Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Berdasarkan data dari 2020 sampai 2022, BYD menjadi mobil listrik yang paling banyak terbakar di China
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik terbakar masih menjadi salah satu hal yang jadi perhatian calon konsumen saat ini. Mengingat kebakaran disebabkan EV (electric vehicle) hanya bisa dipadamkan pakai APAR khusus.
Bahkan negara seperti China yang sudah banyak pakai mobil listrik masih mengalami hal serupa. Nyatanya produsen belum siap menangani masalah baterai terbakar pada EV padahal ini hal fatal.
Mengacu pada data Chinese Fire and Rescue Department of the Ministry Emergency Management, per 3 April 2022 ada sekitar tujuh mobil setrum terbakar setiap hari dan alami kenaikan 32 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Tidak cuma dari pabrikan Tiongkok saja, Tesla menempati posisi kelima mobil listrik yang banyak terbakar di periode 2020 sampai 2022.
Data itu menyebut BYD jadi mobil paling banyak dilaporkan terbakar. BYD sendiri merupakan manufaktur mobil listrik terbesar di China saat ini.
Menjelang akhir 2022 lalu satu unit diduga BYD Han EV terbakar di bagian tengah dan belakang. Namun tidak diketahui jelas penyebab kebakaran itu.
Kemudian kebakaran itu terbagi lagi jadi empat jenis yakni mobil terbakar saat diisi daya, dikendarakan, diparkir atau efek setelah tabrakan.
Sedangkan laporan Beijing Institute of Technology mengungkapkan ada 38.5 persen mobil listrik terbakar terjadi saat mobil sedang dalam kondisi statis, 27.5 persen saat sedang mobil tengah dicas.
Menariknya lagi 66 persen insiden terjadi ketika cuaca sedang terbilang panas akibat baterai overheating. Lalu 34 persen kejadian di musim dingin.
Ternyata ketika DC Fast Charging digunakan di cuaca dingin, baterai berisiko terbakar jika sistem kontrol elektronik tidak bisa memanaskan baterai sebelum pengecasan.
Dijelaskan oleh CPCA (China Passenger Car Association) saat terjadi tabrakan seringkali sel pada baterai terhimpit atau bocor sehingga menyebabkan arus gangguan hubung singkat atau short circuit terjadi pada komponen lain.
Secara perlahan temperatur internal baterai pun meningkat sampai menyebabkan thermal runaway dan berakhir pada kebakaran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
15 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya