Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Menyusul peluncuran Afeela, mobil listrik Honda bakal lebih beragam selain sedan seperti crossocer dan MPV
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Sony Honda Mobility memperkenalkan platform kendaraan listrik baru pada CES (Consumer Electronics Show) 2023 di Las Vegas. Membawa Afeela dan model hasil kolaborasi ini bakal meluncur di Amerika Utara pada 2026.
Yasuhide Mizuno, CEO Sony Honda Mobility mengatakan bahwa ke depannya akan ada model-model baru yang dikembangkan dan tidak terbatas pada sedan.
“Kami tengah memikirkan model kedua dan ketiga. Kita butuh lineup bukan hanya satu unit,” ucap Mizuno dikutip dari Carscoops, Minggu (8/1).
Menurutnya saat ini perusahaan tengah memikirkan untuk membuat opsi lain di samping sedan seperti crossover atau bahkan MPV (Multi Purpose Vehicle). MPV sendiri memiliki sangat banyak peminat terutama di Indonesia yang pasarnya cukup gemuk.
Mizuno juga mengatakan bahwa penyematan teknologi otonom atau self-driving bisa membuat MPV lebih relevan lagi. Belum ada keputusan terkait hal tersebut namun rencananya bergantung pada seberapa jauh pengembangan teknologi otonomnya.
Meski tidak ada pernyataan dari Sony Honda Mobility terkait prototipe sedan, Mizuno mengungkapkan bahwa ke depannya sedan buatannya akan memakai basis e:Architecture terbaru Honda. Ke depannya mobil listrik Honda akan lebih variatif di masa depan.
Dengan begitu Honda bertanggung jawab atas spesifikasi performa, baterai, jarak tempuh hingga pengisian daya. Afeela nantinya bakal diproduksi di Amerika Serikat kemudian dijual untuk pasar Jepang dan Eropa pada 2026 atau 2027.
Untuk diketahui Sony Honda Mobility merupakan hasil kerja sama dari Honda dan Sony meluncurkan merek Afeela pada 4 Januari 2023. Mobil listrik tersebut memiliki desain eksterior yang terbilang minimalis dan terkesan futuristik.
Pihak perusahaan menyebut desain dibuat untuk menonjolkan kesan seperti “pesawat ruang angkasa”. Ini juga membuatnya terlihat sporti ditambah penggunaan pelek berukuran 21 inci.
Warna atapnya hitam, berbeda dari warna utama pada bodi mobil. Dilengkapi dengan lampu memanjang vertikal ini sekilas terlihat mirip dengan desain khas Hyundai yang dipakai untuk Staria dan Stargazer.
Bicara soal ukuran prototipe ini memilki panjang 4.895 mm, lebar 1.900 mm dan tinggi 1.460 mm. Wheelbase-nya adalah 3.000 mm. Sebagai bahan perbandingan Afeela memiliki ukuran yang sedikit lebih kecil dari Mercedes EQE.
Sedangkan bagian kabinnya terlihat minimalis dan rapi dengan pilihan warna putih untuk kemudi hingga jok. Ada head unit besar sepanjang dasbor yang terbagi menjadi beberapa bagian.
Afeela juga dilengkapi dengan panoramic sunroof berukuran besar mencakup hamper seluruh bagian atap mobil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 18:02 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.