1 Dekade Otospector, Luncurkan Bursa Mobil Online
03 Mei 2026, 17:00 WIB
Para investor di Wall Street memprediksi kenaikan permintaan mobil bekas sebagai penanda datangnya inflasi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mobil bekas dijadikan indikator untuk memprediksi inflasi oleh para investor di Wall Street. Mereka mengawasi harga mobil bekas dan rupanya hal ini jarang dipantau sebelumnya.
Indeks nilai kendaraan bekas dari Manheim yang merupakan marketplace mobil bekas secara grosir terbesar di dunia,
kini diawasi ketat oleh para pemain bursa. Manheim sendiri memiliki catatan transaksi sekitar 5 juta penjualan mobil dalam setahun dan tentunya memiliki banyak data yang bisa dimanfaatkan.
Penjualan mobil bekas sendiri di Amerika Serikat saat ini disebut tengah mengalami kenaikan. Kenaikan minat pada mobil bekas ternyata dianggap sebagai pemicu inflasi ekonomi sebuah negara.
Dikutip dari Autoblog, Wall Street melakukan studi bahwa kenaikan harga mobil-mobil bekas di pasaran ternyata bisa memicu inflasi. Disebutkan harga mobil bekas merupakan salah satu indikator apakah sebuah negara akan mengalami inflasi atau tidak.
Lebih jauh dikatakan bahwa selama ini dealer mobil bekas mendapatkan unitnya dari balai lelang. Situasi yang kurang lebih sama dialami di Indonesia, mengenai lelang merupakan ‘mainan’ para pemilik dealer mobil bekas.
Meskipun adapula konsumen perorangan yang juga ikut mencari kendaraan di balai lelang. Namun jumlahnya tetap lebih banyak dari pemilik dealer hingga para calo.
Mendapatkan unit dari balai lelang tentunya akan memberikan keuntungan lebih banyak bagi dealer mobil bekas. Kemudian konsumen yang akan memikul bebannya setelah mendapat unit dari dealer.
Dikatakan bahwa biasanya para investor akan melihat Indeks Harga Konsumen atau Consumer Price Index (CPI), untuk mengukur inflasi. Namun menurut New York Times, selama musim panas ini, Manheim telah memprediksi kenaikan maupun penurunan CPI hingga beberapa bulan ke depan.
Manheim sendiri adalah sebuah balai lelang yang cukup besar di negara Paman Sam tersebut. Setidaknya mereka memiliki 145 lokasi lelang yang tersebar di Amerika, Eropa, Asia hingga Australia.
Kantor lelang yang berlokasi di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat ini bahkan bisa memprediksi angka-angka kenaikan maupun penurunan CPI dengan tepat.
Kenaikan harga dan tingginya minat mobil bekas di Amerika Serikat dikatakan ada sangkut pautnya dengan kelangkaan microchip. Susahnya microchip ini sendiri dipicu dengan adanya pandemi covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia.
Kelangkaan chip juga dialami banyak negara termasuk Indonesia. Hal ini membuat banyak produsen mobil harus mengurangi produksi bahkan hingga menghentikannya.
Disebutkan bahwa di Amerika Serikat, perusahaan otomotif besar seperti Ford dan Toyota harus mengmbil keputusan pahit terkait kelangkaan chip.
Semakin sedikitnya pasokan mobil baru di pasaran, membuat mobil bekas menjadi alternatif baru. Bahkan kondisi ini membuat harga mobil bekas ditawarkan lebih mahal daripada mobil baru.
Kondisi ini dilaporkan telah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. New York Times melaporkan bahwa pada Juni harga mobil bekas 45 persen lebih mahal daripada mobil baru. Lalu pada Juli dan Agustus angka tersebut mengalami penurunan menjadi 32 persen, namun masih saja terlalu tinggi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Mei 2026, 17:00 WIB
12 April 2026, 11:00 WIB
11 April 2026, 13:00 WIB
11 April 2026, 07:00 WIB
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah