Jaecoo Percepat Pengiriman J5 EV, Terjual 16 Ribu Unit
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Pemerintah angka penjualan mobil listrik di Indonesia pada tahun ini bisa menyentuh angka 50 ribu unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah terus menggenjot adopsi mobil listrik. Bahkan mereka menargetkan puluhan ribu kendaraan setrum bisa terjual pada 2024.
Seperti dilontarkan Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim serta Investasi.
“Karena saat ini kan terjadi perubahaan banyak barang-barang baru, kalau dari kami mungkin minimum target untuk kendaraan roda empat sekitar 50 ribu unit,” ujar Rachmat di PEVS 2024, Selasa (30/4).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau pemerintah mendorong penjualan mobil listrik bisa meningkat sampai tiga kali lipat dibandingkan 2023.
Sebab pada tahun lalu, kendaraan setrum hanya terlego 17.051 unit saja. Sehingga di 2024 mereka memasang target lebih tinggi.
Ditambah program subsidi mobil listrik Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berlaku. Setidaknya sampai orang nomor satu di Indonesia tersebut turun dari jabatan.
Setelahnya, hasil program insentif kendaraan listrik akan dievaluasi guna ditentukan kelanjutannya, termasuk dikomunikasikan dengan presiden baru.
"Jadi kita lihat dulu, memang kalau waktu itu kan kami mendorong industrinya supaya Mature atau lebih banyak masuk,” tambah Rachmat.
Di sisi lain Moeldoko, Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) optimistis 50 ribu mobil listrik bisa terjual tahun ini.
Menurutnya guna mencapai target tersebut terdapat beberapa faktor yang mendukung. Seperti sudah banyak produsen menawarkan produk baru.
"Kenapa berani membuat target seperti itu? Karena dulu pilihannya hanya satu dua merk saja, sekarang ini ada sepuluh,” kata Moeldoko.
Kemudian dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden nomor 79 tahun 2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan regulasi lain menjadi aksi nyata pemerintah guna mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik Tanah Air.
“Ini sebenarnya bentuk nyata diberikan pemerintah agar EV (Electric Vehicle) bertumbuh dengan cepat," pungkas Moeldoko.
Sebelumnya Moeldoko menilai bahwa penerimaan mobil listrik oleh masyarakat sudah sangat baik. Salah satu bukti adalah meningkat permintaan kendaraan setrum ketika ada pabrikan baru.
Sebagai informasi, menurut data Gaikindo, wholesales mobil listrik di Indonesia pada kuartal I 2024 mencapai 5.882 unit. Jumlah ini meningkat 228,05 persen dibandingkan periode serupa di 2024 yang hanya meraih 1.793 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
20 Mei 2026, 21:34 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah