Mengenal Kia Carens EV, Calon Primadona Baru MPV Keluarga
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Toyota Hybrid System sangat cocok diandalkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kenaikan harga BBM mendorong konsumen mencari mobilitas yang lebih hemat, sementara infrastruktur kendaraan listrik masih terbatas, menjadikan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) pilihan realistis.
Toyota menggunakan Series-Parallel Hybrid dengan mesin Atkinson Cycle dan motor listrik kecil yang dikelola oleh Toyota Hybrid System (THS), sehingga secara otomatis mengoptimalkan tenaga pada kondisi stop-and-go, akselerasi, menanjak, cruising, dan pengereman dengan regenerasi energi.
Pada beragam model Toyota di Indonesia, termasuk New Veloz Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, dan Kijang Innova Zenix Hybrid EV, teknologi hybrid terbukti meningkatkan efisiensi sekitar 40 persen dibandingkan varian konvensional sehingga semakin irit bensin.
Fenomena lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus terjadi belakangan ini kian menghimpit dompet para pemilik kendaraan. Di tengah tekanan biaya operasional harian yang membengkak, kesadaran Masyarakat terhadap pentingnya mobilitas yang bersih dan ramah lingkungan juga semakin meningkat.
Lantas, bagaimana caranya agar kita tetap bisa bermobilitas secara leluasa tanpa perlu dihantui rasa waswas melihat meteran bensin yang cepat surut? Solusi ini sudah ada di depan mata, bahkan sejak lama.
Jawabannya ada pada teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV). Di tengah keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian daya (charging station) kendaraan listrik berbasis baterai yang belum merata di Indonesia, mobil hybrid hadir sebagai solusi realistis.
Teknologi ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding mobil konvensional, sekaligus menekan emisi gas buang tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara harian penggunanya.
Sebagai pionir teknologi elektrifikasi yang telah menghadirkan Toyota Prius sejak 2009 di pasar lokal, Toyota mengusung Series-Parallel Hybrid System.
Rangkaian cerdas ini mengombinasikan dua sumber tenaga sekaligus, yakni mesin bensin (internal combustion engine/ICE) berteknologi Atkinson Cycle dan motor listrik berukuran kompak yang disokong baterai canggih.
Sistem yang dikendalikan oleh Toyota Hybrid System (THS) ini bekerja secara otomatis, halus, dan tanpa jeda untuk memberikan efisiensi mesin terbaik.
Pengemudi tidak perlu repot melakukan intervensi tombol atau mencari colokan listrik, karena THS secara mandiri mengatur efisiensi daya terbaik dalam berbagai skenario perjalanan:
Ketika berada di kemacetan kota atau lampu merah, mesin bensin akan mati secara otomatis. Mobil digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik (EV Mode) yang hening dan zero emission, sehingga mampu menghemat konsumsi bahan bakar secara signifikan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan