10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Penjualan Nissan semakin turun di Indonesia maupun global, pengamat ungkap sejumlah alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal Jepang, Nissan mengalami berbagai tantangan baik di negara asalnya maupun pasar global. Persaingan juga semakin ketat di era elektrifikasi.
Penjualan Nissan di Indonesia di Januari-Mei 2025 alami penurunan secara year-on-year dari tahun sebelumnya.
Lalu sepanjang Mei 2025, angka penjualan Nissan secara ritel (penyaluran dari diler ke konsumen) hanya tercatat 76 unit.
Sedangkan mobil listrik mereka Leaf EV (Electric Vehicle) belum diketahui jelas bagaimana nasibnya. Nissan tak lagi menyalurkan model tersebut ke diler-diler.
Pencapaian Nissan tertinggal jauh dari kompetitor lain asal Jepang. Pengamat menilai ada beberapa hal yang berpeluang menjadi faktor di balik turunnya popularitas Nissan.
Misal, desain kendaraan. Tampilan eksterior lini produk Nissan terkhusus di Indonesia dinilai tidak memiliki daya pikat tersendiri buat konsumen.
“Jika ada konsumen yang beli, lebih kepada reputasi Nissan di masa lalu,” kata Bebin Djuana, pengamat otomotif ketika dihubungi KatadataOTO pada Kamis (19/05).
Padahal dari sisi teknologi Nissan terbilang mumpuni. Sama seperti Toyota, mereka punya produk mobil hybrid yang dikenal dengan nama e-Power.
Teknologi hybrid tersebut diklaim unggul karena mesin bensin hanya berperan sebagai generator baterai. Sehingga roda sepenuhnya digerakkan oleh motor elektrik.
e-Power sudah disematkan ke model seperti Kicks dan terbarunya MPV (Multi Purpose Vehicle) andalan mereka yakni Serena.
“Dari sisi teknologi, sebetulnya Nissan Kicks sangat menarik. Sayangnya pesan atau informasi itu tidak sampai ke masyarakat luas,” kata Bebin.
Nissan perlu memikirkan strategi agar bisa tetap relevan di tengah memanasnya persaingan otomotif dalam negeri.
Kehadiran produk-produk dari Cina dengan harga murah, teknologi berlimpah dan desain kekinian perlu jadi perhatian Nissan.
“Jadilah tersisa reputasi masa lalu bagi yang masih ingat dan konsumen setia Nissan. Untuk mengejar ketertinggalan agar tetap diperhitungkan di pasar, dibutuhkan produk yang istimewa,” tegas dia.
Sekadar informasi, selain mobil hybrid dan EV Nissan juga punya SUV (Sport Utility Vehicle) Terra. Mereka juga berencana menghadirkan generasi terbaru X-Trail dengan tambahan teknologi hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama