10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Berdasarkan data dari 2020 sampai 2022, BYD menjadi mobil listrik yang paling banyak terbakar di China
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik terbakar masih menjadi salah satu hal yang jadi perhatian calon konsumen saat ini. Mengingat kebakaran disebabkan EV (electric vehicle) hanya bisa dipadamkan pakai APAR khusus.
Bahkan negara seperti China yang sudah banyak pakai mobil listrik masih mengalami hal serupa. Nyatanya produsen belum siap menangani masalah baterai terbakar pada EV padahal ini hal fatal.
Mengacu pada data Chinese Fire and Rescue Department of the Ministry Emergency Management, per 3 April 2022 ada sekitar tujuh mobil setrum terbakar setiap hari dan alami kenaikan 32 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Tidak cuma dari pabrikan Tiongkok saja, Tesla menempati posisi kelima mobil listrik yang banyak terbakar di periode 2020 sampai 2022.
Data itu menyebut BYD jadi mobil paling banyak dilaporkan terbakar. BYD sendiri merupakan manufaktur mobil listrik terbesar di China saat ini.
Menjelang akhir 2022 lalu satu unit diduga BYD Han EV terbakar di bagian tengah dan belakang. Namun tidak diketahui jelas penyebab kebakaran itu.
Kemudian kebakaran itu terbagi lagi jadi empat jenis yakni mobil terbakar saat diisi daya, dikendarakan, diparkir atau efek setelah tabrakan.
Sedangkan laporan Beijing Institute of Technology mengungkapkan ada 38.5 persen mobil listrik terbakar terjadi saat mobil sedang dalam kondisi statis, 27.5 persen saat sedang mobil tengah dicas.
Menariknya lagi 66 persen insiden terjadi ketika cuaca sedang terbilang panas akibat baterai overheating. Lalu 34 persen kejadian di musim dingin.
Ternyata ketika DC Fast Charging digunakan di cuaca dingin, baterai berisiko terbakar jika sistem kontrol elektronik tidak bisa memanaskan baterai sebelum pengecasan.
Dijelaskan oleh CPCA (China Passenger Car Association) saat terjadi tabrakan seringkali sel pada baterai terhimpit atau bocor sehingga menyebabkan arus gangguan hubung singkat atau short circuit terjadi pada komponen lain.
Secara perlahan temperatur internal baterai pun meningkat sampai menyebabkan thermal runaway dan berakhir pada kebakaran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia