Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Tuai respons positif di Indonesia, mobil hybrid murah dinilai bisa bantu mendongkrak penjualan di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Minat terhadap lini elektrifikasi kendaraan roda empat di Indonesia menunjukkan tren positif, khususnya mobil hybrid.
Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil hybrid tembus 6.258 unit di Juli 2025.
Sedangkan mobil listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) berada di angka 5.531 unit, meskipun sebelumnya mencapai 6.302 unit.
Di lain sisi, mobil hybrid jenis plug-in alias PHEV mengalami penurunan di Juli 2025 menjadi 347 unit. Padahal sebelumnya mencapai 1.237 unit.
Tetapi jadi hal wajar mengingat PHEV belum terbilang populer di dalam negeri. Sebab dalam operasionalnya masih memerlukan pengisian daya layaknya mobil listrik.
Namun kehadiran mobil hybrid harga kompetitif bisa menjadi solusi. Menurut ekonom, Hybrid Electric Vehicle (HEV) bisa menawarkan efisiensi biaya dan total cost of ownership terjangkau.
“Penjualan murni ICE melemah, sementara hybrid dan Electric Vehicle (EV) mengambil momentum,” kata Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank kepada KatadataOTO, Senin (11/08).
Sementara penjualan Low Cost Green Car (LCGC) yang sebelumnya jadi andalan justru anjlok.
Melihat hal tersebut, Josua menilai mobil hybrid murah menjadi salah satu solusi untuk membantu menaikkan penjualan.
“Dorong varian hybrid non-premium yang menghemat BBM, menjawab total cost of ownership,” ucap dia.
Bicara soal mobil hybrid murah, sekarang pendatang baru mulai hadir meramaikan pasar dengan desain yang semakin bervariasi.
Ada Suzuki Fronx dibanderol Rp 270 jutaan. Model itu menggunakan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) seperti telah diterapkan di Ertiga maupun XL7.
Kemudian Daihatsu Rocky Hybrid di angka Rp 290 jutaan. Dari Tiongkok ada Chery Tiggo Cross Hybrid seharga Rp 300 jutaan.
“Dengan bauran ini ditambah kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, saya melihat ruang perbaikan permintaan mobil pada kuartal keempat 2025 dan pijakan lebih solid untuk pemulihan 2026,” tegas Josua.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
24 Maret 2026, 07:45 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Terkini
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan