan sejak sore dan diawasi oleh puluhan petugas