Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Menyusul peluncuran Afeela, mobil listrik Honda bakal lebih beragam selain sedan seperti crossocer dan MPV
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Sony Honda Mobility memperkenalkan platform kendaraan listrik baru pada CES (Consumer Electronics Show) 2023 di Las Vegas. Membawa Afeela dan model hasil kolaborasi ini bakal meluncur di Amerika Utara pada 2026.
Yasuhide Mizuno, CEO Sony Honda Mobility mengatakan bahwa ke depannya akan ada model-model baru yang dikembangkan dan tidak terbatas pada sedan.
“Kami tengah memikirkan model kedua dan ketiga. Kita butuh lineup bukan hanya satu unit,” ucap Mizuno dikutip dari Carscoops, Minggu (8/1).
Menurutnya saat ini perusahaan tengah memikirkan untuk membuat opsi lain di samping sedan seperti crossover atau bahkan MPV (Multi Purpose Vehicle). MPV sendiri memiliki sangat banyak peminat terutama di Indonesia yang pasarnya cukup gemuk.
Mizuno juga mengatakan bahwa penyematan teknologi otonom atau self-driving bisa membuat MPV lebih relevan lagi. Belum ada keputusan terkait hal tersebut namun rencananya bergantung pada seberapa jauh pengembangan teknologi otonomnya.
Meski tidak ada pernyataan dari Sony Honda Mobility terkait prototipe sedan, Mizuno mengungkapkan bahwa ke depannya sedan buatannya akan memakai basis e:Architecture terbaru Honda. Ke depannya mobil listrik Honda akan lebih variatif di masa depan.
Dengan begitu Honda bertanggung jawab atas spesifikasi performa, baterai, jarak tempuh hingga pengisian daya. Afeela nantinya bakal diproduksi di Amerika Serikat kemudian dijual untuk pasar Jepang dan Eropa pada 2026 atau 2027.
Untuk diketahui Sony Honda Mobility merupakan hasil kerja sama dari Honda dan Sony meluncurkan merek Afeela pada 4 Januari 2023. Mobil listrik tersebut memiliki desain eksterior yang terbilang minimalis dan terkesan futuristik.
Pihak perusahaan menyebut desain dibuat untuk menonjolkan kesan seperti “pesawat ruang angkasa”. Ini juga membuatnya terlihat sporti ditambah penggunaan pelek berukuran 21 inci.
Warna atapnya hitam, berbeda dari warna utama pada bodi mobil. Dilengkapi dengan lampu memanjang vertikal ini sekilas terlihat mirip dengan desain khas Hyundai yang dipakai untuk Staria dan Stargazer.
Bicara soal ukuran prototipe ini memilki panjang 4.895 mm, lebar 1.900 mm dan tinggi 1.460 mm. Wheelbase-nya adalah 3.000 mm. Sebagai bahan perbandingan Afeela memiliki ukuran yang sedikit lebih kecil dari Mercedes EQE.
Sedangkan bagian kabinnya terlihat minimalis dan rapi dengan pilihan warna putih untuk kemudi hingga jok. Ada head unit besar sepanjang dasbor yang terbagi menjadi beberapa bagian.
Afeela juga dilengkapi dengan panoramic sunroof berukuran besar mencakup hamper seluruh bagian atap mobil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
25 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini