10 Merek Mobil Cina Terlaris Juli 2026, BYD Jual 5.000 Unit
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
Berdasarkan data dari 2020 sampai 2022, BYD menjadi mobil listrik yang paling banyak terbakar di China
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik terbakar masih menjadi salah satu hal yang jadi perhatian calon konsumen saat ini. Mengingat kebakaran disebabkan EV (electric vehicle) hanya bisa dipadamkan pakai APAR khusus.
Bahkan negara seperti China yang sudah banyak pakai mobil listrik masih mengalami hal serupa. Nyatanya produsen belum siap menangani masalah baterai terbakar pada EV padahal ini hal fatal.
Mengacu pada data Chinese Fire and Rescue Department of the Ministry Emergency Management, per 3 April 2022 ada sekitar tujuh mobil setrum terbakar setiap hari dan alami kenaikan 32 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Tidak cuma dari pabrikan Tiongkok saja, Tesla menempati posisi kelima mobil listrik yang banyak terbakar di periode 2020 sampai 2022.
Data itu menyebut BYD jadi mobil paling banyak dilaporkan terbakar. BYD sendiri merupakan manufaktur mobil listrik terbesar di China saat ini.
Menjelang akhir 2022 lalu satu unit diduga BYD Han EV terbakar di bagian tengah dan belakang. Namun tidak diketahui jelas penyebab kebakaran itu.
Kemudian kebakaran itu terbagi lagi jadi empat jenis yakni mobil terbakar saat diisi daya, dikendarakan, diparkir atau efek setelah tabrakan.
Sedangkan laporan Beijing Institute of Technology mengungkapkan ada 38.5 persen mobil listrik terbakar terjadi saat mobil sedang dalam kondisi statis, 27.5 persen saat sedang mobil tengah dicas.
Menariknya lagi 66 persen insiden terjadi ketika cuaca sedang terbilang panas akibat baterai overheating. Lalu 34 persen kejadian di musim dingin.
Ternyata ketika DC Fast Charging digunakan di cuaca dingin, baterai berisiko terbakar jika sistem kontrol elektronik tidak bisa memanaskan baterai sebelum pengecasan.
Dijelaskan oleh CPCA (China Passenger Car Association) saat terjadi tabrakan seringkali sel pada baterai terhimpit atau bocor sehingga menyebabkan arus gangguan hubung singkat atau short circuit terjadi pada komponen lain.
Secara perlahan temperatur internal baterai pun meningkat sampai menyebabkan thermal runaway dan berakhir pada kebakaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026