Startegi Toyota Tingkatkan Pendidikan Vokasi di Lombok
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota berkolaborasi dengan Pertamaina dan Trac buat melakukan uji coba bahan bakar jenis bioetanol E10
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – TAM (Toyota Astra Motor) kembali menunjukan komitmen mereka dalam netralitas karbon. Kali ini jenama asal Jepang tesebut berkolaborasi drengan PT Pertamina Patra Niaga.
Kemudian turut melakukan kerja sama dengan TRAC (Serasi Autoraya). Mereka bakal menguji coba bioetanol 10 persen (E10).
Bahan bakar dengan kandungan nabati lebih itu akan diuji coba di 50 unit mobil Toyota yang sudah dipasarkan di Tanah Air.
“Jadi ini merupakan salah satu strategi Multi-Pathway Toyota. Tidak sekadar BEV, Hybrid atau Plug-In Hybrid namun juga menyangkut tentang biofuel,” ujar Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur PT Tam di GJAW 2024, Jumat (22/11).
Lebih jauh Henry menuturkan kolaborasi bersama Pertamina agar masyarakat bisa memiliki mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu dapat transisi ke energi terbarukan. Dengan begitu mampu menurunkan kadar polusi di Tanah Air.
Herny menjelaskan ketiga belah pihak memiliki peran masing-masing. Seperti Toyota bertugas untuk menyediakan mobil-mobil yang bisa menenggak bahan bakar bioetanol.
“Mulai dari LCGC sampai dengan medium segmen misalnya Innova Zenix. Lalu kita sediakan kendaraan berbeda-beda,” lanjut Henry.
Selanjutnya Pertamina memiliki tugas buat menyiapkan bahan bakar bioetanol E10. Sedangkan Trac sebagai perusahaan rental kendaraan.
Jadi mereka bakal menyewakan 50 mobil Toyota untuk digunakan kepada seluruh konsumen.
“Sehingga harapannya kolaborasi kita lakukan ini benar-benar Real Usage, penggunaan sehari-hari yang nyata dari konsumen di Indonesia,” lanjut dia.
Nantinya kerja sama mereka bakal berjalan selama satu tahun. Dengan begitu bisa melakukan evaluasi tentang dampak dari bioetanol terhadap kendaraan.
Lalu juga bisa mengetahui seberapa besar Fuel Efficiency serta emisi yang dapat diturunkan dengan bahan bakar satu ini.
Tak ketinggalan Experience dari para konsumen yang menggunakan bahan bakar tersebut dalam kegiatan sehari-hari.
Di sisi lain Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM menuturkan bahwa mobil-mobil Toyota sudah mampu menengak bioetanol E10 sampai E20.
“Kami pinjamkan 50 unit ke Trac kemudian kerja sama dengan Pertamina untuk Fuel. Membuktikan bahwa ini dapat kita lakukan serta kembangkan,” kata Anton.
Dia pun berharap kolaborasi dengan Pertamina bisa memberi dampak bagi lingkungan. Terutama dalam menurunkan kadar polusi udara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Juli 2026, 20:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya