Neta Akui Penjualan di Awal Tahun Penuh Tantangan

Neta akui penjualan di awal tahun 2024 penuh tantangan sehingga hanya mampu menjual sebanyak 58 unit

Neta Akui Penjualan di Awal Tahun Penuh Tantangan
Adi Hidayat

KatadataOTO – PT Neta Auto Indonesia atau Neta akui penjualan di awal tahun 2024 terbilang berat untuk mereka. Hal ini terlihat dari angka retailsales periode Januari - Februari yang hanya mencapai 58 unit.

Yusuf Anshori, Brand & Marketing Director Neta Auto Indonesia mengungkap bahwa situasi tersebut sebenarnya tidak hanya terjadi pada perusahaan tempatnya bekerja. Pasalnya hampir semua merek mengalami situasi serupa.

“Kalau dilihat secara keseluruhan, pasar otomotif memang menantang hingga menyebabkan terjadi penurunan dan berdampak pada Neta,” ungkapnya.

Ada banyak faktor mengapa situasi di awal tahun berat, termasuk penyelenggaraan pemilu. Masyarakat akhirnya lebih memilih untuk menunda pembelian kendaraan dan menunggu hingga situasi memang aman.

Neta Gandeng Penyedia Baterai Gotion
Photo : Neta Auto Indonesia

Namun Neta tidak mau berdiam diri dan telah menyiapkan beragam cara untuk memperbaiki situasi. Salah satunya dengan meluncurkan serta memproduksi secara lokal mobil yang dijual di Indonesia.

“Kalau kita memproduksi kendaraan secara lokal dan mendapat TKDN sebesar 40 persen maka akan diberikan insentif dari pemerintah. Jadi bisa menjual produk bagus, fitur lengkap tetapi harganya kompetitif,” tambahnya.

Mobil tersebut rencananya masuk ke segmen small SUV serta Medium SUV. Berkat ini pelanggan bisa memiliki lebih banyak pilihan dan menyesuaikan kebutuhannya masing-masing.

Rencana tersebut akan dimulai pada Mei 2024 dan dikirim ke pelanggan di bulan berikutnya. Proses perakitan bakal memanfaatkan fasilitas Handal Indonesia Motor dengan kapasitas produksi mencapai 27.000 unit per tahun.

“Itu adalah kapasitas untuk merek Neta saja, jadi bukan gabungan dengan merek lain,” tambah Fajrul Ilhami, External Affairs and Product Director PT Neta Auto Indonesia.

Neta akan luncurkan 2 model baru
Photo : Istimewa

Selain itu Neta juga berencana untuk menambah jumlah diler di Indonesia. Perusahaan asal China tersebut menargetkan memiliki 40 outlet yang tersebar diberbagai kota besar hingga akhir 2024.

Dengan tersebarnya diler maka diharapkan masyarakat bisa lebih mudah membeli serta merawat kendaraan. Sehingga pelanggan percaya diri dalam menggunakan kendaraan listrik sebagai alat transpotasi.


Terkini

mobil
BYD Formula S GT

BYD Formula S GT Terdaftar di RI, Bakal Debut Pakai Nama Danza

Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD

mobil
Hyundai Jump School

Hyundai Jump School Kembali Digelar, Ajak Ratusan Mahasiswa

Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Bertekad Ubah Tren Negatif di MotoGP Mandalika 2026

Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 8 Oktober 2026, Cek Biayanya

SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan kepolisian, agar bisa lebih memudahkan masyarakat

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Kamis 8 Oktober 2026

Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini 8 Oktober 2026

Perpanjangan masa berlaku dapat dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya

mobil
Hyundai Palisade Hybrid

Penjualan Naik, Hyundai Sebut Pasar Mobil Mewah Indonesia Potensial

Penjualan Hyundai positif di periode Agustus 2026, produk-produk di segmen premium ikut berkontribusi

news
BNI TapCash

Cara Nyaman Road Trip Bareng Keluarga, Manfaatkan BNI TapCash

BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip