Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi
02 April 2026, 11:00 WIB
Toyota berkolaborasi dengan Pertamaina dan Trac buat melakukan uji coba bahan bakar jenis bioetanol E10
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – TAM (Toyota Astra Motor) kembali menunjukan komitmen mereka dalam netralitas karbon. Kali ini jenama asal Jepang tesebut berkolaborasi drengan PT Pertamina Patra Niaga.
Kemudian turut melakukan kerja sama dengan TRAC (Serasi Autoraya). Mereka bakal menguji coba bioetanol 10 persen (E10).
Bahan bakar dengan kandungan nabati lebih itu akan diuji coba di 50 unit mobil Toyota yang sudah dipasarkan di Tanah Air.
“Jadi ini merupakan salah satu strategi Multi-Pathway Toyota. Tidak sekadar BEV, Hybrid atau Plug-In Hybrid namun juga menyangkut tentang biofuel,” ujar Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur PT Tam di GJAW 2024, Jumat (22/11).
Lebih jauh Henry menuturkan kolaborasi bersama Pertamina agar masyarakat bisa memiliki mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu dapat transisi ke energi terbarukan. Dengan begitu mampu menurunkan kadar polusi di Tanah Air.
Herny menjelaskan ketiga belah pihak memiliki peran masing-masing. Seperti Toyota bertugas untuk menyediakan mobil-mobil yang bisa menenggak bahan bakar bioetanol.
“Mulai dari LCGC sampai dengan medium segmen misalnya Innova Zenix. Lalu kita sediakan kendaraan berbeda-beda,” lanjut Henry.
Selanjutnya Pertamina memiliki tugas buat menyiapkan bahan bakar bioetanol E10. Sedangkan Trac sebagai perusahaan rental kendaraan.
Jadi mereka bakal menyewakan 50 mobil Toyota untuk digunakan kepada seluruh konsumen.
“Sehingga harapannya kolaborasi kita lakukan ini benar-benar Real Usage, penggunaan sehari-hari yang nyata dari konsumen di Indonesia,” lanjut dia.
Nantinya kerja sama mereka bakal berjalan selama satu tahun. Dengan begitu bisa melakukan evaluasi tentang dampak dari bioetanol terhadap kendaraan.
Lalu juga bisa mengetahui seberapa besar Fuel Efficiency serta emisi yang dapat diturunkan dengan bahan bakar satu ini.
Tak ketinggalan Experience dari para konsumen yang menggunakan bahan bakar tersebut dalam kegiatan sehari-hari.
Di sisi lain Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM menuturkan bahwa mobil-mobil Toyota sudah mampu menengak bioetanol E10 sampai E20.
“Kami pinjamkan 50 unit ke Trac kemudian kerja sama dengan Pertamina untuk Fuel. Membuktikan bahwa ini dapat kita lakukan serta kembangkan,” kata Anton.
Dia pun berharap kolaborasi dengan Pertamina bisa memberi dampak bagi lingkungan. Terutama dalam menurunkan kadar polusi udara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini