Versi Baru Wuling Darion PHEV Terungkap, Incar Pasar Denza D9
19 September 2026, 09:00 WIB
Pemerintah tengah menggodok rencana menambah dua pabrikan penerima subsidi mobil listrik di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah terus menggenjot pengguna kendaraan ramah lingkungan. Terbaru produsen penerima subsidi mobil listrik akan ditambah.
Sehingga tidak hanya Wuling serta Hyundai yang kecipratan insentif tersebut. Dengan begitu diharapkan dapat mendongkrak industri otomotif guna bersaing sama negara-negara tetangga.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan pemerintah sedang melaksanakan rapat rutin guna merealisasikan hal itu.
Kendati demikian dia belum mau memberi bocoran dua nama pabrikan calon penerima subsidi mobil listrik. Namun pembantu presiden tersebut memastikan bakal menggaet merek besar.
“Saya belum mau menyebutkan namanya. Kami tengah bicarakan hari ini, besok dan lusa. Nanti kita lihat semua tidak seperti jual kacang goreng," ujar Luhut seperti dikutip dari Katadata, Rabu (15/3).
Lebih lanjut langkah sedang dipersiapkan penting dilakukan pemerintah. Pasalnya dapat menstimulus penggunaan kendaraan setrum di Tanah Air.
"Ini perlu, tapi tidak mau mereka yang ngatur. Kita tak boleh kalah kompetisi sama negara-negara di sekitar," tegas mantan Kepala Staf Kepresidenan.
Sebelumnya pemerintah akan memberi subsidi mobil listrik mulai 20 Maret 2023. Namun hanya ada dua pabrikan mendapatkannya, yakni Wuling juga Hyundai.
Bahkan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian memberi bocoran besarannya. Untuk Hyundai Ioniq 5 bakal menerima Rp70 juta hingga Rp80 juta.
Sedangkan insentif bagi Wuling Air Ev yaitu sekitar Rp25 juta sampai Rp35 juta. kendati demikian semuanya belum diputuskan secara resmi sebab masih menunggu hitung-hitungan.
Selain itu Agus menerangkan hanya dua merek di atas yang baru memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebanyak 40 persen.
Agus mengatakan program tersebut akan berlaku untuk satu NIK (Nomor Induk Kependudukan) atau KTP. Pemerintah sudah menyiapkan skema penyaluran insentif kendaraan listrik melibatkan beberapa lembaga termasuk perbankan, produsen dan regulator.
“Bantuan ini berlaku satu kali belanja, tidak bisa dibeli kemudian dijual lagi,” katanya.
Adapun kuota subsidi mobil listrik disiapkan pemerintah adalah 35.900 unit. Agus menuturkan bahwa pedoman umum terkait insentif kendaraan elektrik akan diberikan pada minggu depan.
“Bantuan untuk roda empat sudah ada tabelnya di sini. Nanti bakal segera kita umumkan,” Agus menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 September 2026, 09:00 WIB
18 September 2026, 09:36 WIB
09 September 2026, 20:14 WIB
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya