Gaikindo Sambut Rencana Pemerintah Bikin Mobil Nasional di 2027
24 Desember 2025, 11:00 WIB
Agus Gumiwang mengaku tengah mengusulkan insentif mobil hybrid buat didiskusikan dan segera dikucurkan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sinyal insentif mobil hybrid kembali muncul jelang 2025. Kabarnya bantuan tersebut sedang digodok oleh para menteri Prabowo Subianto.
Stimulus satu ini dikatakan sudah diusulkan oleh Kementerian Perindustrian. Hal tersebut demi menjaga gairah industri otomotif nasional.
“Insentif untuk hybrid juga salah satu yang kita telah usulkan dan dalam waktu dekat akan dibahas,” ujar Agus Gumiwang, Menperin (Menteri Perindustrian) di GJAW 2024, Jumat (22/11).
Agus menjelaskan bahwa mereka bakal segera diskusikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam waktu dekat.
“Sudah kami siapkan, bukan hanya untuk EV (Electric Vehicle) akan tetapi juga buat hybrid,” jelas Agus.
Namun Agus belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai bentuk dari bantuan yang bakal dikucurkan oleh para pembantu Prabowo.
Apakah berupa skema PPnBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) atau bukan. Agus bilang masih dalam pembahasan.
“Saya bisa katakan dan yakin Soon, kalau kita sudah sepakat Within Internal pemerintah saya kira dapat bergulir secara efektif itu Early Next Year,” pungkas dia.
Dia mengaku bakal mengupayakan konsep insentif mobil hybrid yang ingin diberikan oleh pemerintah dalam waktu dekat.
Pada kesempatan yang sama, Agus Gumiwang turut membeberkan rencana kelanjutan insentif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) ditanggung pemerintah buat mobil listrik.
Bantuan tersebut juga akan diberikan pada tahun depan. Namun dia belum dapat memastikan kapan waktu tepat pelaksanaannya.
“Ini bagian dari yang kita bahas tadi, termasuk hybrid itu. Besarannya seperti apa masih kami diskusikan,” tegas Agus.
Agus Gumiwang menilai pemberian insentif mobil hybrid dan listrik penting. Sebab bisa menstimulus penjualan kendaraan roda empat di Tanah Air
Sehingga mampu memberikan efek domino bagi perkembangan industri otomotif di Tanah Air pada tahun depan.
“Industri otomotif melibatkan tenaga kerja yang besar sehingga memang salah satu sektor perlu dilindungi. Oleh sebab itu bahasa sederhananya konsumen tidak diberatkan,” tutur Agus.
Sebagai informasi, Agus beberapa waktu lalu juga sempat mengusulkan insentif mobil hybrid. Hal tersebut demi menjaga para produsen kendaraan roda empat.
Sebab subsidi yang dikucurkan bisa membuat para manufaktur tidak memindahkan fasilitas produksinya ke negara lain.
Akan tetapi wacana tersebut masih sebatas usulan. Belum diputuskan kapan mulai diterapkan, termasuk mengenai bentuk bantuan bakal diberikan
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 11:00 WIB
17 Desember 2025, 22:00 WIB
17 Desember 2025, 18:00 WIB
17 Desember 2025, 17:00 WIB
10 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan