Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Harga Pertamax yang saat ini dipasarkan Pertamina terlalu murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Harga bahan bakar jenis Pertamax yang ditawarkan Pertamina saat ini Rp9 ribu. Banderol ini jauh lebih murah daripada negara-negara lainnya di ASEAN.
Sementara harga minyak mentah dunia saat ini masih sangat tinggi di atas 100 dolar AS per barel. Kondisi yang sama dengan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP).
Menilik harga Pertamax saat ini bisa menjadi beban APBN, Pertamina dan sektor lainnya. Sehingga muncul usul untuk menaikkan harganya pada bulan depan.
Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi harga keekonomian bahan bakar minyak RON 92 jenis Pertamax bisa menembus Rp16 ribu per liter pada April 2022.
“Dengan mempertimbangkan harga minyak pada Maret yang jauh lebih tinggi dibandingkan Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 pada April 2022 akan lebih tinggi dari Rp14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp16 ribu,” kata Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementrian ESDM, seperti dikutip Antara.
Disebutkan bahwa ICP Maret 2022 per tanggal 24 tercatat sebesar 114.55 dolar AS per barel.
Harga minyak mentah seperti diketahui mengalami kenaikan imbas konflik Rusia dan Ukraina salah satunya. Pasokan minyak mentah dari Rusia dan Kazakhstan terganggu akibat kerusakan pipa Caspian Pipeline Consortium dan berdampak kurangnya pasokan ke Uni Eropa.
“ICP sementara Maret 2022 per tanggal 24 sebesar 114.55 dolar AS per barel, padahal tanggal 1 Maret sebesar 110.14 AS per barel. Bahkan ICP rata-rata Februari sebsar 95.7 dolar AS per barel, jadi masih tinggi trennya,” jelas Agung.
Lalu ia menyampaikan batas atas harga jual BBM jenis RON 92 pada Maret Rp14.526 per liter. Harga itu merupakan cerminan dari banderol keekonomian BBM RON 92.
Lebih lanjut dikatakan harga tersebut merupakan formula harga dasar dalam perhitungan eceran BBM umum.
Dikatakan bahwa untuk menghitung harga keekonomian atau batas atas, mempertimbangkan realisasi dari bulan sebelumnya. Seperti disebutkan sebelumnya, harga ICP pada Februari masih lebih rendah dari Maret.
Sebagai pembanding, harga BBM non-subsidi di beberapa negara di ASEAN seperti Singapura Rp30.8 ribu per liter, Thailand Rp20.3 ribu per liter, Laos Rp23.3 ribu per liter dan Filipina Rp18.9 ribu perliter.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 16:32 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse