Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Para investor di Wall Street memprediksi kenaikan permintaan mobil bekas sebagai penanda datangnya inflasi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mobil bekas dijadikan indikator untuk memprediksi inflasi oleh para investor di Wall Street. Mereka mengawasi harga mobil bekas dan rupanya hal ini jarang dipantau sebelumnya.
Indeks nilai kendaraan bekas dari Manheim yang merupakan marketplace mobil bekas secara grosir terbesar di dunia,
kini diawasi ketat oleh para pemain bursa. Manheim sendiri memiliki catatan transaksi sekitar 5 juta penjualan mobil dalam setahun dan tentunya memiliki banyak data yang bisa dimanfaatkan.
Penjualan mobil bekas sendiri di Amerika Serikat saat ini disebut tengah mengalami kenaikan. Kenaikan minat pada mobil bekas ternyata dianggap sebagai pemicu inflasi ekonomi sebuah negara.
Dikutip dari Autoblog, Wall Street melakukan studi bahwa kenaikan harga mobil-mobil bekas di pasaran ternyata bisa memicu inflasi. Disebutkan harga mobil bekas merupakan salah satu indikator apakah sebuah negara akan mengalami inflasi atau tidak.
Lebih jauh dikatakan bahwa selama ini dealer mobil bekas mendapatkan unitnya dari balai lelang. Situasi yang kurang lebih sama dialami di Indonesia, mengenai lelang merupakan ‘mainan’ para pemilik dealer mobil bekas.
Meskipun adapula konsumen perorangan yang juga ikut mencari kendaraan di balai lelang. Namun jumlahnya tetap lebih banyak dari pemilik dealer hingga para calo.
Mendapatkan unit dari balai lelang tentunya akan memberikan keuntungan lebih banyak bagi dealer mobil bekas. Kemudian konsumen yang akan memikul bebannya setelah mendapat unit dari dealer.
Dikatakan bahwa biasanya para investor akan melihat Indeks Harga Konsumen atau Consumer Price Index (CPI), untuk mengukur inflasi. Namun menurut New York Times, selama musim panas ini, Manheim telah memprediksi kenaikan maupun penurunan CPI hingga beberapa bulan ke depan.
Manheim sendiri adalah sebuah balai lelang yang cukup besar di negara Paman Sam tersebut. Setidaknya mereka memiliki 145 lokasi lelang yang tersebar di Amerika, Eropa, Asia hingga Australia.
Kantor lelang yang berlokasi di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat ini bahkan bisa memprediksi angka-angka kenaikan maupun penurunan CPI dengan tepat.
Kenaikan harga dan tingginya minat mobil bekas di Amerika Serikat dikatakan ada sangkut pautnya dengan kelangkaan microchip. Susahnya microchip ini sendiri dipicu dengan adanya pandemi covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia.
Kelangkaan chip juga dialami banyak negara termasuk Indonesia. Hal ini membuat banyak produsen mobil harus mengurangi produksi bahkan hingga menghentikannya.
Disebutkan bahwa di Amerika Serikat, perusahaan otomotif besar seperti Ford dan Toyota harus mengmbil keputusan pahit terkait kelangkaan chip.
Semakin sedikitnya pasokan mobil baru di pasaran, membuat mobil bekas menjadi alternatif baru. Bahkan kondisi ini membuat harga mobil bekas ditawarkan lebih mahal daripada mobil baru.
Kondisi ini dilaporkan telah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. New York Times melaporkan bahwa pada Juni harga mobil bekas 45 persen lebih mahal daripada mobil baru. Lalu pada Juli dan Agustus angka tersebut mengalami penurunan menjadi 32 persen, namun masih saja terlalu tinggi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 22:00 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran
07 Maret 2026, 09:06 WIB
JAC di bawah naungan Indomobil membuka diler 3S pertama di kawasan Pantai Indah Kapuk guna permudah konsumen
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan