Mitsubishi DST Concept Terdaftar di RI, Ada Empat Varian

SUV terbaru Mitsubishi DST Concept disinyailr siap meluncur di Indonesia, ada empat varian berbeda ditawarkan

Mitsubishi DST Concept Terdaftar di RI, Ada Empat Varian
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mitsubishi memiliki satu model anyar yang kabarnya bakal diluncurkan di Indonesia di 2025, yaitu Mitsubishi DST Concept. SUV (Sport Utility Vehicle) tersebut sekilas punya bahasa desain mirip XForce.

Tetapi, ada peluang besar DST Concept merupakan XForce versi 7-seater dan ukuran bodi tampil lebih besar.

Dalam beberapa kesempatan, unit terduga Mitsubishi DST Concept terlihat dites jalan di Indonesia, tetapi dibalut kamuflase.

Belum lama ini diketahui, Mitsubishi telah mendaftarkan model anyar itu. Tepatnya dalam Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) RI Nomor 7 Tahun 2025.

Mitsubishi DST Concept
Photo : Screenshot Dokumen Permendagri

Tercatat di sana ada empat kode baru yaitu DST 1.5L dalam empat varian. Tipenya adalah H, M, P dan P Plus, seluruhnya berpenggerak 4X2 dan menggunakan transmisi otomatis.

Tetapi belum ada informasi jelas terkait jantung pacu. Namun diyakini pakai mesin yang sama dengan Xpander dan Xforce saat ini.

Kemudian dipaparkan dalam data tersebut NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) keempat tipe mobil DST Concept mulai dari Rp 193 jutaan sampai Rp 240 jutaan.

Namun perlu diingat NJKB bukan patokan akhir harga jual. Karena ini belum mencakup biaya-biaya lain seperti pajak kendaraan.

Bicara waktu peluncuran, tahun ini ada sejumlah pameran otomotif yang bisa dijadikan tempat Mitsubishi meluncurkan DST Concept. Salah satunya GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025.

Sebagai informasi, Mitsubishi DST Concept debut global di Filipina pada awal Oktober 2024. 

Pihak Mitsubishi sebelumnya mengungkapkan bahwa respon konsumen terhadap XForce terbilang baik. Sehingga mereka menghadirkan versi pengembangannya dengan konfigurasi 7-seater.

Mobil Diduga DST Concept Terlihat Tes Jalan, Ini Kata Mitsubishi
Photo : Instagram/mitsubishimotorsofficial

Fasia depan tampil identik dengan desain Dynamic Shield serta gril bermotif honeycomb. Bentuk lampu belakangnya sangat mirip dengan XForce, pendahulunya.

Sama seperti XForce, DST Concept akan dilengkapi mode-mode berkendara untuk menunjang kebutuhan pengemudi saat berkendara di kontur jalan Asia Tenggara seperti Wet, Tarmac, Normal, Gravel dan Mud.

Buat gambaran, XForce saat ini ditawarkan Rp 385 jutaan sampai Rp 426,3 jutaan on the road Jakarta. Sementara Xpander yang pakai mesin serupa dilego mulai Rp 270 jutaan sampai Rp 331,9 jutaan.


Terkini

review
Wuling Eksion

Test Drive Wuling Eksion PHEV, Ratusan KM Tanpa Drama

Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong

otosport
Sprint Race MotoGP Hungaria 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2026: Marc Marquez Berjaya

Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta

mobil
Jetour T2 i-DM

Jetour T2 i-DM Segera Masuk Indonesia, Menambah Opsi Mobil PHEV

Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026

news
Pertamina

Pertamina Dukung Mobilitas 2.500 Guru di DKI Jakarta

PT Pertamina Lubricants bagikan 2.500 oli gratis untuk guru di DKI Jakarta, lengkap dengan servis tanpa biaya

mobil
Hyundai Ioniq

Hyundai Ioniq Punya Desain Nyentrik di Cina

Tampilan desain eksterior Hyundai Ioniq yang dirancang untuk pasar Tiongkok terlihat unik dan futuristik

otosport
Jadwal MotoGP Ceko 2025: Jorge Martin Siap Tantang Marc Marquez

Link Live Streaming MotoGP Hungaria 2026: Marquez dan Duo Aprilia

Martin menuturkan bahwa Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang harus dikalahkan di MotoGP Hungaria 2026

mobil
Honda Super One

Menakar Harga Honda Super One di Indonesia

Harga Honda Super One di Jepang adalah Rp 300 jutaan, di Indonesia banderolnya diyakini tidak berbeda jauh

mobil
Auto2000

Rupiah Tertekan, Harga Mobil Baru Bakal Merangsek Naik

Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah