10 Merek Mobil Terlaris Januari 2026, Mitsubishi Tiga Besar
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi investasi Rp3 triliun atau sebesar 200 juta Euro ke Renault untuk mengembangkan merek Ampere
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Mitsubishi investasi Rp3 triliun atau 200 juta Euro ke Renault. Dana tersebut rencananya digunakan untuk merek kendaraan listrik yang sekarang masih dalam pengembangan yaitu Ampere.
Dalam situs resmi disebutkan bahwa investasi ini merupakan bagian dari rencana jangka menengah perusahaan yang sudah diumumkan pada Maret 2023. Disampaikan bahwa Mitsubishi akan memperkuat kerja sama guna mempercepat era elektrifikasi.
Dengan inisiatif ini maka Mitsubishi bisa lebih meningkatkan pengembangan kendaraan listrik dan memperluas produknya. Sebagai langkah awal, Ampere akan memasok mobil listrik di pasar Eropa terlebih dulu.
Sementara itu Jean-Dominique Senard, Chairman Renault mengatakan bahwa pihaknya menyambut investasi yang diserahkan Mitsubishi. Dilansir dari Reuters, dirinya memang yakin bahwa perusahaan asal Jepang tersebut akan ikut berpartisipasi mengembangkan Ampere.
Bergabungnya Mitsubishi menegaskan bahwa aliansi Renault, Nissan dan Mitsubishi masih terus berjalan. Terlebih pada Juli lalu mereka telah melakukan restrukturisasi guna memperkuat kerjasama antar perusahaan.
Nissan juga sudah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar 600 juta Euro atau setara Rp10.1 triliun. Berkat ini maka pabrikan asal Jepang tersebut akan menjadi investor strategis dan mengamankan posisi penting di perusahaan.
Renault sendiri menegaskan akan menjadikan Ampere sebagai perusahaan sendiri sementara sahamnya mulai ditawarkan tahun depan.
Walau melakukan kerja sama tetapi bukan berarti Mitsubishi tidak bisa mengembangan kendaraan listriknya sendiri. Pada ajang Japan Mobility Show, mereka akan menampilkan beberapa mobil konsep.
Salah satunya adalah Electrified Crossover MPV yang teasernya sudah ditampilkan dalam beragam kesempatan. Kendaraan tersebut terbilang cukup mengkotak dan dilengkapi T-Shaped pada bagian belakang sehingga terlihat modern.
Mobil ini dirancang Mitsubishi agar memiliki kabin luas serta memiliki performa optimal di berbagai medan jalan. Berkat desain tersebut maka diharapkan penggunanya bisa melakukan perjalanan ke berbagai lokasi yang diinginkan.
Tak hanya itu, Mitsubishi juga sudah memiliki Minicab-MiEV yang akan mulai diproduksi di Indonesia tahun depan. Dengan demikian diharapkan bisa menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mengembangkan EV.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 18:01 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini