Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
Pabrik Chery di Wuhu, China dikatakan sanggup produksi 300 ribu mobil per tahun dan 200 ribu komponen
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Peserta Chery International User Summit 2023 diajak mengintip pabrik utama mereka di Wuhu, China. Chery Intelligent Connected Mega Factory dikatakan memiliki kemampuan luar biasa.
Diklaim bahwa setidaknya fasilitas tersebut mampu memproduksi 300 ribu mobil per tahun. Sementara 200 ribu suku cadang otomotif knockdown bisa lahir di sana setiap tahun.
Lebih jauh disebutkan bahwa 60 kendaraan secara lengkap muncul di pabrik Chery di Wuhu, China. TrenOto Bersama awak media Tanah Air lain berkesempatan mengintip sekejap.
“Chery Intelligent Connected Mega Factory merupakan salah satu wujud kemajuan teknologi kami yang telah menggunakan AI. Hal ini merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi Chery sebagai produsen bekerja berdasarkan inovasi teknologi,” kata Shawn Xu, President PT Chery Sales Indonesia (CSI).
Menurut Shawn dengan melibatkan teknologi terkini, produk Chery memiliki cita rasa teknologi. Sehingga konsumen bisa merasakan betul inovasi di dalamnya.
Sebagai pabrik otomotif pabrik besar Chery di Wuhu, China mengandalkan produk manufaktur cerdas, terotomatisasi, saling terhubung, terlelektrifikasi dan ramah lingkungan.
Melibatkan teknologi seperti tersebut di atas, produktivitas pabrik menjadi lebih efisien namun tetap berkualitas.
Chery Intelligent Connected Mega Factory berdiri di atas lahan seluas 830 ribu meter persegi. Luas bangunan mencapai 550 ribu meter persegi.
Di dalamnya terdapat 164 workstation, 6 jalur produksi utama, lima jalur sub-perakitan fleksibel dan tiga jalur inspeksi presisi tinggi. Lalu menghasilkan 10 jenis seri produk meliputi mesin bensin (ICE), Hybrid dan BEV.
Mereka juga menghasilkan tiga platform generasi baru dari Chery.
Kemudian fasilitas utama pabrik Chery mencakup bengkel stamping, bengkel las, pengecatan, perakitan umum, modular, mesin, transmisi dan fasilitas pendukung nan relevan.
Lebih dari 300 robot bekerja menggunakan teknologi terkini. Mereka juga menyediakan robot pendeteksi perbedaan tampilan permukaan.
Bekerja secara online dan memiliki akurasi 0.1 mm, robot tersebut diklaim paling presisi di dunia.
Lebih jauh diklaim bahwa mereka mempunyai laboratorium NVH terbesar di Asia. Adapula laboratorium kecelakaan dan menjalankan proses pengembangan NVH lengkap.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
28 Maret 2025, 14:03 WIB
27 Maret 2025, 22:00 WIB
26 Maret 2025, 13:47 WIB
Terkini
04 April 2025, 21:43 WIB
Jorge Martin disarankan untuk tidak cepat-cepat turun balapan pasca cedera patah tulang yang dialaminya
04 April 2025, 21:17 WIB
Alex Marquez yang tampil konsisten sejak awal MotoGP 2025, menghasilkan prestasi yang cukup membanggakan
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan