9 Merek Mobil Cina Lolos Uji Keamanan Data, Ada BYD dan Chery
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Pabrik Chery di Wuhu, China dikatakan sanggup produksi 300 ribu mobil per tahun dan 200 ribu komponen
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Peserta Chery International User Summit 2023 diajak mengintip pabrik utama mereka di Wuhu, China. Chery Intelligent Connected Mega Factory dikatakan memiliki kemampuan luar biasa.
Diklaim bahwa setidaknya fasilitas tersebut mampu memproduksi 300 ribu mobil per tahun. Sementara 200 ribu suku cadang otomotif knockdown bisa lahir di sana setiap tahun.
Lebih jauh disebutkan bahwa 60 kendaraan secara lengkap muncul di pabrik Chery di Wuhu, China. TrenOto Bersama awak media Tanah Air lain berkesempatan mengintip sekejap.
“Chery Intelligent Connected Mega Factory merupakan salah satu wujud kemajuan teknologi kami yang telah menggunakan AI. Hal ini merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi Chery sebagai produsen bekerja berdasarkan inovasi teknologi,” kata Shawn Xu, President PT Chery Sales Indonesia (CSI).
Menurut Shawn dengan melibatkan teknologi terkini, produk Chery memiliki cita rasa teknologi. Sehingga konsumen bisa merasakan betul inovasi di dalamnya.
Sebagai pabrik otomotif pabrik besar Chery di Wuhu, China mengandalkan produk manufaktur cerdas, terotomatisasi, saling terhubung, terlelektrifikasi dan ramah lingkungan.
Melibatkan teknologi seperti tersebut di atas, produktivitas pabrik menjadi lebih efisien namun tetap berkualitas.
Chery Intelligent Connected Mega Factory berdiri di atas lahan seluas 830 ribu meter persegi. Luas bangunan mencapai 550 ribu meter persegi.
Di dalamnya terdapat 164 workstation, 6 jalur produksi utama, lima jalur sub-perakitan fleksibel dan tiga jalur inspeksi presisi tinggi. Lalu menghasilkan 10 jenis seri produk meliputi mesin bensin (ICE), Hybrid dan BEV.
Mereka juga menghasilkan tiga platform generasi baru dari Chery.
Kemudian fasilitas utama pabrik Chery mencakup bengkel stamping, bengkel las, pengecatan, perakitan umum, modular, mesin, transmisi dan fasilitas pendukung nan relevan.
Lebih dari 300 robot bekerja menggunakan teknologi terkini. Mereka juga menyediakan robot pendeteksi perbedaan tampilan permukaan.
Bekerja secara online dan memiliki akurasi 0.1 mm, robot tersebut diklaim paling presisi di dunia.
Lebih jauh diklaim bahwa mereka mempunyai laboratorium NVH terbesar di Asia. Adapula laboratorium kecelakaan dan menjalankan proses pengembangan NVH lengkap.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 17:00 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
23 Desember 2025, 11:00 WIB
19 Desember 2025, 15:00 WIB
18 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan