Mobil Listrik Toyota bZ4X Siap Kawal KTT G20

Menjadi kendaraan ramah lingkungan, Toyota bZ4X siap menjadi mobil resmi delegasi KTT G20 di Bali tahun ini

Mobil Listrik Toyota bZ4X Siap Kawal KTT G20

TRENOTO – Siap menjadi kendaraan resmi delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Toyota bZ4X merupakan kendaraan listrik terbaru dengan beragam fitur canggih. 

Berada di segmen sport utility vehicle (SUV), pabrikan mobil asal Jepang tersebut akan menyediakan 143 unit kendaraan pada Oktober hingga November 2022.

Sejalan dengan dorongan pemerintah menuju zero emission, secara total terdapat 656 unit mobil listrik, termasuk 123 unit Genesis G80 dan 226 unit Hyundai Ioniq. 

Sebelumnya, pada Jumat (25/3), Presiden Joko Widodo meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Nusa Dua, Badung, Bali. SPKLU tersebut dihadirkan sebagai fasilitas penunjang KTT G20.

"Presidensi G20 adalah kesempatan yang sangat baik bagi kita untuk menunjukkan berbagai komitmen terhadap pengurangan emisi CO2 melalui penggunaan mobil listrik selama KTT G20," kata Presiden dilansir Antara, Senin (28/3/2022).

Spesifikasi Toyota bZ4X

Hadir di pameran otomotif Shanghai, China tahun lalu. Toyota secara resmi meluncurkan versi konsep Toyota bZ4X. 

Menjadi model pertama dari seri bZ yang dikembangkannya bersama Subaru. Mobil ini memiliki panjang 4.690 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm.

Photo : Istimewa

Dalam pembentukan jajaran lengkap kendaraan listrik, Toyota menegaskan bila pihaknya akan memperkenalkan 15 BEV, termasuk tujuh model baru Toyota bZ BEV pada tahun 2025.

Merupakan singkatan dari Beyond Zero, nama bZ diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen terkait kendaraan ramah lingkungan secara global. 

Model seri Toyota bZ akan dibangun di atas platform khusus BEV terbaru. Sebagai kendaraan masa depan, terdapat beragam fitur canggih yang mampu mendorong penggunaan energi terbarukan.

Toyota bZ4X kabarnya akan tersedia dalam dua opsi penggerak, yakni penggerak roda depan dan penggerak semua roda dengan dua motor listrik.

Pada versi penggerak roda depan, tenaga yang dihasilkan mencapai 150 kW sementara penggerak semua roda 160 kW. Keduanya memiliki baterai lithium-ion 355 volt.

Adapun jarak tempuh yang ditawarkan Toyota bZ4X mencapai 500 kilometer untuk sekali pengisian daya. Reuters melaporkan, Toyota bZ4X akan dijual di pasar Jepang, Amerika Utara, China dan Eropa mulai tahun 2022.

Terkait ini, Toyota menegaskan bila pihaknya akan menginvestasikan dana 13,5 miliar dolar AS hingga tahun 2030 untuk pengembangan baterai EV dan memperkenalkan tujuh model seri bZ pada 2025 mendatang. 


Terkini

mobil
iCar

Hadir di Indonesia, iCar Tampilkan Produk Andalan

Debut iCar di Tanah Air berhasil menarik perhatian dengan desain booth menarik dan mobil modifikasi pada IIMS 2026

news
Opsen

DPR Minta Penerapan Opsen PKB dan BBNKB Ditinjau Kembali di 2026

Komisi II DPR menyarankan agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menjalankan opsen

mobil
Genesis

Hyundai Buka Suara soal Situs Resmi Genesis yang Muncul di RI

Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci

mobil
GAC

GAC Indonesia Akui Bakal Hadapi Beragam Tantangan di 2026

GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal

mobil
Penjualan truk

Penjualan Truk Januari 2026 Turun, Seluruh Segmen Terkoreksi

Penjualan truk Januari 2026 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya dengan selisih yang cukup besar

mobil
Penjualan Mobil

Alasan Gaikindo Tetap Optimis Target Penjualan Mobil 2026 Tercapai

Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan

mobil
Ekspor mobil listrik

Penyebab Pasar Mobil Listrik Dunia Anjlok, Ada Peran Cina dan AS

Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen

mobil
Mobil Listrik Murah

Pengamat Jelaskan Karakter Konsumen Mobil Listrik Murah

Bagi first car buyer, mobil listrik murah terlalu mengandung banyak risiko terutama untuk harga jual kembali