Harga Mitsubishi Pajero Terbaru, Mirip Hyundai Santa Fe
05 September 2026, 17:00 WIB
Sama seperti XPander, Mitsubishi XForce juga direncanakan punya varian hybrid namun belum jelas kapan realisasinya
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Seperti laporan TrenOto dari Japan Mobility Show pada Oktober lalu, Mitsubishi berencana memproduksi varian hybrid dari Xpander. Bertepatan dengan seremoni mulai dikirimnya XForce ke konsumen Kamis (16/11/23) kemarin, PT Mitusbishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) juga berencana melansir SUV kompak terbarunya ini akan dilengkapi varian hybrid.
Atsushi Kurita, Presiden Direktur MMKSI menyebut pertimbangan akan diproduksi Mitsubishi XForce Hybrid adalah melihat beberapa kompetitornya. Sebut saja Toyota Yaris Cross Hybrid seta pendatang baru dari China yang kehadirannya cukup menyita perhatian konsumen Indonesia yakni Chery Omoda 5 Hybrid.
"Sejujurnya di Indonesia kami akan melihat kondisi pasar terlebih dahulu, kompetitor sudah memasarkan hybrid di segmen yang sama dengan XForce. Dan saat ini kami sedang mempelajari serta akan siap untuk mengenalkan SUV kompak hybrid di masa depan," jelas Kurita.
Yang menarik, MMKSI sampai saat ini tidak berminat untuk menghadirkan varian hybrid Mitsubishi dalam bentuk impor. Meski kita ketahui bahwa di negara lain seperti Thailand memiliki insentif menarik pada kendaraan-kendaraan hybrid.
"Kami tetap mempercayakan pabrik MMKI (PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia) yang akan memproduksi XForce hybrid. Kami tidak ingin mengenalkan model hybrid impor karena memang tidak diperkenankan oleh pemerintah," ungkap Kurita.
Benturan regulasi yang dihadapi pabrikan di Indonesia sangat berbeda dengan di Thailand. Karena di Negeri Gajah Putih aturan-aturannya sudah sangat jelas terhadap mobil teknologi ramah lingkungan.
Insentif kendaraan hybrid di Thailand tergolong besar. Ini membuat harga mobil ramah lingkungan dengan teknologi yang lebih kompleks bisa hampir sama jika dibandingkan mobil pembakaran dalam atau ICE.
XForce sendiri kemungkinan besar akan menggunakan sistem hybrid paralel. Memiliki cara kerja mengandalkan kombinasi mesin konvensional dengan motor listrik.
Ini artinya kedua sumber tenaga mesin dan motor akan langsung terhubung ke roda penggerak. Keduanya bekerja berdampingan atau bergantian tergantung kebutuhan selama pengendaraan.
Motor listrik otomatis bekerja saat mode efisiensi. Kemudian saat membutuhkan performa maksimal mesin konvensional akan mensupport sehingga efisiensi BBM bisa optimal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 September 2026, 17:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
05 Agustus 2026, 08:00 WIB
30 Juli 2026, 06:48 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya