Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Pemerintah mempertimbangkan untuk memberikan insentif mobil hybrid yang terjual lebih banyak tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah tengah mengkaji pemberikan insentif mobil hybrid di masa depan. Pasalnya saat ini penjualan kendaraan elektrifikasi di Indonesia memang didominasi oleh teknologi tersebut.
Hal ini disampaikan Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di ajang Indonesia International Motor Show 2024. Namun ia tidak menyebut kapan kemudahan itu bisa diberikan.
“Pembicaraan antara industri dan presiden memang meminta adanya insentif untuk kendaraan hybrid. Kalau kita lihat penjualannya memang sekarang lebih tinggi dari Battery Electric Vehicle sehingga bisa menjadi solusi menengah,” ungkap Airlangga setelah pembukaan IIMS 2024 (15/02).
Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan elektrifikasi pada 2023 mencapai 71.510 unit. Jumlah itu meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang cuma menorehkan angka sebesar 20.694 unit.
Teknologi hybrid memang digadang-gadang bisa menjadi segmen peralihan dari konvensional ke listrik. Pasalnya mobil tersebut tidak memerlukan pembangunan infrastruktur baru seperti SPKLU.
“(Kendaraan) hybrid akan menjadi solusi menengah sehingga akan dikaji lebih lanjut,” jelas Airlangga kemudian.
Masyarakat juga tidak perlu mengubah kebiasaan secara signifikan seperti pada BEV. Pasalnya mereka masih harus mengisi bensin agar dapat beroperasi penuh.
Meski demikian, konsumsi bbm terbilang lebih kecil hingga 40 persen dibandingkan mobil berteknologi konvensional. Sehingga cukup menarik minat pelanggan.
Walau banyak keunggulan tetapi harga mobil hybrid terbilang masih lebih tinggi dibandingkan konvensional. Hal ini membuat pabrikan otomotif kurang agresif untuk masuk ke dalam segmen tersebut.
Saat ini Toyota masih menjadi salah satu pabrikan yang cukup agresif dalam mengenalkan kendaraan hybrid. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil menjual 37.763 unit dengan Kijang Innova Zenix HEV sebagai model terlarisnya.
MPV tersebut tercatat berhasil terjual sebanyak 27.750 unit sepanjang 2023. Kemudian mereka juga melepas 5.476 unit Yaris Cross HEV.
Kedua model itu tidak cuma sukses di Tanah Air, Toyota juga memanfaatkannya sebagai ujung tombak untuk segmen ekspor. Beberapa kawasan seperti Asia, Afrika, Amerika Latin dan Timur Tengah telah menjadi negara tujuan mobil hybrid buatan Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan