Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Pabrik Chery di Wuhu, China dikatakan sanggup produksi 300 ribu mobil per tahun dan 200 ribu komponen
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Peserta Chery International User Summit 2023 diajak mengintip pabrik utama mereka di Wuhu, China. Chery Intelligent Connected Mega Factory dikatakan memiliki kemampuan luar biasa.
Diklaim bahwa setidaknya fasilitas tersebut mampu memproduksi 300 ribu mobil per tahun. Sementara 200 ribu suku cadang otomotif knockdown bisa lahir di sana setiap tahun.
Lebih jauh disebutkan bahwa 60 kendaraan secara lengkap muncul di pabrik Chery di Wuhu, China. TrenOto Bersama awak media Tanah Air lain berkesempatan mengintip sekejap.
“Chery Intelligent Connected Mega Factory merupakan salah satu wujud kemajuan teknologi kami yang telah menggunakan AI. Hal ini merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi Chery sebagai produsen bekerja berdasarkan inovasi teknologi,” kata Shawn Xu, President PT Chery Sales Indonesia (CSI).
Menurut Shawn dengan melibatkan teknologi terkini, produk Chery memiliki cita rasa teknologi. Sehingga konsumen bisa merasakan betul inovasi di dalamnya.
Sebagai pabrik otomotif pabrik besar Chery di Wuhu, China mengandalkan produk manufaktur cerdas, terotomatisasi, saling terhubung, terlelektrifikasi dan ramah lingkungan.
Melibatkan teknologi seperti tersebut di atas, produktivitas pabrik menjadi lebih efisien namun tetap berkualitas.
Chery Intelligent Connected Mega Factory berdiri di atas lahan seluas 830 ribu meter persegi. Luas bangunan mencapai 550 ribu meter persegi.
Di dalamnya terdapat 164 workstation, 6 jalur produksi utama, lima jalur sub-perakitan fleksibel dan tiga jalur inspeksi presisi tinggi. Lalu menghasilkan 10 jenis seri produk meliputi mesin bensin (ICE), Hybrid dan BEV.
Mereka juga menghasilkan tiga platform generasi baru dari Chery.
Kemudian fasilitas utama pabrik Chery mencakup bengkel stamping, bengkel las, pengecatan, perakitan umum, modular, mesin, transmisi dan fasilitas pendukung nan relevan.
Lebih dari 300 robot bekerja menggunakan teknologi terkini. Mereka juga menyediakan robot pendeteksi perbedaan tampilan permukaan.
Bekerja secara online dan memiliki akurasi 0.1 mm, robot tersebut diklaim paling presisi di dunia.
Lebih jauh diklaim bahwa mereka mempunyai laboratorium NVH terbesar di Asia. Adapula laboratorium kecelakaan dan menjalankan proses pengembangan NVH lengkap.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
05 Februari 2026, 17:29 WIB
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh