Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Tuai respons positif di Indonesia, mobil hybrid murah dinilai bisa bantu mendongkrak penjualan di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Minat terhadap lini elektrifikasi kendaraan roda empat di Indonesia menunjukkan tren positif, khususnya mobil hybrid.
Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil hybrid tembus 6.258 unit di Juli 2025.
Sedangkan mobil listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) berada di angka 5.531 unit, meskipun sebelumnya mencapai 6.302 unit.
Di lain sisi, mobil hybrid jenis plug-in alias PHEV mengalami penurunan di Juli 2025 menjadi 347 unit. Padahal sebelumnya mencapai 1.237 unit.
Tetapi jadi hal wajar mengingat PHEV belum terbilang populer di dalam negeri. Sebab dalam operasionalnya masih memerlukan pengisian daya layaknya mobil listrik.
Namun kehadiran mobil hybrid harga kompetitif bisa menjadi solusi. Menurut ekonom, Hybrid Electric Vehicle (HEV) bisa menawarkan efisiensi biaya dan total cost of ownership terjangkau.
“Penjualan murni ICE melemah, sementara hybrid dan Electric Vehicle (EV) mengambil momentum,” kata Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank kepada KatadataOTO, Senin (11/08).
Sementara penjualan Low Cost Green Car (LCGC) yang sebelumnya jadi andalan justru anjlok.
Melihat hal tersebut, Josua menilai mobil hybrid murah menjadi salah satu solusi untuk membantu menaikkan penjualan.
“Dorong varian hybrid non-premium yang menghemat BBM, menjawab total cost of ownership,” ucap dia.
Bicara soal mobil hybrid murah, sekarang pendatang baru mulai hadir meramaikan pasar dengan desain yang semakin bervariasi.
Ada Suzuki Fronx dibanderol Rp 270 jutaan. Model itu menggunakan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) seperti telah diterapkan di Ertiga maupun XL7.
Kemudian Daihatsu Rocky Hybrid di angka Rp 290 jutaan. Dari Tiongkok ada Chery Tiggo Cross Hybrid seharga Rp 300 jutaan.
“Dengan bauran ini ditambah kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, saya melihat ruang perbaikan permintaan mobil pada kuartal keempat 2025 dan pijakan lebih solid untuk pemulihan 2026,” tegas Josua.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 20:00 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
05 Mei 2026, 14:28 WIB
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia